<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Produk Unilever Sampo Dove hingga TRESemme Picu Kanker, Cek 3 Faktanya</title><description>Beberapa produk sampo populer Unilever Amerika Serikat (AS) disebut-sebut dapat menjadi penyebab kanker.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/29/320/2696389/produk-unilever-sampo-dove-hingga-tresemme-picu-kanker-cek-3-faktanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/29/320/2696389/produk-unilever-sampo-dove-hingga-tresemme-picu-kanker-cek-3-faktanya"/><item><title>Produk Unilever Sampo Dove hingga TRESemme Picu Kanker, Cek 3 Faktanya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/29/320/2696389/produk-unilever-sampo-dove-hingga-tresemme-picu-kanker-cek-3-faktanya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/29/320/2696389/produk-unilever-sampo-dove-hingga-tresemme-picu-kanker-cek-3-faktanya</guid><pubDate>Sabtu 29 Oktober 2022 04:33 WIB</pubDate><dc:creator>Fayha Afanin Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/28/320/2696389/produk-unilever-sampo-dove-hingga-tresemme-picu-kanker-cek-3-faktanya-vyPTGC26ZX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Unilever tarik produk sampo (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/28/320/2696389/produk-unilever-sampo-dove-hingga-tresemme-picu-kanker-cek-3-faktanya-vyPTGC26ZX.jpg</image><title>Unilever tarik produk sampo (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Beberapa produk sampo populer Unilever Amerika Serikat (AS) disebut-sebut dapat menjadi penyebab kanker. Oleh sebab itu Unilever mengumumkan sudah dilakukan penarikan 19 produk aerosol dry sampo.
Sesuai pernyataan yang diterbitkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS, produk tersebut di antaranya Suave, Dove, sampai TRESemme yang diproduksi sebelum Oktober 2021.
BACA JUGA:BPOM Pastikan Produk Sampo yang Bisa Picu Kanker Tidak Beredar di Indonesia

Berikut fakta-fakta terkait mengenai penarikan sampo populer Unilever, dilansir Okezone, Sabtu (29/10/2022).
1.      Disebut Berpotensi Meningkatkan Kadar Benzena
Sejumlah produk dry sampo yang populer sudah ditarik karena berpotensi meningkatkan kadar benzena, bahan kimia yang dikabarkan bisa menyebabkan kanker pada manusia.
BACA JUGA:Unilever Tarik Produk Sampo Dove hingga TRESemme karena Sebabkan Kanker

2.      Benzena Merupakan Bahan Kimia Alami
Benzena merupakan bahan kimia yang ditemukan secara alami di lingkungan. Seperti dalam minyak mentah atau bensin. Benzena juga bisa digunakan untuk memproduksi plastik, pelumas, pewarna, dan deterjen.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan penyakit setempat, paparan jangka panjang benzena pun bisa menyebabkan kanker pada manusia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wNy8zMS81LzEyMDQxNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selain itu, ada beberapa dampak negatif dari paparan benzena melalui  inhalasi, oral atau melalui kulit, yakni bisa meningkatkan risiko kanker  tertentu, termasuk leukemia dan kanker darah.
3.      Tanggapan Pihak Unilever
Mengenai masalah tersebut, Pihak Unilever pun angkat bicara.  &quot;Unilever telah bekerja dengan pemasok propelan untuk mengatasi masalah  ini,&quot; jelas Unilever.
Lebih lanjut pihak Unilever menambahkan &quot;Produk yang ditarik  didistribusikan secara nasional di Amerika Serikat. Pengecer pun telah  diberi tahu untuk menghapus produk yang ditarik tersebut,&quot;.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Beberapa produk sampo populer Unilever Amerika Serikat (AS) disebut-sebut dapat menjadi penyebab kanker. Oleh sebab itu Unilever mengumumkan sudah dilakukan penarikan 19 produk aerosol dry sampo.
Sesuai pernyataan yang diterbitkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS, produk tersebut di antaranya Suave, Dove, sampai TRESemme yang diproduksi sebelum Oktober 2021.
BACA JUGA:BPOM Pastikan Produk Sampo yang Bisa Picu Kanker Tidak Beredar di Indonesia

Berikut fakta-fakta terkait mengenai penarikan sampo populer Unilever, dilansir Okezone, Sabtu (29/10/2022).
1.      Disebut Berpotensi Meningkatkan Kadar Benzena
Sejumlah produk dry sampo yang populer sudah ditarik karena berpotensi meningkatkan kadar benzena, bahan kimia yang dikabarkan bisa menyebabkan kanker pada manusia.
BACA JUGA:Unilever Tarik Produk Sampo Dove hingga TRESemme karena Sebabkan Kanker

2.      Benzena Merupakan Bahan Kimia Alami
Benzena merupakan bahan kimia yang ditemukan secara alami di lingkungan. Seperti dalam minyak mentah atau bensin. Benzena juga bisa digunakan untuk memproduksi plastik, pelumas, pewarna, dan deterjen.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan penyakit setempat, paparan jangka panjang benzena pun bisa menyebabkan kanker pada manusia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wNy8zMS81LzEyMDQxNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selain itu, ada beberapa dampak negatif dari paparan benzena melalui  inhalasi, oral atau melalui kulit, yakni bisa meningkatkan risiko kanker  tertentu, termasuk leukemia dan kanker darah.
3.      Tanggapan Pihak Unilever
Mengenai masalah tersebut, Pihak Unilever pun angkat bicara.  &quot;Unilever telah bekerja dengan pemasok propelan untuk mengatasi masalah  ini,&quot; jelas Unilever.
Lebih lanjut pihak Unilever menambahkan &quot;Produk yang ditarik  didistribusikan secara nasional di Amerika Serikat. Pengecer pun telah  diberi tahu untuk menghapus produk yang ditarik tersebut,&quot;.</content:encoded></item></channel></rss>
