<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tambah 4 BLU, Menhub: Ketergantungan Pendanaan dari APBN Makin Turun</title><description>Kementerian Perhubungan menambah empat satuan kerja Badan Layanan Umum (BLU).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/28/320/2696068/tambah-4-blu-menhub-ketergantungan-pendanaan-dari-apbn-makin-turun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/28/320/2696068/tambah-4-blu-menhub-ketergantungan-pendanaan-dari-apbn-makin-turun"/><item><title>Tambah 4 BLU, Menhub: Ketergantungan Pendanaan dari APBN Makin Turun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/28/320/2696068/tambah-4-blu-menhub-ketergantungan-pendanaan-dari-apbn-makin-turun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/28/320/2696068/tambah-4-blu-menhub-ketergantungan-pendanaan-dari-apbn-makin-turun</guid><pubDate>Jum'at 28 Oktober 2022 08:11 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/28/320/2696068/tambah-4-blu-menhub-ketergantungan-pendanaan-dari-apbn-makin-turun-AzJsew8kdb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kemenhub tambah 4 BLU (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/28/320/2696068/tambah-4-blu-menhub-ketergantungan-pendanaan-dari-apbn-makin-turun-AzJsew8kdb.jpg</image><title>Kemenhub tambah 4 BLU (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Perhubungan menambah empat satuan kerja Badan Layanan Umum (BLU). Keempat satker BLU tersebut antara lain, Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB), Balai Pengujian Perkeretaapian, Politeknik Pelayaran Sumatera Barat, dan Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, peran BLU sangat penting dalam membantu memenuhi kebutuhan pendanaan di sektor transportasi, di tengah keterbatasan kemampuan APBN.
BACA JUGA:Menteri ESDM: BLU Batu Bara Berlaku pada 2023
&amp;ldquo;Kinerja keuangan BLU semakin baik yang ditunjukkan oleh pertumbuhan pendapatan, dan tingkat ketergantungan terhadap pendanaan dari rupiah murni (APBN) yang semakin menurun,&amp;rdquo; kata Menhub dalam keterangan tertulis, Jumat (28/10/2022).
BLU memiliki pola pengelolaan keuangan yang dapat membiayai kebutuhannya secara mandiri melalui kinerja yang dihasilkan, sehingga diharapkan akan semakin mengurangi ketergantungan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
BACA JUGA:Siap-Siap! BLU Batu Bara Bakal Efektif Januari 2023
Lebih lanjut, Menhub mengusulkan kepada Kemenkeu untuk memberikan ruang lingkup yang lebih luas kepada satker BLU Kemenhub, agar dapat mengelola lebih dari satu entitas atau layanan.
&amp;ldquo;Misalnya, satu BLU bisa melayani beberapa bidang usaha pelayanan sektor transportasi, sehingga jumlah BLU di Kemenhub tidak terlalu banyak dan lebih efisien,&amp;rdquo; tuturnya.


Pada kesempatan yang sama, Dirjen Perbendaharaan Kemenkeu Hadiyanto  mengungkapkan, BLU memiliki peran yang sangat strategis. Menurutnya, BLU  membantu meningkatkan kualitas pelayanan yang berorientasi kepada  pelanggan/customer, sekaligus turut berkontribusi terhadap peningkatan  penerimaan negara.
Dia menambahkan, Kontribusi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) BLU  rata-rata tumbuh sebesar 22,13% dalam 10 tahun terakhir. Pada tahun  2021, BLU telah berkontribusi menyumbang penerimaan negara sebesar Rp.  126 T atau 27,88% dari PNBP nasional dengan nilai aset total BLU tahun  2021 sebesar Rp1.160 T. Sampai dengan Triwulan III Tahun 2022 PNBP BLU  mencapai 67,35 T.
Dijelaskan Hadiyanto sampai dengan triwulan III 2022, jumlah BLU di  Indonesia sebanyak 260 BLU. Dari tahun 2005 sampai 2022, jumlah BLU  mengalami pertumbuhan rata-rata 22% setiap tahunnya.
Dengan bertambahnya empat satker BLU, kini Kemenhub memiliki total  sebanyak 35 satker BLU.  Dengan rincian, 25 BLU bidang pendidikan, 2  (dua) BLU bidang kesehatan, dan 8 (delapan) BLU terkait unit barang dan  jasa.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Perhubungan menambah empat satuan kerja Badan Layanan Umum (BLU). Keempat satker BLU tersebut antara lain, Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB), Balai Pengujian Perkeretaapian, Politeknik Pelayaran Sumatera Barat, dan Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, peran BLU sangat penting dalam membantu memenuhi kebutuhan pendanaan di sektor transportasi, di tengah keterbatasan kemampuan APBN.
BACA JUGA:Menteri ESDM: BLU Batu Bara Berlaku pada 2023
&amp;ldquo;Kinerja keuangan BLU semakin baik yang ditunjukkan oleh pertumbuhan pendapatan, dan tingkat ketergantungan terhadap pendanaan dari rupiah murni (APBN) yang semakin menurun,&amp;rdquo; kata Menhub dalam keterangan tertulis, Jumat (28/10/2022).
BLU memiliki pola pengelolaan keuangan yang dapat membiayai kebutuhannya secara mandiri melalui kinerja yang dihasilkan, sehingga diharapkan akan semakin mengurangi ketergantungan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
BACA JUGA:Siap-Siap! BLU Batu Bara Bakal Efektif Januari 2023
Lebih lanjut, Menhub mengusulkan kepada Kemenkeu untuk memberikan ruang lingkup yang lebih luas kepada satker BLU Kemenhub, agar dapat mengelola lebih dari satu entitas atau layanan.
&amp;ldquo;Misalnya, satu BLU bisa melayani beberapa bidang usaha pelayanan sektor transportasi, sehingga jumlah BLU di Kemenhub tidak terlalu banyak dan lebih efisien,&amp;rdquo; tuturnya.


Pada kesempatan yang sama, Dirjen Perbendaharaan Kemenkeu Hadiyanto  mengungkapkan, BLU memiliki peran yang sangat strategis. Menurutnya, BLU  membantu meningkatkan kualitas pelayanan yang berorientasi kepada  pelanggan/customer, sekaligus turut berkontribusi terhadap peningkatan  penerimaan negara.
Dia menambahkan, Kontribusi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) BLU  rata-rata tumbuh sebesar 22,13% dalam 10 tahun terakhir. Pada tahun  2021, BLU telah berkontribusi menyumbang penerimaan negara sebesar Rp.  126 T atau 27,88% dari PNBP nasional dengan nilai aset total BLU tahun  2021 sebesar Rp1.160 T. Sampai dengan Triwulan III Tahun 2022 PNBP BLU  mencapai 67,35 T.
Dijelaskan Hadiyanto sampai dengan triwulan III 2022, jumlah BLU di  Indonesia sebanyak 260 BLU. Dari tahun 2005 sampai 2022, jumlah BLU  mengalami pertumbuhan rata-rata 22% setiap tahunnya.
Dengan bertambahnya empat satker BLU, kini Kemenhub memiliki total  sebanyak 35 satker BLU.  Dengan rincian, 25 BLU bidang pendidikan, 2  (dua) BLU bidang kesehatan, dan 8 (delapan) BLU terkait unit barang dan  jasa.</content:encoded></item></channel></rss>
