<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>FKS Food (AISA) Rugi Rp39,4 Miliar, Ini Penyebabnya</title><description>AISA mencatat rugi bersih sebesar Rp39,48 miliar hingga kuartal III 2022. Hasil ini berbanding terbalik dengan periode.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/07/320/2702333/fks-food-aisa-rugi-rp39-4-miliar-ini-penyebabnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/07/320/2702333/fks-food-aisa-rugi-rp39-4-miliar-ini-penyebabnya"/><item><title>FKS Food (AISA) Rugi Rp39,4 Miliar, Ini Penyebabnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/07/320/2702333/fks-food-aisa-rugi-rp39-4-miliar-ini-penyebabnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/07/320/2702333/fks-food-aisa-rugi-rp39-4-miliar-ini-penyebabnya</guid><pubDate>Senin 07 November 2022 11:44 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/07/320/2702333/fks-food-aisa-rugi-rp39-4-miliar-ini-penyebabnya-S1lEWjzgnb.jfif" expression="full" type="image/jpeg">FKS Food (AISA) Catat Rugi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/07/320/2702333/fks-food-aisa-rugi-rp39-4-miliar-ini-penyebabnya-S1lEWjzgnb.jfif</image><title>FKS Food (AISA) Catat Rugi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT FKS Food Sejahtera Tbk (AISA) mencatat rugi bersih sebesar Rp39,48 miliar hingga kuartal III 2022. Hasil ini berbanding terbalik dengan periode yang sama tahun sebelumnya, di mana perseroan mencatatkan laba sebesar Rp17,92 miliar.
Meski demikian, penjualan bersih perseroan tercatat naik 19,38% menjadi Rp1,30 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp1,09 triliun. Berdasarkan produknya, penjualan makanan ringan tercatat sebesar Rp760,01 miliar, sementara produk makanan pokok sebesar Rp582,35 miliar. Adapun, perseroan mencatatkan diskon penjualan dan rabat sebesar Rp36,74 miliar.
BACA JUGA:Direktur Kurniamitra Duta (KMDS) Borong Saham Rp248,4 Juta

Dari sisi pengeluaran, beban pokok penjualan AISA naik menjadi Rp960,98 miliar. Sementara itu, beban penjualan dan distribusi naik menjadi Rp250,07 miliar, serta beban umum dan administrasi sebesar Rp116,29 miliar.
BACA JUGA:Dear Investor, Berikut Rekomendasi Pilihan Saham Terbaik untuk Pekan Depan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Hingga September 2022, total nilai aset perseroan naik tipis 0,71% menjadi Rp1,77 triliun, dari posisi akhir tahun lalu yang sebesar Rp1,76 triliun. Adapun, liabilitas tercatat sebesar Rp979,37 miliar, dan ekuitas sebesar Rp794,86 miliar.Perseroan menargetkan pendapatan sebesar Rp1,5 triliun hingga akhir tahun 2022. Namun, perseroan mengedepankan upaya agar produk milik perseroan dapat dijangkau dengan cara yang paling efisien, baik dari segi produksi maupun daya beli masyarakat.
Untuk meningkatkan kinerja sepanjang tahun ini, perseroan melakukan beberapa strategi yakni, dengan melakukan peningkatan sales, melakukan efisiensi produksi, dan mempertimbangkan segmen produksi apa saja yang bisa diefisiensikan.</description><content:encoded>JAKARTA - PT FKS Food Sejahtera Tbk (AISA) mencatat rugi bersih sebesar Rp39,48 miliar hingga kuartal III 2022. Hasil ini berbanding terbalik dengan periode yang sama tahun sebelumnya, di mana perseroan mencatatkan laba sebesar Rp17,92 miliar.
Meski demikian, penjualan bersih perseroan tercatat naik 19,38% menjadi Rp1,30 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp1,09 triliun. Berdasarkan produknya, penjualan makanan ringan tercatat sebesar Rp760,01 miliar, sementara produk makanan pokok sebesar Rp582,35 miliar. Adapun, perseroan mencatatkan diskon penjualan dan rabat sebesar Rp36,74 miliar.
BACA JUGA:Direktur Kurniamitra Duta (KMDS) Borong Saham Rp248,4 Juta

Dari sisi pengeluaran, beban pokok penjualan AISA naik menjadi Rp960,98 miliar. Sementara itu, beban penjualan dan distribusi naik menjadi Rp250,07 miliar, serta beban umum dan administrasi sebesar Rp116,29 miliar.
BACA JUGA:Dear Investor, Berikut Rekomendasi Pilihan Saham Terbaik untuk Pekan Depan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Hingga September 2022, total nilai aset perseroan naik tipis 0,71% menjadi Rp1,77 triliun, dari posisi akhir tahun lalu yang sebesar Rp1,76 triliun. Adapun, liabilitas tercatat sebesar Rp979,37 miliar, dan ekuitas sebesar Rp794,86 miliar.Perseroan menargetkan pendapatan sebesar Rp1,5 triliun hingga akhir tahun 2022. Namun, perseroan mengedepankan upaya agar produk milik perseroan dapat dijangkau dengan cara yang paling efisien, baik dari segi produksi maupun daya beli masyarakat.
Untuk meningkatkan kinerja sepanjang tahun ini, perseroan melakukan beberapa strategi yakni, dengan melakukan peningkatan sales, melakukan efisiensi produksi, dan mempertimbangkan segmen produksi apa saja yang bisa diefisiensikan.</content:encoded></item></channel></rss>
