<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ribuan Buruh Bakal Mogok Kerja Nasional jika Upah 2023 Tak Naik</title><description>Kalangan buruh menuntut adanya kenaikan UMP sebesar 13%,  jika tidak kaum buruh siap mogok kerja serentak.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/06/320/2701646/ribuan-buruh-bakal-mogok-kerja-nasional-jika-upah-2023-tak-naik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/06/320/2701646/ribuan-buruh-bakal-mogok-kerja-nasional-jika-upah-2023-tak-naik"/><item><title>Ribuan Buruh Bakal Mogok Kerja Nasional jika Upah 2023 Tak Naik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/06/320/2701646/ribuan-buruh-bakal-mogok-kerja-nasional-jika-upah-2023-tak-naik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/06/320/2701646/ribuan-buruh-bakal-mogok-kerja-nasional-jika-upah-2023-tak-naik</guid><pubDate>Minggu 06 November 2022 03:32 WIB</pubDate><dc:creator>Khairunnisa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/05/320/2701646/ribuan-buruh-bakal-mogok-kerja-nasional-jika-upah-2023-tak-naik-oNvxVImsVI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Buruh ancam mogok kerja (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/05/320/2701646/ribuan-buruh-bakal-mogok-kerja-nasional-jika-upah-2023-tak-naik-oNvxVImsVI.jpg</image><title>Buruh ancam mogok kerja (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kalangan buruh menuntut adanya kenaikan UMP sebesar 13%,  jika tidak kaum buruh siap mogok kerja serentak. Presiden partai Buruh Saiq Iqal mengatakan, kaum buruh siap untuk melakukan aksi mogok kerja, apabila pengumuman kenaikan upah minimum tahun 2023 tidak mencapai 13%.
BACA JUGA:Buruh Tuntut UMP 2023 Naik 13%

Said Iqbal menjelaskan, kenaikan upah minum harus memperhatikan tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang sedang terjadi. Jangan sampai tingkat upah minum malahan lebih rendah dari tingkat inflasi.
BACA JUGA:Alasan Buruh Minta UMP 2023 Naik 13% 

&quot;Oleh karena itu kita minta (upah naik 13%), kalau tidak kami akan mempersiapkan mogok nasional pertengahan Desember kalau naik upahnya tidak sesuai tuntunan buruh,&quot; kata Said Iqbal dalam konferensi pers saat demo menuntut kenaikan upah 13% di Kemnaker, Sabtu (5/11/2022).
Menurutnya selama pandemi Covid-19 para buruh tidak merasakan kenaikan upah, sedangkan secara tidak sadar biaya hidup terus meningkat, mulai dari kenaikan BBM yang memantik kenaikan harga bahan pokok.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNC80LzE1NjI4MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kita semua kan sama, upah tidak naik, masa kita diam saja, negeri  ini sedang baik, IMF melihat Indonesia pertumbuhan ekonominya nomor 3  terbaik di dunia,&quot; sambungnya.
Said Iqbal menegaskan, Kementerian Ketegangan kerjaan seharusnya  mendukung para pekerja, bukan justru manut apa saran pengusaha. Maka  pertimbangan kenaikan upah seharusnya sepadan dengan meningkatnya biaya  hidup.
&quot;Jangan membela kepentingan pengusaha hitam, siapa itu, pro  outsourcing, pro upah murah, PHK gampang, tidak mau naikan upah, itulah  pengusaha hitam,&quot; pungkasnya.
&quot;Sudah cukup kota berdiam diri, mogok nasional kami persiapkan,&quot; pungkasnya.
Baca Selengkapnya: Buruh Bakal Mogok Kerja Nasional jika Upah 2023 Tidak Naik 13%</description><content:encoded>JAKARTA - Kalangan buruh menuntut adanya kenaikan UMP sebesar 13%,  jika tidak kaum buruh siap mogok kerja serentak. Presiden partai Buruh Saiq Iqal mengatakan, kaum buruh siap untuk melakukan aksi mogok kerja, apabila pengumuman kenaikan upah minimum tahun 2023 tidak mencapai 13%.
BACA JUGA:Buruh Tuntut UMP 2023 Naik 13%

Said Iqbal menjelaskan, kenaikan upah minum harus memperhatikan tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang sedang terjadi. Jangan sampai tingkat upah minum malahan lebih rendah dari tingkat inflasi.
BACA JUGA:Alasan Buruh Minta UMP 2023 Naik 13% 

&quot;Oleh karena itu kita minta (upah naik 13%), kalau tidak kami akan mempersiapkan mogok nasional pertengahan Desember kalau naik upahnya tidak sesuai tuntunan buruh,&quot; kata Said Iqbal dalam konferensi pers saat demo menuntut kenaikan upah 13% di Kemnaker, Sabtu (5/11/2022).
Menurutnya selama pandemi Covid-19 para buruh tidak merasakan kenaikan upah, sedangkan secara tidak sadar biaya hidup terus meningkat, mulai dari kenaikan BBM yang memantik kenaikan harga bahan pokok.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNC80LzE1NjI4MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kita semua kan sama, upah tidak naik, masa kita diam saja, negeri  ini sedang baik, IMF melihat Indonesia pertumbuhan ekonominya nomor 3  terbaik di dunia,&quot; sambungnya.
Said Iqbal menegaskan, Kementerian Ketegangan kerjaan seharusnya  mendukung para pekerja, bukan justru manut apa saran pengusaha. Maka  pertimbangan kenaikan upah seharusnya sepadan dengan meningkatnya biaya  hidup.
&quot;Jangan membela kepentingan pengusaha hitam, siapa itu, pro  outsourcing, pro upah murah, PHK gampang, tidak mau naikan upah, itulah  pengusaha hitam,&quot; pungkasnya.
&quot;Sudah cukup kota berdiam diri, mogok nasional kami persiapkan,&quot; pungkasnya.
Baca Selengkapnya: Buruh Bakal Mogok Kerja Nasional jika Upah 2023 Tidak Naik 13%</content:encoded></item></channel></rss>
