<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inflasi Oktober 2022 Capai 5,71%, Harga BBM hingga Tarif Angkutan Pemicunya</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Oktober 2022 mencapai 5,71%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/01/320/2698513/inflasi-oktober-2022-capai-5-71-harga-bbm-hingga-tarif-angkutan-pemicunya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/01/320/2698513/inflasi-oktober-2022-capai-5-71-harga-bbm-hingga-tarif-angkutan-pemicunya"/><item><title>Inflasi Oktober 2022 Capai 5,71%, Harga BBM hingga Tarif Angkutan Pemicunya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/01/320/2698513/inflasi-oktober-2022-capai-5-71-harga-bbm-hingga-tarif-angkutan-pemicunya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/01/320/2698513/inflasi-oktober-2022-capai-5-71-harga-bbm-hingga-tarif-angkutan-pemicunya</guid><pubDate>Selasa 01 November 2022 11:29 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/01/320/2698513/inflasi-oktober-2022-capai-5-71-harga-bbm-hingga-tarif-angkutan-pemicunya-oq1o0EYCTE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Inflasi Oktober 2022 capai 5,71% (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/01/320/2698513/inflasi-oktober-2022-capai-5-71-harga-bbm-hingga-tarif-angkutan-pemicunya-oq1o0EYCTE.jpg</image><title>Inflasi Oktober 2022 capai 5,71% (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Oktober 2022 mencapai 5,71%. BPS menyebut tekanan inflasi pada Oktober 2022 mulai mereda.
&quot;Terjadi kenaikan IHK dari 106,66 pada bulan Oktober 2021 menjadi 112,75 pada bulan Oktober 2022. Kalau kita lihat September lalu inflasi kita di 5,95%, sekarang di Oktober 5,71%,&quot; ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto di Jakarta, Selasa(1/11/2022).
BACA JUGA:BI Prediksi Inflasi Oktober 2022 Tembus 5,8%
Dia mencatat penyumbang inflasi terbesar tertinggi secara year-on-year adalah beberapa komoditas seperti BBM, tarif angkutan dalam kota, beras, solar, termasuk tarif angkutan antar kota, tarif kendaraan online, dan bahan bakar rumah tangga.
&quot;Ini merupakan penyumbang inflasi tertinggi secara year-on-year,&quot; ungkap Setianto.
BACA JUGA:Lawan Inflasi, Jepang Siapkan Paket Ekonomi Rp3.100 Triliun
Sementara itu, sebaran inflasi di Oktober 2022 terlihat bahwa misalnya di Pulau Sumatera, inflasi tertinggi terjadi di kota Padang dengan inflasi sebesar 7,92%. Di pulau Jawa, inflasi tertinggi di kota Serang sebesar 7,54%, di Bali dan Nusa Tenggara yang tertinggi adalah di kota Kupang dengan inflasi sebesar 8,06%.


&quot;Untuk wilayah Kalimantan, ini terjadi inflasi tertinggi di Tanjung Selor sebesar 9,11%, wilayah Sulawesi inflasi tertinggi di Kota Parepare sebesar 7,66%. Sementara itu di Maluku dan Papua, inflasi tertinggi di kota Jayapura sebesar 7,43% dan inflasi terendah di Kota Ternate sebesar 3,32%,&quot; tambahnya.
Dia mengatakan, dua bulan pasca penyesuaian harga BBM, tekanan inflasi komponen Harga Diatur Pemerintah (administered prices) masih tinggi yang didorong oleh kenaikan harga bensin, bahan bakar rumah tangga, dan tarif angkutan dalam kota.
&quot;Tekanan inflasi komponen harga bergejolak pada Oktober mulai menurun dibandingkan bulan sebelumnya, disebabkan oleh penurunan harga beberapa komoditas pangan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Oktober 2022 mencapai 5,71%. BPS menyebut tekanan inflasi pada Oktober 2022 mulai mereda.
&quot;Terjadi kenaikan IHK dari 106,66 pada bulan Oktober 2021 menjadi 112,75 pada bulan Oktober 2022. Kalau kita lihat September lalu inflasi kita di 5,95%, sekarang di Oktober 5,71%,&quot; ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto di Jakarta, Selasa(1/11/2022).
BACA JUGA:BI Prediksi Inflasi Oktober 2022 Tembus 5,8%
Dia mencatat penyumbang inflasi terbesar tertinggi secara year-on-year adalah beberapa komoditas seperti BBM, tarif angkutan dalam kota, beras, solar, termasuk tarif angkutan antar kota, tarif kendaraan online, dan bahan bakar rumah tangga.
&quot;Ini merupakan penyumbang inflasi tertinggi secara year-on-year,&quot; ungkap Setianto.
BACA JUGA:Lawan Inflasi, Jepang Siapkan Paket Ekonomi Rp3.100 Triliun
Sementara itu, sebaran inflasi di Oktober 2022 terlihat bahwa misalnya di Pulau Sumatera, inflasi tertinggi terjadi di kota Padang dengan inflasi sebesar 7,92%. Di pulau Jawa, inflasi tertinggi di kota Serang sebesar 7,54%, di Bali dan Nusa Tenggara yang tertinggi adalah di kota Kupang dengan inflasi sebesar 8,06%.


&quot;Untuk wilayah Kalimantan, ini terjadi inflasi tertinggi di Tanjung Selor sebesar 9,11%, wilayah Sulawesi inflasi tertinggi di Kota Parepare sebesar 7,66%. Sementara itu di Maluku dan Papua, inflasi tertinggi di kota Jayapura sebesar 7,43% dan inflasi terendah di Kota Ternate sebesar 3,32%,&quot; tambahnya.
Dia mengatakan, dua bulan pasca penyesuaian harga BBM, tekanan inflasi komponen Harga Diatur Pemerintah (administered prices) masih tinggi yang didorong oleh kenaikan harga bensin, bahan bakar rumah tangga, dan tarif angkutan dalam kota.
&quot;Tekanan inflasi komponen harga bergejolak pada Oktober mulai menurun dibandingkan bulan sebelumnya, disebabkan oleh penurunan harga beberapa komoditas pangan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
