<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laba Astra International (ASII) Naik 49% Jadi Rp22,2 Triliun</title><description>Laba PT Astra International Tbk (ASII) mengalami kenaikan pada kuartal III 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/02/278/2699273/laba-astra-international-asii-naik-49-jadi-rp22-2-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/02/278/2699273/laba-astra-international-asii-naik-49-jadi-rp22-2-triliun"/><item><title>Laba Astra International (ASII) Naik 49% Jadi Rp22,2 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/02/278/2699273/laba-astra-international-asii-naik-49-jadi-rp22-2-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/02/278/2699273/laba-astra-international-asii-naik-49-jadi-rp22-2-triliun</guid><pubDate>Rabu 02 November 2022 11:38 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/02/278/2699273/laba-astra-international-asii-naik-49-jadi-rp22-2-triliun-pk09oZtPhu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba ASII alami kenaikan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/02/278/2699273/laba-astra-international-asii-naik-49-jadi-rp22-2-triliun-pk09oZtPhu.jpg</image><title>Laba ASII alami kenaikan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Laba PT Astra International Tbk (ASII) mengalami kenaikan pada kuartal III 2022. Laba bersih Grup Astra tanpa memperhitungkan keuntungan nilai wajar atas investasi pada PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencapai Rp22,2 triliun, 49% lebih tinggi dari sembilan bulan tahun 2021.
Sedangkan, laba bersih per saham (tidak termasuk keuntungan nilai wajar atas investasi ASII di GOTO) adalah sebesar Rp550.
BACA JUGA:Intip Persiapan Astra International (ASII) Masuki Era Kendaraan Listrik 

Sementara pendapatan bersih konsolidasian grup sebesar Rp221,4 triliun, meningkat 32% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Perseroan juga membeberkan keuntungan nilai wajar atas investasi di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Jika memperhitungkan keuntungan nilai wajar tersebut, laba bersih Grup ASII meningkat sebesar 56% menjadi Rp23,3 triliun. Peningkatan ini mencerminkan kinerja yang lebih baik dari hampir semua divisi bisnis, terutama divisi alat berat dan pertambangan, otomotif, dan jasa keuangan grup.
BACA JUGA:Astra International (ASII) Akuisisi Bank Jasa Jakarta Jadi Bank Digital

Adapun untuk periode yang berakhir 30 September 2022, keuntungan nilai wajar atas investasi Astra pada GOTO sebesar Rp1,08 triliun.
&amp;ldquo;Kinerja Grup sepanjang sembilan bulan tahun 2022 cukup baik, terutama didukung oleh pemulihan ekonomi dan harga komoditas yang lebih tinggi. Kinerja bisnis pada sisa tahun ini diperkirakan akan tetap baik,&amp;rdquo; ungkap Presiden Direktur Astra, Djony Bunarto Tjondro.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNi8yNC80LzE0OTY2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Namun, lanjutnya, prospek bisnis ke depan dapat menghadapi tantangan  yang disebabkan oleh tingat inflasi yang lebih tinggi, meningkatnya suku  bunga, dan tekanan ekonomi makro global. Sebagai informasi, tahun ini  perseroan mengaku optimis tren penjualan mobil akan meningkat pada  semester II/2022 seiring dengan kelanjutan pemulihan ekonomi dan adanya  sejumlah insentif dari pemerintah
Head of Investor Relations Astra International, Tira Ardianti pernah  mengatakan, pihaknya optimistis dapat mempertahankan market share  penjualan kendaraan bermotor sepanjang semester II/2022. Menurutnya,  tren penjualan mobil sepanjang paruh pertama tahun 2022 sudah lebih baik  dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Dia menjelaskan, sepanjang semester I/2022, rata &amp;ndash; rata penjualan  mobil per kuartal sudah berada di atas target Gaikindo di tahun ini pada  kisaran 900.000 hingga 950.000 unit. &amp;ldquo;Seiring dengan tren tersebut,  kami setidaknya memasang target mampu mempertahankan market share Astra  di posisi 54%. Jika bisa naik akan lebih bagus lagi,&amp;rdquo; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Laba PT Astra International Tbk (ASII) mengalami kenaikan pada kuartal III 2022. Laba bersih Grup Astra tanpa memperhitungkan keuntungan nilai wajar atas investasi pada PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencapai Rp22,2 triliun, 49% lebih tinggi dari sembilan bulan tahun 2021.
Sedangkan, laba bersih per saham (tidak termasuk keuntungan nilai wajar atas investasi ASII di GOTO) adalah sebesar Rp550.
BACA JUGA:Intip Persiapan Astra International (ASII) Masuki Era Kendaraan Listrik 

Sementara pendapatan bersih konsolidasian grup sebesar Rp221,4 triliun, meningkat 32% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Perseroan juga membeberkan keuntungan nilai wajar atas investasi di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Jika memperhitungkan keuntungan nilai wajar tersebut, laba bersih Grup ASII meningkat sebesar 56% menjadi Rp23,3 triliun. Peningkatan ini mencerminkan kinerja yang lebih baik dari hampir semua divisi bisnis, terutama divisi alat berat dan pertambangan, otomotif, dan jasa keuangan grup.
BACA JUGA:Astra International (ASII) Akuisisi Bank Jasa Jakarta Jadi Bank Digital

Adapun untuk periode yang berakhir 30 September 2022, keuntungan nilai wajar atas investasi Astra pada GOTO sebesar Rp1,08 triliun.
&amp;ldquo;Kinerja Grup sepanjang sembilan bulan tahun 2022 cukup baik, terutama didukung oleh pemulihan ekonomi dan harga komoditas yang lebih tinggi. Kinerja bisnis pada sisa tahun ini diperkirakan akan tetap baik,&amp;rdquo; ungkap Presiden Direktur Astra, Djony Bunarto Tjondro.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNi8yNC80LzE0OTY2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Namun, lanjutnya, prospek bisnis ke depan dapat menghadapi tantangan  yang disebabkan oleh tingat inflasi yang lebih tinggi, meningkatnya suku  bunga, dan tekanan ekonomi makro global. Sebagai informasi, tahun ini  perseroan mengaku optimis tren penjualan mobil akan meningkat pada  semester II/2022 seiring dengan kelanjutan pemulihan ekonomi dan adanya  sejumlah insentif dari pemerintah
Head of Investor Relations Astra International, Tira Ardianti pernah  mengatakan, pihaknya optimistis dapat mempertahankan market share  penjualan kendaraan bermotor sepanjang semester II/2022. Menurutnya,  tren penjualan mobil sepanjang paruh pertama tahun 2022 sudah lebih baik  dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Dia menjelaskan, sepanjang semester I/2022, rata &amp;ndash; rata penjualan  mobil per kuartal sudah berada di atas target Gaikindo di tahun ini pada  kisaran 900.000 hingga 950.000 unit. &amp;ldquo;Seiring dengan tren tersebut,  kami setidaknya memasang target mampu mempertahankan market share Astra  di posisi 54%. Jika bisa naik akan lebih bagus lagi,&amp;rdquo; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
