<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peringati Hari Oeang ke-76, Sri Mulyani: Harus Disyukuri Bisa Bangkit Lagi</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani memperingati Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke-76.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/31/320/2697715/peringati-hari-oeang-ke-76-sri-mulyani-harus-disyukuri-bisa-bangkit-lagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/31/320/2697715/peringati-hari-oeang-ke-76-sri-mulyani-harus-disyukuri-bisa-bangkit-lagi"/><item><title>Peringati Hari Oeang ke-76, Sri Mulyani: Harus Disyukuri Bisa Bangkit Lagi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/31/320/2697715/peringati-hari-oeang-ke-76-sri-mulyani-harus-disyukuri-bisa-bangkit-lagi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/31/320/2697715/peringati-hari-oeang-ke-76-sri-mulyani-harus-disyukuri-bisa-bangkit-lagi</guid><pubDate>Senin 31 Oktober 2022 10:00 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/31/320/2697715/peringati-hari-oeang-ke-76-sri-mulyani-harus-disyukuri-bisa-bangkit-lagi-8RX0mYJRd8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani peringati hari Oeang (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/31/320/2697715/peringati-hari-oeang-ke-76-sri-mulyani-harus-disyukuri-bisa-bangkit-lagi-8RX0mYJRd8.jpg</image><title>Sri Mulyani peringati hari Oeang (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani memperingati Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke-76. Dalam upacara Hari Oeang, Sri Mulyani menyampaikan pesan terkait tantangan pasca pandemi.
&quot;Ini mesti kita syukuri semua, meski pandemi belum berakhir, namun seluruh rakyat Indonesia dan pemerintah telah mampu mengelola pandemi tersebut sehingga selama 2 tahun kita mampu untuk mulai bangkit kembali,&quot; ujar Sri di Jakarta, Senin(31/10/2022).
BACA JUGA:Peringati Hari Oeang, Sri Mulyani: APBN Uang Negara Jaga Rakyat

Dia menyebutkan bahwa ini tidak terlepas dari kerja keras dan doa dari seluruh jajaran pemerintahan, terutama Kementerian Keuangan, dan juga seluruh masyarakat Indonesia. Namun, dia juga mengatakan bahwa semakin hari, tantangan semakin bertambah.
&quot;Tema kita hari ini adalah &quot;Sigap Hadapi Tantangan, Tangguh Kawal Pemulihan&quot;. Ini kita pilih karena meski mampu menghadapi pandemi, tantangan baru akan hadir dan harus kita sigap menghadapinya,&quot; ungkap Sri.
BACA JUGA:Hari Oeang 30 Oktober, Intip Sejarah Lahirnya Rupiah

Dia mengatakan ada tantangan yang dapat mencelakai atau menghambat pemulihan ekonomi nasional, sehingga perlu sigap dalam menghadapinya. Maka dari itu, selain bersuka cita dalam momen HORI ke-76, perlu sigap menghadapi tantangan dan tangguh dalam mengawal pemulihan Indonesia.
&quot;Karena setiap tantangan, apapun bentuknya, dia akan terus mencelakai terwujudnya kemerdekaan RI,&quot; ucap Sri.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8yOC80LzE1NTgxMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Terlebih, setelah pandemi, ekonomi Indonesia pulih dengan cepat dan  juga kuat. Tantangan baru yang hadir setelah pandemi ini tidak selalu  lebih mudah. Dia mencontohkan geopolitik dan ekonomi global yang  mengalami tekanan bertubi-tubi pasti akan memberikan imbas kepada  perekonomian Indonesia.
&quot;Sebagai pengelola keuangan negara, kita harus sigap meresponsnya.  Kebijakan fiskal dan keuangan negara yang adaptif, responsif, dan  fleksibel namun tetap akuntabel, transparan, dan tata kelola yang baik  menjadi kunci untuk terus menjaga masyarakat Indonesia, perekonomian  Indonesia, dan juga keuangan negara,&quot; tegas Sri.
Dia mengatakan, tantangan terus berubah. Saat ini Indonesia diuji  dengan pandemi, kondisi geopolitik, dan ancaman resesi global. Ini  bukanlah tantangan yang mudah dan polanya terus berubah.
&quot;Ke depan kita akan menghadapi tantangan yang sekarang pun telah  terasa, perubahan iklim yang akan sangat mempengaruhi keuangan negara  dan perekonomian, serta kesejahteraan rakyat. teknologi digital yang  terus berubah, dan konstelasi geopolitik dunia yang terus berubah juga  menjadi tantangan yang harus kita respons sebagai pengelola keuangan  negara,&quot; pungkas Sri.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani memperingati Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke-76. Dalam upacara Hari Oeang, Sri Mulyani menyampaikan pesan terkait tantangan pasca pandemi.
&quot;Ini mesti kita syukuri semua, meski pandemi belum berakhir, namun seluruh rakyat Indonesia dan pemerintah telah mampu mengelola pandemi tersebut sehingga selama 2 tahun kita mampu untuk mulai bangkit kembali,&quot; ujar Sri di Jakarta, Senin(31/10/2022).
BACA JUGA:Peringati Hari Oeang, Sri Mulyani: APBN Uang Negara Jaga Rakyat

