<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PUPR Investigasi Titik Longsor di Jalan Jatinangor - Batas Sumedang</title><description>PUPR melakukan investigasi pada longsor yang terjadi di Jalan Jatinangor - Batas Sumedang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/31/470/2697769/pupr-investigasi-titik-longsor-di-jalan-jatinangor-batas-sumedang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/31/470/2697769/pupr-investigasi-titik-longsor-di-jalan-jatinangor-batas-sumedang"/><item><title>PUPR Investigasi Titik Longsor di Jalan Jatinangor - Batas Sumedang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/31/470/2697769/pupr-investigasi-titik-longsor-di-jalan-jatinangor-batas-sumedang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/31/470/2697769/pupr-investigasi-titik-longsor-di-jalan-jatinangor-batas-sumedang</guid><pubDate>Senin 31 Oktober 2022 11:05 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/31/470/2697769/pupr-investigasi-titik-longsor-di-jalan-jatinangor-batas-sumedang-zE09MS9Rn3.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Titik longsor di Jalan Jatinangor - Batas Sumedang. (Foto: PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/31/470/2697769/pupr-investigasi-titik-longsor-di-jalan-jatinangor-batas-sumedang-zE09MS9Rn3.JPG</image><title>Titik longsor di Jalan Jatinangor - Batas Sumedang. (Foto: PUPR)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pekejaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat Wilan Oktavian mengatakan pihaknya akan melakukan investigasi pada longsor yang terjadi di Jalan Jatinangor - Batas Sumedang.

Wilan menyebutkan, sebelumnya penanganan langsung dikerjakan PPK 4.2 PJN Wilayah IV Jawa Barat setelah terjadi longsor.

Hal tersebut dilakukan dengan memobilisasi pekerja dan alat berat, personel K3, pemasangan rambu eksisting 50 meter sebelum titik longsor dan melaksankan pembersihan material untuk memastikan jalur Bandung-Sumedang tetap fungsional.

&quot;Untuk penanganan permanen, tim dari Satker P2JN Jawa Barat melaksanakan investigasi dan rencana penanganan pada titik longsor di Cadas Pangeran,&quot; ujar Wilan dalam pernyataan tertulisnya, Minggu (30/10/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:PUPR Buat Unit Khusus Pengelola Bendungan, Begini Cara Kerjanya
Menurutnya penanganan longsornya bersifat kolaboratif, dibantu dari Dinas PU Sumedang, BPBD Kabupaten Sumedang dan Dandim Sumedang dan pengaturan lalu lintas di area longsor dibantu Pihak Kepolisian Polres Sumedang.
&quot;Ini untuk menjamin agar aktivitas masyarakat dapat tetap berjalan,&quot; sambungnya.

Sebelumnya longsor di ruas Jalan Ruas Jalan Jatinangor &amp;ndash; Batas Kota Sumedang (Cadas Pangeran) KM.35+400 yang terjadi pada 29 Oktober 2022 pukul 15.00 WIB.

Hal tersebut mengakibatkan runtuhan batu besar dari tebing yang menimpa dua unit kendaraan roda empat dengan korban luka-luka sebanyak lima orang yang telah dibawa ke RSUD Sumedang.

&amp;ldquo;Ruas Cadas Pangeran ini tidak boleh lumpuh karena merupakan jalur utama dari Bandung menuju Sumedang atupun sebaliknya,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pekejaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat Wilan Oktavian mengatakan pihaknya akan melakukan investigasi pada longsor yang terjadi di Jalan Jatinangor - Batas Sumedang.

Wilan menyebutkan, sebelumnya penanganan langsung dikerjakan PPK 4.2 PJN Wilayah IV Jawa Barat setelah terjadi longsor.

Hal tersebut dilakukan dengan memobilisasi pekerja dan alat berat, personel K3, pemasangan rambu eksisting 50 meter sebelum titik longsor dan melaksankan pembersihan material untuk memastikan jalur Bandung-Sumedang tetap fungsional.

&quot;Untuk penanganan permanen, tim dari Satker P2JN Jawa Barat melaksanakan investigasi dan rencana penanganan pada titik longsor di Cadas Pangeran,&quot; ujar Wilan dalam pernyataan tertulisnya, Minggu (30/10/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:PUPR Buat Unit Khusus Pengelola Bendungan, Begini Cara Kerjanya
Menurutnya penanganan longsornya bersifat kolaboratif, dibantu dari Dinas PU Sumedang, BPBD Kabupaten Sumedang dan Dandim Sumedang dan pengaturan lalu lintas di area longsor dibantu Pihak Kepolisian Polres Sumedang.
&quot;Ini untuk menjamin agar aktivitas masyarakat dapat tetap berjalan,&quot; sambungnya.

Sebelumnya longsor di ruas Jalan Ruas Jalan Jatinangor &amp;ndash; Batas Kota Sumedang (Cadas Pangeran) KM.35+400 yang terjadi pada 29 Oktober 2022 pukul 15.00 WIB.

Hal tersebut mengakibatkan runtuhan batu besar dari tebing yang menimpa dua unit kendaraan roda empat dengan korban luka-luka sebanyak lima orang yang telah dibawa ke RSUD Sumedang.

&amp;ldquo;Ruas Cadas Pangeran ini tidak boleh lumpuh karena merupakan jalur utama dari Bandung menuju Sumedang atupun sebaliknya,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
