<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rumah Indent Jadi Penyelamat Industri Properti Tahun Ini</title><description>Real Estate Indonesia (REI) mencatat rumah indent menjadi tulang punggung para pelaku bisnis industri properti.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/03/470/2700119/rumah-indent-jadi-penyelamat-industri-properti-tahun-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/03/470/2700119/rumah-indent-jadi-penyelamat-industri-properti-tahun-ini"/><item><title>Rumah Indent Jadi Penyelamat Industri Properti Tahun Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/03/470/2700119/rumah-indent-jadi-penyelamat-industri-properti-tahun-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/03/470/2700119/rumah-indent-jadi-penyelamat-industri-properti-tahun-ini</guid><pubDate>Kamis 03 November 2022 13:16 WIB</pubDate><dc:creator>Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/03/470/2700119/rumah-indent-jadi-penyelamat-industri-properti-tahun-ini-SDmaZMaj6u.png" expression="full" type="image/jpeg">Rumah Indent Jadi Penyelamat Industri Properti. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/03/470/2700119/rumah-indent-jadi-penyelamat-industri-properti-tahun-ini-SDmaZMaj6u.png</image><title>Rumah Indent Jadi Penyelamat Industri Properti. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Real Estate Indonesia (REI) mencatat rumah indent menjadi tulang punggung para pelaku bisnis industri properti.
&quot;Kalau kita bilang rumah indent itu adalah menjadi backbone daripada bisnis properti,&quot; ungkap Wakil Ketua Umum DPP REI Bambang Eka Jaya dalam program Market Review di IDX Channel, Kamis (3/11/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;Penampakan Kamar Mandi Sultan di Pom Bensin, Netizen: Yang Biasa Rp5 Ribu, Ini Bisa Ceban
Untuk diketahui, rumah indent adalah rumah yang sudah dijual tetapi belum dibangun dan belum siap huni. Sistem pembelian rumah secara indent perlu memesan terlebih dahulu kepada pengembang, menyetujui kesepakatan bersama, kemudian pengembang melakukan pembangunan rumah.
Bambang menjelaskan, sekitar 80% pelaku industri properti mengandalkan rumah indent. Sedangkan sisanya sekitar 20% adalah rumah-rumah stok.
Baca Juga:&amp;nbsp;Rumah Layak Huni, Warga di Daerah Ini Dapat Bantuan Rp20 Juta hingga Rp40 JutaMenurutnya, jika para pelaku industri properti diharuskan membangun terlebih dahulu baru dijual, maka banyak yang akan merasa berat.
&quot;Karena kalau kita membangun semuanya seperti beberapa aturan di negara lain, mereka mengharuskan ada bangunan baru di jual, itu memang agak berat karena cost of money di Indonesia relatif tinggi,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Real Estate Indonesia (REI) mencatat rumah indent menjadi tulang punggung para pelaku bisnis industri properti.
&quot;Kalau kita bilang rumah indent itu adalah menjadi backbone daripada bisnis properti,&quot; ungkap Wakil Ketua Umum DPP REI Bambang Eka Jaya dalam program Market Review di IDX Channel, Kamis (3/11/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;Penampakan Kamar Mandi Sultan di Pom Bensin, Netizen: Yang Biasa Rp5 Ribu, Ini Bisa Ceban
Untuk diketahui, rumah indent adalah rumah yang sudah dijual tetapi belum dibangun dan belum siap huni. Sistem pembelian rumah secara indent perlu memesan terlebih dahulu kepada pengembang, menyetujui kesepakatan bersama, kemudian pengembang melakukan pembangunan rumah.
Bambang menjelaskan, sekitar 80% pelaku industri properti mengandalkan rumah indent. Sedangkan sisanya sekitar 20% adalah rumah-rumah stok.
Baca Juga:&amp;nbsp;Rumah Layak Huni, Warga di Daerah Ini Dapat Bantuan Rp20 Juta hingga Rp40 JutaMenurutnya, jika para pelaku industri properti diharuskan membangun terlebih dahulu baru dijual, maka banyak yang akan merasa berat.
&quot;Karena kalau kita membangun semuanya seperti beberapa aturan di negara lain, mereka mengharuskan ada bangunan baru di jual, itu memang agak berat karena cost of money di Indonesia relatif tinggi,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
