<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bank BTPN Raup Laba Rp2,4 Triliun, Naik 18%</title><description>PT Bank BTPN Tbk (BTPN) meraup laba Rp2,418 triliun sepanjang Januari hingga September 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/01/278/2698525/bank-btpn-raup-laba-rp2-4-triliun-naik-18</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/01/278/2698525/bank-btpn-raup-laba-rp2-4-triliun-naik-18"/><item><title>Bank BTPN Raup Laba Rp2,4 Triliun, Naik 18%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/01/278/2698525/bank-btpn-raup-laba-rp2-4-triliun-naik-18</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/01/278/2698525/bank-btpn-raup-laba-rp2-4-triliun-naik-18</guid><pubDate>Selasa 01 November 2022 11:38 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/01/278/2698525/bank-btpn-raup-laba-rp2-4-triliun-naik-18-UC8erapufc.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Laba Bank BTPN meningkat (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/01/278/2698525/bank-btpn-raup-laba-rp2-4-triliun-naik-18-UC8erapufc.jpeg</image><title>Laba Bank BTPN meningkat (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Bank BTPN Tbk (BTPN) meraup laba Rp2,418 triliun sepanjang Januari hingga September 2022. Laba BTPN naik 18% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp2,046 triliun.
&amp;ldquo;Pertumbuhan laba bersih Bank BTPN yang impresif tidak lepas dari optimisme masyarakat dan pelaku usaha terhadap pertumbuhan ekonomi dan kepercayaan para nasabah kami terhadap Bank BTPN di tengah tingginya inflasi dan tren kenaikan suku bunga bank,&amp;rdquo; kata Direktur Utama Bank BTPN Henoch Munandar dalam keterangan resminya, Selasa (1/11/2022).
BACA JUGA:BTPN Syariah Buka Lowongan Kerja Buat Lulusan SMA, Benefitnya Tak Main-Main!

Pertumbuhan laba bersih Bank BTPN terutama dikontribusi oleh peningkatan pendapatan operasional dan penurunan biaya kredit.
Pendapatan operasional naik 4% year-on-year (yoy), didukung oleh naiknya pendapatan bunga bersih yang naik 4% yoy menjadi Rp8,669 triliun per akhir September 2022 dan pendapatan operasional lainnya sebesar 5% yoy. Kenaikan pendapatan bunga bersih ini didorong oleh peningkatan kredit segmen korporasi sebesar 23% yoy dan pembiayaan syariah sebesar 11% yoy.
BACA JUGA:BTPN Syariah (BTPS) Rombak Komisaris, Ini Daftarnya

Sementara itu, biaya kredit turun 19% yoy menjadi Rp1,294 triliun. &amp;ldquo;Kami terus memantau kualitas kredit nasabah dan menjaga kecukupan pencadangan biaya kredit,&amp;rdquo; imbuh Henoch.
Total kredit yang disalurkan Bank BTPN meningkat 13% yoy menjadi Rp155,43 triliun per akhir September 2022 seiring dengan momentum pertumbuhan ekonomi yang optimistis. Pertumbuhan kredit Bank BTPN ini lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan kredit di industri perbankan yakni 11% yoy pada akhir September 2022 menurut data Bank Indonesia.
Pertumbuhan kredit juga mendorong aset Bank BTPN naik 9% yoy menjadi Rp199,90 triliun pada akhir Triwulan III 2022.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNi8yNC80LzE0OTY2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Bank BTPN berhasil menjaga kualitas kredit tetap baik, tercermin dari  rasio gross non-performing loan (NPL) yang berada di level 1,41%, turun  dibandingkan posisi yang sama tahun lalu sebesar 1,56% dan lebih rendah  dibandingkan rata-rata industri sebesar 2,88% pada akhir Agustus 2022.
Adapun Bank BTPN menyesuaikan jumlah dana pihak ketiga (DPK) dengan  kebutuhan pendanaan kredit dan kebutuhan likuiditas Bank. DPK Bank BTPN  meningkat sebesar 1% yoy menjadi Rp103,88 triliun pada akhir September  2022.
Terdapat pergerakan DPK dari deposito berjangka ke Current Account  Saving Account (CASA). CASA Bank BTPN meningkat 21% yoy sebesar Rp7,30  triliun menjadi Rp42,87 triliun per akhir September 2022, dan rasio CASA  naik menjadi 41%. Deposito berjangka turun 10% yoy atau sebesar Rp6,64  triliun menjadi Rp61,01 triliun.
Rasio likuiditas dan pendanaan berada di tingkat yang sehat, dengan  liquidity coverage ratio (LCR) mencapai 194,4% dan net stable funding  ratio (NSFR) 123,1% per akhir September 2022. Rasio kecukupan modal  (capital adequacy ratio/CAR) tercatat di 25,0%.
Sebagai salah satu pionir dalam pengembangan bank digital di  Indonesia, Bank BTPN terus meningkatkan berbagai keandalan fitur  Jenius&amp;mdash;aplikasi life finance solution bagi nasabah digital savvy&amp;mdash;melalui  proses kokreasi dan kolaborasi dengan para kokreator, termasuk Kartu  Kredit Jenius Visa yang baru saja diluncurkan pada 28 Oktober 2022.
Jenius mencatatkan pertumbuhan jumlah registered user hampir 20% yoy  menjadi 4,21 juta akhir September 2022, dari 3,51 juta pada periode yang  sama tahun lalu.
Dana pihak ketiga yang dikelola Jenius juga menunjukkan kenaikan  sebesar 33% yoy menjadi Rp19,4 triliun, dan total kredit yang disalurkan  melalui Jenius (Flexi Cash) mencapai Rp786,86 miliar, atau naik 185%  yoy dari Rp275,89 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
&amp;ldquo;Dengan kinerja baik dan fundamental yang sehat, kami optimis bisa  menjaga pertumbuhan ini dari waktu ke waktu guna memenuhi kebutuhan  finansial nasabah kami di berbagai segmen,&amp;rdquo; ungkap Henoch.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bank BTPN Tbk (BTPN) meraup laba Rp2,418 triliun sepanjang Januari hingga September 2022. Laba BTPN naik 18% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp2,046 triliun.
&amp;ldquo;Pertumbuhan laba bersih Bank BTPN yang impresif tidak lepas dari optimisme masyarakat dan pelaku usaha terhadap pertumbuhan ekonomi dan kepercayaan para nasabah kami terhadap Bank BTPN di tengah tingginya inflasi dan tren kenaikan suku bunga bank,&amp;rdquo; kata Direktur Utama Bank BTPN Henoch Munandar dalam keterangan resminya, Selasa (1/11/2022).
BACA JUGA:BTPN Syariah Buka Lowongan Kerja Buat Lulusan SMA, Benefitnya Tak Main-Main!

