<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laba Japfa Comfeed (JPFA) Turun Tipis Jadi Rp1,42 Triliun</title><description>Laba PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) mengalami penurunan tipis pada kuartal III 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/02/278/2699354/laba-japfa-comfeed-jpfa-turun-tipis-jadi-rp1-42-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/02/278/2699354/laba-japfa-comfeed-jpfa-turun-tipis-jadi-rp1-42-triliun"/><item><title>Laba Japfa Comfeed (JPFA) Turun Tipis Jadi Rp1,42 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/02/278/2699354/laba-japfa-comfeed-jpfa-turun-tipis-jadi-rp1-42-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/02/278/2699354/laba-japfa-comfeed-jpfa-turun-tipis-jadi-rp1-42-triliun</guid><pubDate>Rabu 02 November 2022 13:14 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/02/278/2699354/laba-japfa-comfeed-jpfa-turun-tipis-jadi-rp1-42-triliun-FbS8Cxe4SF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba JPFA alami penurunan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/02/278/2699354/laba-japfa-comfeed-jpfa-turun-tipis-jadi-rp1-42-triliun-FbS8Cxe4SF.jpg</image><title>Laba JPFA alami penurunan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Laba PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) mengalami penurunan tipis pada kuartal III 2022. JPFA membukukan laba bersih sebesar Rp1,42 triliun atau turun 5,24% dari perolehan pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,50 triliun.
Namun, penjualan bersih perseroan per September 2022 naik 12,16% menjadi Rp36,79 triliun, dari sebelumnya Rp32,80 triliun. Berdasarkan laporan keuangan, segmen peternakan komersial mendominasi dengan berkontribusi sebesar Rp14,25 triliun.
BACA JUGA:Laba Japfa Comfeed (JPFA) Tergerus 27,93% Jadi Rp1,11 Triliun di Semester I-2022

Kemudian. segmen pakan ternak mencatatkan angka penjualan sebesar Rp10,43 triliun, segmen pengolahan hasil peternakan dan produk konsumen tercatat sebesar Rp5,58 triliun.
Selanjutnya, segmen budidaya perairan tercatat sebesar Rp3,59 triliun, segmen pembibitan unggas mencatatkan angka penjualan sebesar Rp1,98 triliun, serta perdagangan dan lain-lain sebesar Rp1,59 triliun. Namun, terdapat potongan penjualan sebesar Rp660,18 miliar.
BACA JUGA:JPFA Bakal Buyback Saham Rp350 Miliar

Sementara itu, berdasarkan pasar geografisnya, penjualan lokal berkontribusi sebesar Rp36,18 triliun, dan penjualan ekspor sebesar Rp608,97 miliar.
Dari sisi pengeluaran, beban pokok penjualan JPFA naik menjadi Rp30,64 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp26,86 triliun. Kemudian, beban penjualan dan pemasaran tercatat sebesar Rp1,36 triliun, serta beban umum dan administrasi sebesar Rp2,31 triliun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNi8yNC80LzE0OTY2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Per September 2022, total nilai aset JPFA tumbuh 16,23% menjadi  Rp33,23 triliun, dari posisi akhir Desember 2021 yang sebesar Rp28,58  triliun. Adapun, liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp19,49 triliun  dan ekuitas sebesar Rp13,73 triliun.
Dalam upaya meningkatkan kinerja, tahun ini JPFA menganggarkan  belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 1,9 triliun  hingga Rp 2 triliun. Adapun, capex yang dikeluarkan sebagian besar  digunakan untuk menunjang infrastruktur operasional poultry maupun  aquaculture, dan juga bisnis perseroan yang lain di barang-barang  produksi.
Secara rinci, pada infrastruktur operasional poultry akan digunakan  untuk perawatan atau maintenance yang cukup berarti dan secara dilakukan  berkelanjutan dari waktu ke waktu. Utamanya perbaikan-perbaikan, juga  pembangunan rumah potong hewan atau slaughter house yang lebih baik.  Perseroan juga akan membangun silo, corn dryer dan lainnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Laba PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) mengalami penurunan tipis pada kuartal III 2022. JPFA membukukan laba bersih sebesar Rp1,42 triliun atau turun 5,24% dari perolehan pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,50 triliun.
Namun, penjualan bersih perseroan per September 2022 naik 12,16% menjadi Rp36,79 triliun, dari sebelumnya Rp32,80 triliun. Berdasarkan laporan keuangan, segmen peternakan komersial mendominasi dengan berkontribusi sebesar Rp14,25 triliun.
BACA JUGA:Laba Japfa Comfeed (JPFA) Tergerus 27,93% Jadi Rp1,11 Triliun di Semester I-2022

Kemudian. segmen pakan ternak mencatatkan angka penjualan sebesar Rp10,43 triliun, segmen pengolahan hasil peternakan dan produk konsumen tercatat sebesar Rp5,58 triliun.
Selanjutnya, segmen budidaya perairan tercatat sebesar Rp3,59 triliun, segmen pembibitan unggas mencatatkan angka penjualan sebesar Rp1,98 triliun, serta perdagangan dan lain-lain sebesar Rp1,59 triliun. Namun, terdapat potongan penjualan sebesar Rp660,18 miliar.
BACA JUGA:JPFA Bakal Buyback Saham Rp350 Miliar

Sementara itu, berdasarkan pasar geografisnya, penjualan lokal berkontribusi sebesar Rp36,18 triliun, dan penjualan ekspor sebesar Rp608,97 miliar.
Dari sisi pengeluaran, beban pokok penjualan JPFA naik menjadi Rp30,64 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp26,86 triliun. Kemudian, beban penjualan dan pemasaran tercatat sebesar Rp1,36 triliun, serta beban umum dan administrasi sebesar Rp2,31 triliun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNi8yNC80LzE0OTY2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Per September 2022, total nilai aset JPFA tumbuh 16,23% menjadi  Rp33,23 triliun, dari posisi akhir Desember 2021 yang sebesar Rp28,58  triliun. Adapun, liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp19,49 triliun  dan ekuitas sebesar Rp13,73 triliun.
Dalam upaya meningkatkan kinerja, tahun ini JPFA menganggarkan  belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 1,9 triliun  hingga Rp 2 triliun. Adapun, capex yang dikeluarkan sebagian besar  digunakan untuk menunjang infrastruktur operasional poultry maupun  aquaculture, dan juga bisnis perseroan yang lain di barang-barang  produksi.
Secara rinci, pada infrastruktur operasional poultry akan digunakan  untuk perawatan atau maintenance yang cukup berarti dan secara dilakukan  berkelanjutan dari waktu ke waktu. Utamanya perbaikan-perbaikan, juga  pembangunan rumah potong hewan atau slaughter house yang lebih baik.  Perseroan juga akan membangun silo, corn dryer dan lainnya.</content:encoded></item></channel></rss>
