<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendag Bakal Berikan Subsidi Tepung Mocaf</title><description>Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan bakal memberikan subsidi bagi tepung yang terbuat dari singkong yakni tepung mocaf.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/04/320/2701122/mendag-bakal-berikan-subsidi-tepung-mocaf</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/04/320/2701122/mendag-bakal-berikan-subsidi-tepung-mocaf"/><item><title>Mendag Bakal Berikan Subsidi Tepung Mocaf</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/04/320/2701122/mendag-bakal-berikan-subsidi-tepung-mocaf</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/04/320/2701122/mendag-bakal-berikan-subsidi-tepung-mocaf</guid><pubDate>Jum'at 04 November 2022 18:14 WIB</pubDate><dc:creator>Clara Amelia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/04/320/2701122/mendag-bakal-berikan-subsidi-tepung-mocaf-H4lNu3Q6A8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendag bakal siapkan subsidi tepung mocaf (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/04/320/2701122/mendag-bakal-berikan-subsidi-tepung-mocaf-H4lNu3Q6A8.jpg</image><title>Mendag bakal siapkan subsidi tepung mocaf (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan bakal memberikan subsidi bagi tepung yang terbuat dari singkong yakni tepung mocaf. Subsidi diberikan untuk mendongkrak daya saing produk ciptaan anak bangsa tersebut.
&quot;Ini kan karya anak muda, berpotensi mensubtitusi terigu, menyerap hasil pertanian rakyat. Kita harus dukung ramai-ramai,&quot; kata Mendag dilansir dari Antara, Jumat (4/11/2022).
BACA JUGA:Pantauan Mendag di Pasar: Harga Telur Ayam dan Tepung Terigu Meroket

Hal tersebut disampaikan Mendag saat menghadiri Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan di Pendopo Dipayuda Adigraha, Banjarnegara.
Mendag menyampaikan, tepung mocaf saat ini dibanderol dengan harga Rp15.000 per kilogram (kg), lebih tinggi dari harga tepung terigu yakni Rp10.880 per kg.
BACA JUGA:Harga Pangan Turun, Mendag: Kecuali Telur Ayam dan Tepung Terigu

Dengan rencana pemberian subsidi, Mendag menyampaikan bahwa harga yang sampai ke konsumen akan menjadi Rp12.000, sementara pemerintah pusat dan daerah akan mensubsidi selisih harga sebesar Rp3.000 per kg.
&quot;Jadi mungkin akan dijual seharga Rp12.000, kemudian Rp3.000 nya subsidi dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah,&quot; ujar Zulkifli.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8wNC8xLzE0MzUxMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Pada kesempatan tersebut, Mendag juga turut meresmikan Rumah Mocaf di  Banjarnegara dan menyaksikan penobatan rekor Museum Rekor Dunia  Indonesia (MURI) untuk penyajian kudapan berbahan dasar tepung mocaf  terbanyak, yakni 20.000 paket.
&quot;Hari ini saya berbahagia karena penobatan rekor MURI ini untuk  tepung mocaf. Ini memberi contoh kepada kita bahwa seberat apapun  sesulit apapun, kita bisa sukses, kuncinya adalah kolaborasi,&quot; kata  Zulkifli.
Adapun pencapaian tersebut merupakan kolaborasi antara pemerintah  pusat, pemerintah daerah Banjarnegara, Bank Indonesia, dan masyarakat  setempat.
Kemudian, Mendag memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dampak  inflasi atas kenaikan bahan bakar minyak (BBM) dan memantau pameran  produk-produk yang terbuat dari tepung mocaf, mulai dari biskuit, mie  ayam, hingga aneka keripik di tempat yang sama.
Selain itu, Mendag juga melakukan pelepasan ekspor mocaf ke Turki,  dan berharap produk asli Indonesia tersebut dapat semakin dikenal dunia.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan bakal memberikan subsidi bagi tepung yang terbuat dari singkong yakni tepung mocaf. Subsidi diberikan untuk mendongkrak daya saing produk ciptaan anak bangsa tersebut.
&quot;Ini kan karya anak muda, berpotensi mensubtitusi terigu, menyerap hasil pertanian rakyat. Kita harus dukung ramai-ramai,&quot; kata Mendag dilansir dari Antara, Jumat (4/11/2022).
BACA JUGA:Pantauan Mendag di Pasar: Harga Telur Ayam dan Tepung Terigu Meroket

Hal tersebut disampaikan Mendag saat menghadiri Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan di Pendopo Dipayuda Adigraha, Banjarnegara.
Mendag menyampaikan, tepung mocaf saat ini dibanderol dengan harga Rp15.000 per kilogram (kg), lebih tinggi dari harga tepung terigu yakni Rp10.880 per kg.
BACA JUGA:Harga Pangan Turun, Mendag: Kecuali Telur Ayam dan Tepung Terigu

Dengan rencana pemberian subsidi, Mendag menyampaikan bahwa harga yang sampai ke konsumen akan menjadi Rp12.000, sementara pemerintah pusat dan daerah akan mensubsidi selisih harga sebesar Rp3.000 per kg.
&quot;Jadi mungkin akan dijual seharga Rp12.000, kemudian Rp3.000 nya subsidi dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah,&quot; ujar Zulkifli.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8wNC8xLzE0MzUxMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Pada kesempatan tersebut, Mendag juga turut meresmikan Rumah Mocaf di  Banjarnegara dan menyaksikan penobatan rekor Museum Rekor Dunia  Indonesia (MURI) untuk penyajian kudapan berbahan dasar tepung mocaf  terbanyak, yakni 20.000 paket.
&quot;Hari ini saya berbahagia karena penobatan rekor MURI ini untuk  tepung mocaf. Ini memberi contoh kepada kita bahwa seberat apapun  sesulit apapun, kita bisa sukses, kuncinya adalah kolaborasi,&quot; kata  Zulkifli.
Adapun pencapaian tersebut merupakan kolaborasi antara pemerintah  pusat, pemerintah daerah Banjarnegara, Bank Indonesia, dan masyarakat  setempat.
Kemudian, Mendag memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dampak  inflasi atas kenaikan bahan bakar minyak (BBM) dan memantau pameran  produk-produk yang terbuat dari tepung mocaf, mulai dari biskuit, mie  ayam, hingga aneka keripik di tempat yang sama.
Selain itu, Mendag juga melakukan pelepasan ekspor mocaf ke Turki,  dan berharap produk asli Indonesia tersebut dapat semakin dikenal dunia.</content:encoded></item></channel></rss>
