<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>43 Perusahaan Siap Melantai di BEI, Ini Daftarnya</title><description>BEI mencatat sebanyak 45 perusahaan berada dalam pipeline untuk mencatatkan saham perdananya atau initial public offering</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/31/278/2698137/43-perusahaan-siap-melantai-di-bei-ini-daftarnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/31/278/2698137/43-perusahaan-siap-melantai-di-bei-ini-daftarnya"/><item><title>43 Perusahaan Siap Melantai di BEI, Ini Daftarnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/31/278/2698137/43-perusahaan-siap-melantai-di-bei-ini-daftarnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/31/278/2698137/43-perusahaan-siap-melantai-di-bei-ini-daftarnya</guid><pubDate>Senin 31 Oktober 2022 17:27 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/31/278/2698137/43-perusahaan-siap-melantai-di-bei-ini-daftarnya-d8S0BnnTiJ.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Daftar Perusahaan IPO di BEI. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/31/278/2698137/43-perusahaan-siap-melantai-di-bei-ini-daftarnya-d8S0BnnTiJ.jfif</image><title>Daftar Perusahaan IPO di BEI. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak 45 perusahaan berada dalam pipeline untuk mencatatkan saham perdananya atau initial public offering (IPO).
&amp;ldquo;Sampai dengan 31 Oktober 2022, terdapat 45 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI,&amp;rdquo; kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna kepada wartawan, Senin (31/10/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;Segera IPO, Intip Target Blibli dari Pembayaran Utang sampai Ekspansi
Dari perusahaan yang tengah berada dalam pipeline IPO, sebanyak 9 perusahaan berasal dari sektor konsumer primer atau siklikal. Diikuti oleh 6 perusahaan dari sektor teknologi dan 6 perusahaan dari sektor kesehatan.
Selanjutnya, sebanyak 5 perusahaan merupakan sektor transportasi dan logistik, lalu 4 perusahaan berasal dari sektor konsumer non primer atau non siklikal dan 4 perusahaan lainya berasal dari sektor properti dan real estate.
Baca Juga:&amp;nbsp;Blibli Mau IPO, Bagaimana Prospek Sahamnya?
Kemudian, sebanyak 3 perusahaan berasal dari sektor industri dan 3 perusahaan berasal dari sektor energi. Adapun, sektor dari keuangan dan infrastruktur masing-masing terdapat 2 perusahaan, dan 1 perusahaan berasal dari sektor industri dasar.&amp;ldquo;Sedangkan untuk Efek Bersifat Utang dan Sukuk atau EBUS, terdapat 14 emisi pada pipeline pencatatan EBUS, yang akan diterbitkan oleh 11 perusahaan,&amp;rdquo; lanjut Nyoman.
Adapun, 11 perusahaan yang akan menerbitkan surat utang yakni, sebanyak 3 perusahaan berasal dari sektor industri dasar dan 3 lainnya dari sektor keuangan. Kemudian, 2 perusahaan berasal dari sektor infrastruktur dan 2 perusahaan dari sektor industri, serta 1 perusahaan dari sektor transportasi dan logistik.</description><content:encoded>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak 45 perusahaan berada dalam pipeline untuk mencatatkan saham perdananya atau initial public offering (IPO).
&amp;ldquo;Sampai dengan 31 Oktober 2022, terdapat 45 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI,&amp;rdquo; kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna kepada wartawan, Senin (31/10/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;Segera IPO, Intip Target Blibli dari Pembayaran Utang sampai Ekspansi
Dari perusahaan yang tengah berada dalam pipeline IPO, sebanyak 9 perusahaan berasal dari sektor konsumer primer atau siklikal. Diikuti oleh 6 perusahaan dari sektor teknologi dan 6 perusahaan dari sektor kesehatan.
Selanjutnya, sebanyak 5 perusahaan merupakan sektor transportasi dan logistik, lalu 4 perusahaan berasal dari sektor konsumer non primer atau non siklikal dan 4 perusahaan lainya berasal dari sektor properti dan real estate.
Baca Juga:&amp;nbsp;Blibli Mau IPO, Bagaimana Prospek Sahamnya?
Kemudian, sebanyak 3 perusahaan berasal dari sektor industri dan 3 perusahaan berasal dari sektor energi. Adapun, sektor dari keuangan dan infrastruktur masing-masing terdapat 2 perusahaan, dan 1 perusahaan berasal dari sektor industri dasar.&amp;ldquo;Sedangkan untuk Efek Bersifat Utang dan Sukuk atau EBUS, terdapat 14 emisi pada pipeline pencatatan EBUS, yang akan diterbitkan oleh 11 perusahaan,&amp;rdquo; lanjut Nyoman.
Adapun, 11 perusahaan yang akan menerbitkan surat utang yakni, sebanyak 3 perusahaan berasal dari sektor industri dasar dan 3 lainnya dari sektor keuangan. Kemudian, 2 perusahaan berasal dari sektor infrastruktur dan 2 perusahaan dari sektor industri, serta 1 perusahaan dari sektor transportasi dan logistik.</content:encoded></item></channel></rss>
