<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hadapi Resesi Global, Sri Mulyani: Kemenkeu Tidak Boleh Jadi Sumber Masalah</title><description>Ekonomi Indonesia menghadapai tantangan resesi global pada 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/31/320/2697727/hadapi-resesi-global-sri-mulyani-kemenkeu-tidak-boleh-jadi-sumber-masalah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/31/320/2697727/hadapi-resesi-global-sri-mulyani-kemenkeu-tidak-boleh-jadi-sumber-masalah"/><item><title>Hadapi Resesi Global, Sri Mulyani: Kemenkeu Tidak Boleh Jadi Sumber Masalah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/31/320/2697727/hadapi-resesi-global-sri-mulyani-kemenkeu-tidak-boleh-jadi-sumber-masalah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/31/320/2697727/hadapi-resesi-global-sri-mulyani-kemenkeu-tidak-boleh-jadi-sumber-masalah</guid><pubDate>Senin 31 Oktober 2022 10:19 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/31/320/2697727/hadapi-resesi-global-sri-mulyani-kemenkeu-tidak-boleh-jadi-sumber-masalah-y549d52j72.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani waspadai resesi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/31/320/2697727/hadapi-resesi-global-sri-mulyani-kemenkeu-tidak-boleh-jadi-sumber-masalah-y549d52j72.jpg</image><title>Sri Mulyani waspadai resesi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ekonomi Indonesia menghadapai tantangan resesi global pada 2023. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan tantangan baru yang hadir setelah pandemi ini tidak selalu lebih mudah.
Dia mencontohkan geopolitik dan ekonomi global yang mengalami tekanan bertubi-tubi pasti akan memberikan imbas kepada perekonomian Indonesia.
BACA JUGA:Ekonomi Indonesia Punya Modal Besar Hadapi Resesi 2023
&quot;Sebagai pengelola keuangan negara, kita harus sigap meresponsnya. Kebijakan fiskal dan keuangan negara yang adaptif, responsif, dan fleksibel namun tetap akuntabel, transparan, dan tata kelola yang baik menjadi kunci untuk terus menjaga masyarakat Indonesia, perekonomian Indonesia, dan juga keuangan negara,&quot; ujar Sri dalam Upacara Peringatan Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke-76 di Jakarta, Senin(31/10/2022).
Dia mengatakan, tantangan terus berubah. Saat ini Indonesia diuji dengan pandemi, kondisi geopolitik, dan ancaman resesi global. Ini bukanlah tantangan yang mudah dan polanya terus berubah.
BACA JUGA:Ada Ancaman Resesi, Ekonom: Ekonomi Indonesia Bisa Bertahan
&quot;Ke depan kita akan menghadapi tantangan yang sekarang pun telah terasa, perubahan iklim yang akan sangat mempengaruhi keuangan negara dan perekonomian, serta kesejahteraan rakyat. teknologi digital yang terus berubah, dan konstelasi geopolitik dunia yang terus berubah juga menjadi tantangan yang harus kita respons sebagai pengelola keuangan negara,&quot; jelas Sri.Namun, dalam menghadapi berbagai tantangan hari ini dan ke depan, dia  berpesan bahwa Kemenkeu tidak boleh menjadi sumber masalah. Sinergi  kolaborasi antar unit dan kemampuan serta kompetensi harus terus diasah  karena memang tantangan yang dihadapi keuangan negara akan semakin tidak  konvensional.
&quot;Budaya untuk terus belajar, budaya untuk terus meningkatkan  kompetensi, budaya untuk tidak berpuas diri, harus terus kita nyalakan.  Karena Indonesia, memang berhak mendapatkan sebuah pengelolaan keuangan  negara yang luar biasa baik. Ini sebagai kunci untuk mencapai cita-cita  kemerdekaan Indonesia Raya,&quot; tandas Sri.
Dia mengatakan, selama 3 tahun, banyak jajaran Kemenkeu yang berjuang  luar biasa menghadapi tantangan pandemi. Maka dari itu, dirinya  berterima kasih kepada seluruh jajaran Kemenkeu termasuk tim kesehatan  dan seluruh Satgas yang menangani COVID-19.
