<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kejar Swasembada Gula, Jokowi Minta Erick Thohir Gandeng Brazil</title><description>Pemerintah menargetkan Indonesia swasembada gula dalam lima tahun ke depan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/05/320/2701390/kejar-swasembada-gula-jokowi-minta-erick-thohir-gandeng-brazil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/05/320/2701390/kejar-swasembada-gula-jokowi-minta-erick-thohir-gandeng-brazil"/><item><title>Kejar Swasembada Gula, Jokowi Minta Erick Thohir Gandeng Brazil</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/05/320/2701390/kejar-swasembada-gula-jokowi-minta-erick-thohir-gandeng-brazil</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/05/320/2701390/kejar-swasembada-gula-jokowi-minta-erick-thohir-gandeng-brazil</guid><pubDate>Sabtu 05 November 2022 11:11 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/05/320/2701390/kejar-swasembada-gula-jokowi-minta-erick-thohir-gandeng-brazil-2JPUKTcPko.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden minta Erick kerjasama dengan Brazil (Foto: BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/05/320/2701390/kejar-swasembada-gula-jokowi-minta-erick-thohir-gandeng-brazil-2JPUKTcPko.jpg</image><title>Presiden minta Erick kerjasama dengan Brazil (Foto: BUMN)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah menargetkan Indonesia swasembada gula dalam lima tahun ke depan. Untuk itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Menteri BUMN Erick Thohir menjajaki kerja sama dengan Brazil.
Menurut Presiden, Brazil merupakan negara yang memiliki pengalaman baik dalam manajemen tebu dan gula. Kepala Negara juga memerintahkan agar BUMN menyiapkan bibit tebu dengan varietas yang paling baik.
BACA JUGA:Petani Minta HET Gula Dinaikkan, Jokowi: Kita Akan Rapatkan
&amp;ldquo;Kita harapkan dengan cara penanaman yang baik dan modern ini dalam 5 tahun kedepan, kita bisa mandiri dan ketahanan pangan kita utamanya gula bisa kita lakukan sendiri, tanpa harus mengimpor, tapi memang butuh waktu mungkin dalam jangka 5 tahun kedepan, target kita seperti itu,&quot; ungkap Presiden, Sabtu (5/11/2022).
BACA JUGA:RI Swasembada Gula dalam 5 Tahun, Jokowi Siapkan 700 Ribu Ha Lahan
Presiden mengungkapkan Indonesia masih mengimpor gula konsumsi. Saat ini gula konsumsi yang diimpor mencapai 1.088.000 ton per tahun. Sementara impor gula untuk industri berada di angka 3.569.000 ton per tahun.
Harapan terbesar Presiden dalam 5 tahun mendatang Indonesia menjadi produsen gula, tanpa harus diimpor dari negara lain. Dia mengingatkan bahwa Indonesia pernah menjadi raja gula dunia.


Produk yang dihasilkan pun diekspor ke berbagai negara. &quot;Padahal kita  tahu di Indonesia ini adalah raja gula, ekspor kita kemana-mana ke  semua negara, saat itu. Pertanyaannya, kenapa dari yang dulu mengekspor  kok sekarang impor,&quot; ucapnya.
Presiden menilai dengan penggunaan bibit yang baik dan mesin modern  yang memberikan rendemen yang baik, akan menguntungkan petani. Namun,  hal ini tentu membutuhkan investasi besar dan kerja keras.
Selain memenuhi gula konsumsi, tebu juga dapat diolah menjadi  Bioetanol yang digunakan sebagai bahan bakar alternatif pengganti Bahan  Bakar Minyak (BBM). Langkah itu, sejalan ambisi pemerintah meningkatkan  energi baru dan terbarukan (EBT).
Presiden mencatat separuh energi, BBM yang digunakan 50% adalah  impor. Dia tak ingin Indonesia terus-terusan seperti itu. Menurutnya  tebu dan sawit bisa ditingkatkan lagi, itu akan memperkuat ketahanan  energi negara nasional.
&amp;ldquo;Ini yang akan kita lakukan sehingga nantinya selain gulanya  terpenuhi, ada sisi lain yaitu karena gula juga menghasilkan molase, ini  yang akan dipakai untuk membangun industri
Bioetanol yang juga akan memperkuat ketahanan energi kita,&quot; kata dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah menargetkan Indonesia swasembada gula dalam lima tahun ke depan. Untuk itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Menteri BUMN Erick Thohir menjajaki kerja sama dengan Brazil.
Menurut Presiden, Brazil merupakan negara yang memiliki pengalaman baik dalam manajemen tebu dan gula. Kepala Negara juga memerintahkan agar BUMN menyiapkan bibit tebu dengan varietas yang paling baik.
BACA JUGA:Petani Minta HET Gula Dinaikkan, Jokowi: Kita Akan Rapatkan
&amp;ldquo;Kita harapkan dengan cara penanaman yang baik dan modern ini dalam 5 tahun kedepan, kita bisa mandiri dan ketahanan pangan kita utamanya gula bisa kita lakukan sendiri, tanpa harus mengimpor, tapi memang butuh waktu mungkin dalam jangka 5 tahun kedepan, target kita seperti itu,&quot; ungkap Presiden, Sabtu (5/11/2022).
BACA JUGA:RI Swasembada Gula dalam 5 Tahun, Jokowi Siapkan 700 Ribu Ha Lahan
Presiden mengungkapkan Indonesia masih mengimpor gula konsumsi. Saat ini gula konsumsi yang diimpor mencapai 1.088.000 ton per tahun. Sementara impor gula untuk industri berada di angka 3.569.000 ton per tahun.
Harapan terbesar Presiden dalam 5 tahun mendatang Indonesia menjadi produsen gula, tanpa harus diimpor dari negara lain. Dia mengingatkan bahwa Indonesia pernah menjadi raja gula dunia.


Produk yang dihasilkan pun diekspor ke berbagai negara. &quot;Padahal kita  tahu di Indonesia ini adalah raja gula, ekspor kita kemana-mana ke  semua negara, saat itu. Pertanyaannya, kenapa dari yang dulu mengekspor  kok sekarang impor,&quot; ucapnya.
Presiden menilai dengan penggunaan bibit yang baik dan mesin modern  yang memberikan rendemen yang baik, akan menguntungkan petani. Namun,  hal ini tentu membutuhkan investasi besar dan kerja keras.
Selain memenuhi gula konsumsi, tebu juga dapat diolah menjadi  Bioetanol yang digunakan sebagai bahan bakar alternatif pengganti Bahan  Bakar Minyak (BBM). Langkah itu, sejalan ambisi pemerintah meningkatkan  energi baru dan terbarukan (EBT).
Presiden mencatat separuh energi, BBM yang digunakan 50% adalah  impor. Dia tak ingin Indonesia terus-terusan seperti itu. Menurutnya  tebu dan sawit bisa ditingkatkan lagi, itu akan memperkuat ketahanan  energi negara nasional.
&amp;ldquo;Ini yang akan kita lakukan sehingga nantinya selain gulanya  terpenuhi, ada sisi lain yaitu karena gula juga menghasilkan molase, ini  yang akan dipakai untuk membangun industri
Bioetanol yang juga akan memperkuat ketahanan energi kita,&quot; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
