<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Hijau, Indeks S&amp;P Pimpin Penguatan</title><description>Wall Street ditutup menguat di zona hijau menghentikan penurunan  beruntun empat sesi pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/05/278/2701311/wall-street-hijau-indeks-s-p-pimpin-penguatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/05/278/2701311/wall-street-hijau-indeks-s-p-pimpin-penguatan"/><item><title>Wall Street Hijau, Indeks S&amp;P Pimpin Penguatan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/05/278/2701311/wall-street-hijau-indeks-s-p-pimpin-penguatan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/05/278/2701311/wall-street-hijau-indeks-s-p-pimpin-penguatan</guid><pubDate>Sabtu 05 November 2022 07:17 WIB</pubDate><dc:creator>Khairunnisa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/05/278/2701311/wall-street-hijau-indeks-s-p-pimpin-penguatan-siXCmlwt0p.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wall Street ditutup menguat (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/05/278/2701311/wall-street-hijau-indeks-s-p-pimpin-penguatan-siXCmlwt0p.jpg</image><title>Wall Street ditutup menguat (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;nbsp;JAKARTA - Wall Street ditutup menguat di zona hijau menghentikan penurunan beruntun empat sesi pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Bursa saham AS menguat karena investor mencerna laporan pekerjaan yang beragam dan komentar dari pejabat Federal Reserve (Fed) tentang laju kenaikan suku bunga.
BACA JUGA:Wall Street Lesu Usai The Fed Naikkan Suku Bunga

Dilansir dari Antara, Sabtu (5/11/2022), indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 401,97 poin atau 1,26%, menjadi menetap di 32.403,22 poin. Indeks S&amp;amp;P 500 bertambah 50,66 poin atau 1,36%, menjadi berakhir di 3.770,55 poin. Indeks Komposit Nasdaq terangkat 132,31 poin atau 1,28%, menjadi ditutup di 10.475,25 poin.
Semua 11 sektor utama S&amp;amp;P 500 berakhir di willayah positif, dengan sektor material dan keuangan masing-masing terdongkrak 3,41% dan 1,87%, memimpin kenaikan.
BACA JUGA:Wall Street Melemah Imbas The Fed Naikkan Suku Bunga

Reli pasar terjadi setelah laporan pekerjaan AS terbaru melukiskan gambaran yang beragam.
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Jumat (4/11/2022) bahwa pengusaha AS menambahkan 261.000 pekerjaan pada Oktober. Sementara angka tersebut melampaui ekspektasi pasar, ini menandai laju kenaikan pekerjaan paling lambat sejak Desember 2020.
Tingkat pengangguran naik menjadi 3,7% dari 3,5% pada September, di atas perkiraan konsensus 3,6%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xOC80LzE1NTEyNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Laporan pekerjaan terbaru kemungkinan tidak akan mengubah jalur  pengetatan The Fed saat ini, karena tekanan inflasi saat ini belum cukup  mereda secara meyakinkan bagi para pembuat kebijakan, tetapi itu akan  meyakinkan mereka bahwa mereka berada di jalur yang benar (tetapi  sempit) menuju soft landing,&quot; kata Analis LPL Financial, George Smith,  dalam sebuah catatan.
Data pasar tenaga kerja telah menjadi fokus utama pasar karena The  Fed telah berulang kali menyatakan sedang mencari pendinginan sebelum  mempertimbangkan jeda dalam kenaikan.
Meskipun Wall Street naik pada Jumat (4/11/2022), ekuitas AS  mengalami kerugian untuk minggu ini di tengah sikap Fed yang hawkish.  The Fed pada Rabu (2/11/2022) menaikkan suku bunga acuan sebesar 75  basis poin untuk pertemuan keempat berturut-turut, dan memperingatkan  masih memiliki &quot;beberapa cara untuk pergi&quot; dalam upayanya untuk  menjinakkan inflasi.
Untuk minggu ini Indeks Dow tergelincir 1,4%, sedangkan Indeks  S&amp;amp;P 500, dan Indeks Nasdaq yang padat teknologi masing-masing  tergelincir 3,35% dan 5,65%.</description><content:encoded>&amp;nbsp;JAKARTA - Wall Street ditutup menguat di zona hijau menghentikan penurunan beruntun empat sesi pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Bursa saham AS menguat karena investor mencerna laporan pekerjaan yang beragam dan komentar dari pejabat Federal Reserve (Fed) tentang laju kenaikan suku bunga.
BACA JUGA:Wall Street Lesu Usai The Fed Naikkan Suku Bunga

Dilansir dari Antara, Sabtu (5/11/2022), indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 401,97 poin atau 1,26%, menjadi menetap di 32.403,22 poin. Indeks S&amp;amp;P 500 bertambah 50,66 poin atau 1,36%, menjadi berakhir di 3.770,55 poin. Indeks Komposit Nasdaq terangkat 132,31 poin atau 1,28%, menjadi ditutup di 10.475,25 poin.
Semua 11 sektor utama S&amp;amp;P 500 berakhir di willayah positif, dengan sektor material dan keuangan masing-masing terdongkrak 3,41% dan 1,87%, memimpin kenaikan.
BACA JUGA:Wall Street Melemah Imbas The Fed Naikkan Suku Bunga

Reli pasar terjadi setelah laporan pekerjaan AS terbaru melukiskan gambaran yang beragam.
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Jumat (4/11/2022) bahwa pengusaha AS menambahkan 261.000 pekerjaan pada Oktober. Sementara angka tersebut melampaui ekspektasi pasar, ini menandai laju kenaikan pekerjaan paling lambat sejak Desember 2020.
Tingkat pengangguran naik menjadi 3,7% dari 3,5% pada September, di atas perkiraan konsensus 3,6%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xOC80LzE1NTEyNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Laporan pekerjaan terbaru kemungkinan tidak akan mengubah jalur  pengetatan The Fed saat ini, karena tekanan inflasi saat ini belum cukup  mereda secara meyakinkan bagi para pembuat kebijakan, tetapi itu akan  meyakinkan mereka bahwa mereka berada di jalur yang benar (tetapi  sempit) menuju soft landing,&quot; kata Analis LPL Financial, George Smith,  dalam sebuah catatan.
Data pasar tenaga kerja telah menjadi fokus utama pasar karena The  Fed telah berulang kali menyatakan sedang mencari pendinginan sebelum  mempertimbangkan jeda dalam kenaikan.
Meskipun Wall Street naik pada Jumat (4/11/2022), ekuitas AS  mengalami kerugian untuk minggu ini di tengah sikap Fed yang hawkish.  The Fed pada Rabu (2/11/2022) menaikkan suku bunga acuan sebesar 75  basis poin untuk pertemuan keempat berturut-turut, dan memperingatkan  masih memiliki &quot;beberapa cara untuk pergi&quot; dalam upayanya untuk  menjinakkan inflasi.
Untuk minggu ini Indeks Dow tergelincir 1,4%, sedangkan Indeks  S&amp;amp;P 500, dan Indeks Nasdaq yang padat teknologi masing-masing  tergelincir 3,35% dan 5,65%.</content:encoded></item></channel></rss>
