<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pembangunan Runway Bandara Lombok Dikebut demi KTT G20</title><description>Pembangunan runway atau landasan pacu Bandara Lombok dikebut demi KTT G20.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/04/320/2701112/pembangunan-runway-bandara-lombok-dikebut-demi-ktt-g20</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/04/320/2701112/pembangunan-runway-bandara-lombok-dikebut-demi-ktt-g20"/><item><title>Pembangunan Runway Bandara Lombok Dikebut demi KTT G20</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/04/320/2701112/pembangunan-runway-bandara-lombok-dikebut-demi-ktt-g20</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/04/320/2701112/pembangunan-runway-bandara-lombok-dikebut-demi-ktt-g20</guid><pubDate>Jum'at 04 November 2022 18:01 WIB</pubDate><dc:creator>Fayha Afanin Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/04/320/2701112/pembangunan-runway-bandara-lombok-dikebut-demi-ktt-g20-ISfFxiwcD2.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Perbaikan landasan pacu bandara (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/04/320/2701112/pembangunan-runway-bandara-lombok-dikebut-demi-ktt-g20-ISfFxiwcD2.JPG</image><title>Perbaikan landasan pacu bandara (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pembangunan runway atau landasan pacu Bandara Lombok dikebut demi KTT G20. PT Hutama Karya (Persero) menyelesaikan pembangunan revitalisasi landasan pacu atau runway dan sarana penunjang pada Bandara Internasional Lombok, Praya milik PT Angkasa Pura I.
BACA JUGA:Kerahkan Kendaraan Listrik Kawal G20 di Bali, Polri: Kurangi Emisi Karbon

&quot;Proyek perpanjangan Bandara Internasional Lombok (BIL) merupakan proyek regular atau non-joint operation yang digarap oleh Hutama Karya sejak November tahun 2020 dan rampung di Juli 2022 lalu,&quot; ujar Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Tjahjo Purnomo dilansir dari Antara, Jumat (4/11/2022).
Tjahjo menambahkan, adapun proyek ini merupakan bagian dari infrastruktur regional pendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dan menjadi bandara penunjang kegiatan G20 di Bali. Revitalisasi tersebut dapat meningkatkan kapasitas operasional bandara serta kapasitas runway maksimum yang semula untuk pesawat Boeing 737 menjadi pesawat Boeing 777.
BACA JUGA:Intip Deretan Fasilitas Super Mewah untuk KTT G20 Bali

Dalam pembangunannya, Hutama Karya juga menggunakan aspal pengikat berkualitas tinggi dengan sistem PG (Performance Grading) yang memiliki spesifikasi pengolahan pada suhu tinggi dan penurunan suhu yang cepat dan bisa langsung difungsikan setelah beberapa jam.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wMS8yMC8xNTYwMTcvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Adapun keunggulan dari aspal PG ini lebih kuat dan tahan akan  keretakan atau kerusakan lainnya sehingga banyak digunakan pada  pekerjaan jalan atau runway bandara di dunia.
&amp;ldquo;Beberapa aspek yang menunjang kelancaran dalam pelaksanaan proyek  ini yaitu pengendalian terhadap cuaca, pembuatan sodetan irigasi untuk  aliran air serta pemberitahuan pengamanan terhadap perubahan runway yang  dioperasikan,&amp;rdquo; kata Tjahjo.
Diharapkan dengan telah selesainya proyek ini, maka dapat menambah  kontribusi positif dari Hutama Karya dalam pembangunan infrastruktur  konektivitas udara.
Selain itu juga mempermudah mobilitas masyarakat,mengakomodir  peningkatan arus barang dan jasa serta mendorong roda perekonomian  daerah dan pariwisata khususnya di wilayah Indonesia bagian tengah dan  timur.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pembangunan runway atau landasan pacu Bandara Lombok dikebut demi KTT G20. PT Hutama Karya (Persero) menyelesaikan pembangunan revitalisasi landasan pacu atau runway dan sarana penunjang pada Bandara Internasional Lombok, Praya milik PT Angkasa Pura I.
BACA JUGA:Kerahkan Kendaraan Listrik Kawal G20 di Bali, Polri: Kurangi Emisi Karbon

&quot;Proyek perpanjangan Bandara Internasional Lombok (BIL) merupakan proyek regular atau non-joint operation yang digarap oleh Hutama Karya sejak November tahun 2020 dan rampung di Juli 2022 lalu,&quot; ujar Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Tjahjo Purnomo dilansir dari Antara, Jumat (4/11/2022).
Tjahjo menambahkan, adapun proyek ini merupakan bagian dari infrastruktur regional pendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dan menjadi bandara penunjang kegiatan G20 di Bali. Revitalisasi tersebut dapat meningkatkan kapasitas operasional bandara serta kapasitas runway maksimum yang semula untuk pesawat Boeing 737 menjadi pesawat Boeing 777.
BACA JUGA:Intip Deretan Fasilitas Super Mewah untuk KTT G20 Bali

Dalam pembangunannya, Hutama Karya juga menggunakan aspal pengikat berkualitas tinggi dengan sistem PG (Performance Grading) yang memiliki spesifikasi pengolahan pada suhu tinggi dan penurunan suhu yang cepat dan bisa langsung difungsikan setelah beberapa jam.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wMS8yMC8xNTYwMTcvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Adapun keunggulan dari aspal PG ini lebih kuat dan tahan akan  keretakan atau kerusakan lainnya sehingga banyak digunakan pada  pekerjaan jalan atau runway bandara di dunia.
&amp;ldquo;Beberapa aspek yang menunjang kelancaran dalam pelaksanaan proyek  ini yaitu pengendalian terhadap cuaca, pembuatan sodetan irigasi untuk  aliran air serta pemberitahuan pengamanan terhadap perubahan runway yang  dioperasikan,&amp;rdquo; kata Tjahjo.
Diharapkan dengan telah selesainya proyek ini, maka dapat menambah  kontribusi positif dari Hutama Karya dalam pembangunan infrastruktur  konektivitas udara.
Selain itu juga mempermudah mobilitas masyarakat,mengakomodir  peningkatan arus barang dan jasa serta mendorong roda perekonomian  daerah dan pariwisata khususnya di wilayah Indonesia bagian tengah dan  timur.</content:encoded></item></channel></rss>