&quot;Anda berada di garis depan pada saat kita semua mendapatkan ancaman  jiwa yang sangat nyata. Terima kasih atas dedikasi Anda semuanya, juga  kepada seluruh jajaran Kemenkeu. Dalam situasi yang berubah dengan  sangat cepat, Anda semua tetap menjaga diri, keluarga, namun yang paling  penting, menjaga keuangan negara dan menjaga Indonesia,&quot; ucap Sri.
Dia mengatakan, keberhasilan ini dapat dijadikan modal untuk  menghadapi tantangan-tantangan ke depan. &quot;Sebuah keberhasilan yang tidak  membuat kita arogan, jumawa,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ekonomi Indonesia menghadapai tantangan resesi global pada 2023. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan tantangan baru yang hadir setelah pandemi ini tidak selalu lebih mudah.
Dia mencontohkan geopolitik dan ekonomi global yang mengalami tekanan bertubi-tubi pasti akan memberikan imbas kepada perekonomian Indonesia.
BACA JUGA:Ekonomi Indonesia Punya Modal Besar Hadapi Resesi 2023
&quot;Sebagai pengelola keuangan negara, kita harus sigap meresponsnya. Kebijakan fiskal dan keuangan negara yang adaptif, responsif, dan fleksibel namun tetap akuntabel, transparan, dan tata kelola yang baik menjadi kunci untuk terus menjaga masyarakat Indonesia, perekonomian Indonesia, dan juga keuangan negara,&quot; ujar Sri dalam Upacara Peringatan Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke-76 di Jakarta, Senin(31/10/2022).
Dia mengatakan, tantangan terus berubah. Saat ini Indonesia diuji dengan pandemi, kondisi geopolitik, dan ancaman resesi global. Ini bukanlah tantangan yang mudah dan polanya terus berubah.
BACA JUGA:Ada Ancaman Resesi, Ekonom: Ekonomi Indonesia Bisa Bertahan
&quot;Ke depan kita akan menghadapi tantangan yang sekarang pun telah terasa, perubahan iklim yang akan sangat mempengaruhi keuangan negara dan perekonomian, serta kesejahteraan rakyat. teknologi digital yang terus berubah, dan konstelasi geopolitik dunia yang terus berubah juga menjadi tantangan yang harus kita respons sebagai pengelola keuangan negara,&quot; jelas Sri.Namun, dalam menghadapi berbagai tantangan hari ini dan ke depan, dia  berpesan bahwa Kemenkeu tidak boleh menjadi sumber masalah. Sinergi  kolaborasi antar unit dan kemampuan serta kompetensi harus terus diasah  karena memang tantangan yang dihadapi keuangan negara akan semakin tidak  konvensional.
&quot;Budaya untuk terus belajar, budaya untuk terus meningkatkan  kompetensi, budaya untuk tidak berpuas diri, harus terus kita nyalakan.  Karena Indonesia, memang berhak mendapatkan sebuah pengelolaan keuangan  negara yang luar biasa baik. Ini sebagai kunci untuk mencapai cita-cita  kemerdekaan Indonesia Raya,&quot; tandas Sri.
Dia mengatakan, selama 3 tahun, banyak jajaran Kemenkeu yang berjuang  luar biasa menghadapi tantangan pandemi. Maka dari itu, dirinya  berterima kasih kepada seluruh jajaran Kemenkeu termasuk tim kesehatan  dan seluruh Satgas yang menangani COVID-19.
&quot;Anda berada di garis depan pada saat kita semua mendapatkan ancaman  jiwa yang sangat nyata. Terima kasih atas dedikasi Anda semuanya, juga  kepada seluruh jajaran Kemenkeu. Dalam situasi yang berubah dengan  sangat cepat, Anda semua tetap menjaga diri, keluarga, namun yang paling  penting, menjaga keuangan negara dan menjaga Indonesia,&quot; ucap Sri.
Dia mengatakan, keberhasilan ini dapat dijadikan modal untuk  menghadapi tantangan-tantangan ke depan. &quot;Sebuah keberhasilan yang tidak  membuat kita arogan, jumawa,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