Dia menyebutkan bahwa ini tidak terlepas dari kerja keras dan doa dari seluruh jajaran pemerintahan, terutama Kementerian Keuangan, dan juga seluruh masyarakat Indonesia. Namun, dia juga mengatakan bahwa semakin hari, tantangan semakin bertambah.
&quot;Tema kita hari ini adalah &quot;Sigap Hadapi Tantangan, Tangguh Kawal Pemulihan&quot;. Ini kita pilih karena meski mampu menghadapi pandemi, tantangan baru akan hadir dan harus kita sigap menghadapinya,&quot; ungkap Sri.
BACA JUGA:Hari Oeang 30 Oktober, Intip Sejarah Lahirnya Rupiah

Dia mengatakan ada tantangan yang dapat mencelakai atau menghambat pemulihan ekonomi nasional, sehingga perlu sigap dalam menghadapinya. Maka dari itu, selain bersuka cita dalam momen HORI ke-76, perlu sigap menghadapi tantangan dan tangguh dalam mengawal pemulihan Indonesia.
&quot;Karena setiap tantangan, apapun bentuknya, dia akan terus mencelakai terwujudnya kemerdekaan RI,&quot; ucap Sri.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8yOC80LzE1NTgxMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Terlebih, setelah pandemi, ekonomi Indonesia pulih dengan cepat dan  juga kuat. Tantangan baru yang hadir setelah pandemi ini tidak selalu  lebih mudah. Dia mencontohkan geopolitik dan ekonomi global yang  mengalami tekanan bertubi-tubi pasti akan memberikan imbas kepada  perekonomian Indonesia.
&quot;Sebagai pengelola keuangan negara, kita harus sigap meresponsnya.  Kebijakan fiskal dan keuangan negara yang adaptif, responsif, dan  fleksibel namun tetap akuntabel, transparan, dan tata kelola yang baik  menjadi kunci untuk terus menjaga masyarakat Indonesia, perekonomian  Indonesia, dan juga keuangan negara,&quot; tegas Sri.
Dia mengatakan, tantangan terus berubah. Saat ini Indonesia diuji  dengan pandemi, kondisi geopolitik, dan ancaman resesi global. Ini  bukanlah tantangan yang mudah dan polanya terus berubah.
&quot;Ke depan kita akan menghadapi tantangan yang sekarang pun telah  terasa, perubahan iklim yang akan sangat mempengaruhi keuangan negara  dan perekonomian, serta kesejahteraan rakyat. teknologi digital yang  terus berubah, dan konstelasi geopolitik dunia yang terus berubah juga  menjadi tantangan yang harus kita respons sebagai pengelola keuangan  negara,&quot; pungkas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