Pertumbuhan laba bersih Bank BTPN terutama dikontribusi oleh peningkatan pendapatan operasional dan penurunan biaya kredit.
Pendapatan operasional naik 4% year-on-year (yoy), didukung oleh naiknya pendapatan bunga bersih yang naik 4% yoy menjadi Rp8,669 triliun per akhir September 2022 dan pendapatan operasional lainnya sebesar 5% yoy. Kenaikan pendapatan bunga bersih ini didorong oleh peningkatan kredit segmen korporasi sebesar 23% yoy dan pembiayaan syariah sebesar 11% yoy.
BACA JUGA:BTPN Syariah (BTPS) Rombak Komisaris, Ini Daftarnya

Sementara itu, biaya kredit turun 19% yoy menjadi Rp1,294 triliun. &amp;ldquo;Kami terus memantau kualitas kredit nasabah dan menjaga kecukupan pencadangan biaya kredit,&amp;rdquo; imbuh Henoch.
Total kredit yang disalurkan Bank BTPN meningkat 13% yoy menjadi Rp155,43 triliun per akhir September 2022 seiring dengan momentum pertumbuhan ekonomi yang optimistis. Pertumbuhan kredit Bank BTPN ini lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan kredit di industri perbankan yakni 11% yoy pada akhir September 2022 menurut data Bank Indonesia.
Pertumbuhan kredit juga mendorong aset Bank BTPN naik 9% yoy menjadi Rp199,90 triliun pada akhir Triwulan III 2022.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNi8yNC80LzE0OTY2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Bank BTPN berhasil menjaga kualitas kredit tetap baik, tercermin dari  rasio gross non-performing loan (NPL) yang berada di level 1,41%, turun  dibandingkan posisi yang sama tahun lalu sebesar 1,56% dan lebih rendah  dibandingkan rata-rata industri sebesar 2,88% pada akhir Agustus 2022.
Adapun Bank BTPN menyesuaikan jumlah dana pihak ketiga (DPK) dengan  kebutuhan pendanaan kredit dan kebutuhan likuiditas Bank. DPK Bank BTPN  meningkat sebesar 1% yoy menjadi Rp103,88 triliun pada akhir September  2022.
Terdapat pergerakan DPK dari deposito berjangka ke Current Account  Saving Account (CASA). CASA Bank BTPN meningkat 21% yoy sebesar Rp7,30  triliun menjadi Rp42,87 triliun per akhir September 2022, dan rasio CASA  naik menjadi 41%. Deposito berjangka turun 10% yoy atau sebesar Rp6,64  triliun menjadi Rp61,01 triliun.
Rasio likuiditas dan pendanaan berada di tingkat yang sehat, dengan  liquidity coverage ratio (LCR) mencapai 194,4% dan net stable funding  ratio (NSFR) 123,1% per akhir September 2022. Rasio kecukupan modal  (capital adequacy ratio/CAR) tercatat di 25,0%.
Sebagai salah satu pionir dalam pengembangan bank digital di  Indonesia, Bank BTPN terus meningkatkan berbagai keandalan fitur  Jenius&amp;mdash;aplikasi life finance solution bagi nasabah digital savvy&amp;mdash;melalui  proses kokreasi dan kolaborasi dengan para kokreator, termasuk Kartu  Kredit Jenius Visa yang baru saja diluncurkan pada 28 Oktober 2022.
Jenius mencatatkan pertumbuhan jumlah registered user hampir 20% yoy  menjadi 4,21 juta akhir September 2022, dari 3,51 juta pada periode yang  sama tahun lalu.
Dana pihak ketiga yang dikelola Jenius juga menunjukkan kenaikan  sebesar 33% yoy menjadi Rp19,4 triliun, dan total kredit yang disalurkan  melalui Jenius (Flexi Cash) mencapai Rp786,86 miliar, atau naik 185%  yoy dari Rp275,89 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
&amp;ldquo;Dengan kinerja baik dan fundamental yang sehat, kami optimis bisa  menjaga pertumbuhan ini dari waktu ke waktu guna memenuhi kebutuhan  finansial nasabah kami di berbagai segmen,&amp;rdquo; ungkap Henoch.</content:encoded></item></channel></rss>
