<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Emas Berjangka Tergelincir Tertekan Kuatnya Dolar</title><description>Harga emas berjangka tergelincir pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/01/320/2698371/harga-emas-berjangka-tergelincir-tertekan-kuatnya-dolar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/01/320/2698371/harga-emas-berjangka-tergelincir-tertekan-kuatnya-dolar"/><item><title>Harga Emas Berjangka Tergelincir Tertekan Kuatnya Dolar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/01/320/2698371/harga-emas-berjangka-tergelincir-tertekan-kuatnya-dolar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/01/320/2698371/harga-emas-berjangka-tergelincir-tertekan-kuatnya-dolar</guid><pubDate>Selasa 01 November 2022 07:20 WIB</pubDate><dc:creator>Clara Amelia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/01/320/2698371/harga-emas-berjangka-tergelincir-tertekan-kuatnya-dolar-60RNVoQtZL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga emas berjangka turun (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/01/320/2698371/harga-emas-berjangka-tergelincir-tertekan-kuatnya-dolar-60RNVoQtZL.jpg</image><title>Harga emas berjangka turun (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Harga emas berjangka tergelincir pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Harga emas memperpanjang kerugian untuk hari ketiga berturut-turut di tengah greenback yang lebih kuat.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange tergelincir USD4,10 atau 0,25% menjadi USD1.640,70 per ounce, demikian dilansir dari Antara, Selasa (1/11/2022).
BACA JUGA:Harga Emas Antam Dibanderol Rp939.000/Gram, Ini Daftarnya

Indeks dolar AS menguat tajam dan mendapatkan kembali beberapa kekuatan yang hilang di awal bulan. Peningkatan ini didukung oleh ekspektasi kenaikan suku bunga super besar lainnya pada pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve pekan ini.
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,7% menjadi 111,5280. Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS juga mengurangi daya tarik emas.
BACA JUGA:Harga Emas Dunia Merosot Dipicu Dolar dan Obligasi AS Menguat

Pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve dimulai Selasa waktu setempat dan berakhir Rabu (2/11/2022).
Investor menunggu pernyataan Ketua Fed Jerome Powell pada pertemuan tersebut, serta tanda-tanda untuk mengkonfirmasi ekspektasi bahwa bank sentral akan beralih ke kenaikan suku bunga yang lebih kecil setelah kenaikan suku bunga yang diperkirakan sebesar 75 basis poin pada November.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8zMS80LzE1NTk4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu, indeks manajer pembelian (PMI) Chicago terbaru,  Chicago Business Barometer, turun menjadi 45,2 pada Oktober dari 45,7  pada September, memberikan emas beberapa dukungan dan menahannya dari  kemerosotan lebih lanjut.
Logam mulia lainnya seperti perak dan platinum juga mengalami  penurunan. Perak untuk pengiriman Desember turun 2,8 sen atau 0,15%  menjadi USD19,119 per ounce sedangkan Platinum untuk pengiriman Januari  turun USD19 atau 2,00% menjadi ditutup pada USD930,10 per ounce.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga emas berjangka tergelincir pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Harga emas memperpanjang kerugian untuk hari ketiga berturut-turut di tengah greenback yang lebih kuat.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange tergelincir USD4,10 atau 0,25% menjadi USD1.640,70 per ounce, demikian dilansir dari Antara, Selasa (1/11/2022).
BACA JUGA:Harga Emas Antam Dibanderol Rp939.000/Gram, Ini Daftarnya

Indeks dolar AS menguat tajam dan mendapatkan kembali beberapa kekuatan yang hilang di awal bulan. Peningkatan ini didukung oleh ekspektasi kenaikan suku bunga super besar lainnya pada pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve pekan ini.
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,7% menjadi 111,5280. Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS juga mengurangi daya tarik emas.
BACA JUGA:Harga Emas Dunia Merosot Dipicu Dolar dan Obligasi AS Menguat

Pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve dimulai Selasa waktu setempat dan berakhir Rabu (2/11/2022).
Investor menunggu pernyataan Ketua Fed Jerome Powell pada pertemuan tersebut, serta tanda-tanda untuk mengkonfirmasi ekspektasi bahwa bank sentral akan beralih ke kenaikan suku bunga yang lebih kecil setelah kenaikan suku bunga yang diperkirakan sebesar 75 basis poin pada November.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8zMS80LzE1NTk4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu, indeks manajer pembelian (PMI) Chicago terbaru,  Chicago Business Barometer, turun menjadi 45,2 pada Oktober dari 45,7  pada September, memberikan emas beberapa dukungan dan menahannya dari  kemerosotan lebih lanjut.
Logam mulia lainnya seperti perak dan platinum juga mengalami  penurunan. Perak untuk pengiriman Desember turun 2,8 sen atau 0,15%  menjadi USD19,119 per ounce sedangkan Platinum untuk pengiriman Januari  turun USD19 atau 2,00% menjadi ditutup pada USD930,10 per ounce.</content:encoded></item></channel></rss>
