<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Astra Otoparts (AUTO) Cetak Laba Rp831 Miliar, Meroket 86,26% di Kuartal III-2022</title><description>PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) berhasil mencatatkan kinerja yang baik di kuartal III-2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/31/278/2697844/astra-otoparts-auto-cetak-laba-rp831-miliar-meroket-86-26-di-kuartal-iii-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/31/278/2697844/astra-otoparts-auto-cetak-laba-rp831-miliar-meroket-86-26-di-kuartal-iii-2022"/><item><title>Astra Otoparts (AUTO) Cetak Laba Rp831 Miliar, Meroket 86,26% di Kuartal III-2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/31/278/2697844/astra-otoparts-auto-cetak-laba-rp831-miliar-meroket-86-26-di-kuartal-iii-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/31/278/2697844/astra-otoparts-auto-cetak-laba-rp831-miliar-meroket-86-26-di-kuartal-iii-2022</guid><pubDate>Senin 31 Oktober 2022 12:42 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/31/278/2697844/astra-otoparts-auto-cetak-laba-rp831-miliar-meroket-86-26-di-kuartal-iii-2022-JAQWLNUK3b.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/31/278/2697844/astra-otoparts-auto-cetak-laba-rp831-miliar-meroket-86-26-di-kuartal-iii-2022-JAQWLNUK3b.JPG</image><title>Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) berhasil mencatatkan kinerja yang baik di kuartal III-2022.

Dengan ini AUTO berhasil meraih laba bersih sebesar Rp831,69 miliar.

Dikutip dari IDX 1st Session Closing, Senin (31/10/2022), emiten produsen suku cadang dan otomotif meraih laba bersih yang naik 86,29% dibandingkan periode sama tahun 2021 senilai Rp446,44 miliar.

Salah satu penyebab kenaikan laba AUTO adalah pendapatan bersih yang terkerek 22,19% menjadi Rp13,49 triliun.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Saham Meta Anjlok 25%, Kekayaan Mark Zuckerberg Lenyap Rp170,5 Triliun
Pendapatan perdagangan AUTO ditopang oleh segmen manufaktur komponen otomotif yang melesat.

Berdasarkan laporan keuangan AUTO, segmen manufaktur komponen otomotif berkontribusi 53,89% dari pendapatan total AUTO.
Pendapatan segmen manufaktur komponen mencapai Rp7,27 triliun hingga September 2022.

Pendapatan segmen ini melesat 33,88% secara tahunan.

Sedangkan pendapatan segmen perdagangan meningkat 11,05% menjadi Rp6,23 triliun pada periode sembilan bulan pertama tahun ini dari Rp5,61 triliun.

Kenaikan segmen perdagangan yang lebih kecil menyebabkan porsi pendapatan segmen ini turun menjadi 46,12% dari sebelumnya 50,81%.

Sementara itu aset AUTO tumbuh 8,85% menjadi Rp18,45 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) berhasil mencatatkan kinerja yang baik di kuartal III-2022.

Dengan ini AUTO berhasil meraih laba bersih sebesar Rp831,69 miliar.

Dikutip dari IDX 1st Session Closing, Senin (31/10/2022), emiten produsen suku cadang dan otomotif meraih laba bersih yang naik 86,29% dibandingkan periode sama tahun 2021 senilai Rp446,44 miliar.

Salah satu penyebab kenaikan laba AUTO adalah pendapatan bersih yang terkerek 22,19% menjadi Rp13,49 triliun.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Saham Meta Anjlok 25%, Kekayaan Mark Zuckerberg Lenyap Rp170,5 Triliun
Pendapatan perdagangan AUTO ditopang oleh segmen manufaktur komponen otomotif yang melesat.

Berdasarkan laporan keuangan AUTO, segmen manufaktur komponen otomotif berkontribusi 53,89% dari pendapatan total AUTO.
Pendapatan segmen manufaktur komponen mencapai Rp7,27 triliun hingga September 2022.

Pendapatan segmen ini melesat 33,88% secara tahunan.

Sedangkan pendapatan segmen perdagangan meningkat 11,05% menjadi Rp6,23 triliun pada periode sembilan bulan pertama tahun ini dari Rp5,61 triliun.

Kenaikan segmen perdagangan yang lebih kecil menyebabkan porsi pendapatan segmen ini turun menjadi 46,12% dari sebelumnya 50,81%.

Sementara itu aset AUTO tumbuh 8,85% menjadi Rp18,45 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
