<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Buruh Bakal Mogok Kerja Nasional jika Upah 2023 Tidak Naik 13%</title><description>Kaum buruh siap mogok kerja serentak jika upah 2023 tidak naik sampai 13%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/05/320/2701200/buruh-bakal-mogok-kerja-nasional-jika-upah-2023-tidak-naik-13</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/05/320/2701200/buruh-bakal-mogok-kerja-nasional-jika-upah-2023-tidak-naik-13"/><item><title>Buruh Bakal Mogok Kerja Nasional jika Upah 2023 Tidak Naik 13%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/05/320/2701200/buruh-bakal-mogok-kerja-nasional-jika-upah-2023-tidak-naik-13</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/05/320/2701200/buruh-bakal-mogok-kerja-nasional-jika-upah-2023-tidak-naik-13</guid><pubDate>Sabtu 05 November 2022 04:08 WIB</pubDate><dc:creator>Clara Amelia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/04/320/2701200/buruh-bakal-mogok-kerja-nasional-jika-upah-2023-tidak-naik-13-cLUWQlaIEe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Buruh minta UMP 2023 naik 13% (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/04/320/2701200/buruh-bakal-mogok-kerja-nasional-jika-upah-2023-tidak-naik-13-cLUWQlaIEe.jpg</image><title>Buruh minta UMP 2023 naik 13% (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kaum buruh siap mogok kerja serentak jika upah 2023 tidak naik sampai 13%.  Presiden partai Buruh Saiq Iqbal mengatakan, kaum buruh siap untuk melakukan aksi mogok kerja, apabila pengumuman kenaikan upah minimum tahun 2023 tidak mencapai 13%.
BACA JUGA:Buruh Minta Upah 2023 Naik 13%, Wamenaker: Pahami Kondisi Ekonomi dan Perusahaan

Said Iqbal menjelaskan, kenaikan upah minum harus memperhatikan tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang sedang terjadi. Jangan sampai tingkat upah minum malahan lebih rendah dari tingkat inflasi.
&quot;Oleh karena itu kita minta (upah naik 13%), kalau tidak kami akan mempersiapkan mogok nasional pertengahan Desember kalau naik upahnya tidak sesuai tuntunan buruh,&quot; kata Said Iqbal dalam konferensi pers saat demo menuntut kenaikan upah 13% di Kemnaker, Jumat (4/11/2022).
BACA JUGA:Buruh Ancam Mogok Kerja Jika Upah 2023 Tidak Naik 13%

Menurutnya selama pandemi Covid-19 para buruh tidak merasakan kenaikan upah, sedangkan secara tidak sadar biaya hidup terus meningkat, mulai dari kenaikan BBM yang memantik kenaikan harga bahan pokok.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNC8xLzE1NjI2OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kita semua kan sama, upah tidak naik, masa kita diam saja, negeri  ini sedang baik, IMF melihat Indonesia pertumbuhan ekonominya nomor 3  terbaik di dunia,&quot; sambungnya.
Said Iqbal menegaskan, Kementerian Ketegangan kerjaan seharusnya  mendukung para pekerja, bukan justru manut apa saran pengusaha. Maka  pertimbangan kenaikan upah seharusnya sepadan dengan meningkatnya biaya  hidup.
&quot;Jangan membela kepentingan pengusaha hitam, siapa itu, pro  outsourcing, pro upah murah, PHK gampang, tidak mau naikan upah, itulah  pengusaha hitam,&quot; pungkasnya.
&quot;Sudah cukup kota berdiam diri, mogok nasional kami persiapkan,&quot; pungkasnya.
Baca selengkapnya: Buruh Ancam Mogok Kerja Jika Upah 2023 Tidak Naik 13%</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kaum buruh siap mogok kerja serentak jika upah 2023 tidak naik sampai 13%.  Presiden partai Buruh Saiq Iqbal mengatakan, kaum buruh siap untuk melakukan aksi mogok kerja, apabila pengumuman kenaikan upah minimum tahun 2023 tidak mencapai 13%.
BACA JUGA:Buruh Minta Upah 2023 Naik 13%, Wamenaker: Pahami Kondisi Ekonomi dan Perusahaan

Said Iqbal menjelaskan, kenaikan upah minum harus memperhatikan tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang sedang terjadi. Jangan sampai tingkat upah minum malahan lebih rendah dari tingkat inflasi.
&quot;Oleh karena itu kita minta (upah naik 13%), kalau tidak kami akan mempersiapkan mogok nasional pertengahan Desember kalau naik upahnya tidak sesuai tuntunan buruh,&quot; kata Said Iqbal dalam konferensi pers saat demo menuntut kenaikan upah 13% di Kemnaker, Jumat (4/11/2022).
BACA JUGA:Buruh Ancam Mogok Kerja Jika Upah 2023 Tidak Naik 13%

Menurutnya selama pandemi Covid-19 para buruh tidak merasakan kenaikan upah, sedangkan secara tidak sadar biaya hidup terus meningkat, mulai dari kenaikan BBM yang memantik kenaikan harga bahan pokok.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNC8xLzE1NjI2OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kita semua kan sama, upah tidak naik, masa kita diam saja, negeri  ini sedang baik, IMF melihat Indonesia pertumbuhan ekonominya nomor 3  terbaik di dunia,&quot; sambungnya.
Said Iqbal menegaskan, Kementerian Ketegangan kerjaan seharusnya  mendukung para pekerja, bukan justru manut apa saran pengusaha. Maka  pertimbangan kenaikan upah seharusnya sepadan dengan meningkatnya biaya  hidup.
&quot;Jangan membela kepentingan pengusaha hitam, siapa itu, pro  outsourcing, pro upah murah, PHK gampang, tidak mau naikan upah, itulah  pengusaha hitam,&quot; pungkasnya.
&quot;Sudah cukup kota berdiam diri, mogok nasional kami persiapkan,&quot; pungkasnya.
Baca selengkapnya: Buruh Ancam Mogok Kerja Jika Upah 2023 Tidak Naik 13%</content:encoded></item></channel></rss>
