<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPS Ungkap Data Pengangguran di RI</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap data pengangguran di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/07/320/2702737/bps-ungkap-data-pengangguran-di-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/07/320/2702737/bps-ungkap-data-pengangguran-di-ri"/><item><title>BPS Ungkap Data Pengangguran di RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/07/320/2702737/bps-ungkap-data-pengangguran-di-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/07/320/2702737/bps-ungkap-data-pengangguran-di-ri</guid><pubDate>Senin 07 November 2022 18:30 WIB</pubDate><dc:creator>Khairunnisa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/07/320/2702737/bps-ungkap-data-pengangguran-di-ri-INBYCPDS9W.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BPS ungkap angka pengangguran (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/07/320/2702737/bps-ungkap-data-pengangguran-di-ri-INBYCPDS9W.jpg</image><title>BPS ungkap angka pengangguran (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap data pengangguran di Indonesia. BPS melaporkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) Indonesia turun menjadi 5,86% di Agustus 2022 dari Agustus 2021 yang sebesar 6,49%.
&quot;Keadaan ketenagakerjaan semakin baik seiring dengan penguatan ekonomi,&quot; tutur Kepala BPS Margo Yuwono dilansir dari Antara, Senin (7/11/2022).
BACA JUGA:Ekonomi Melesat tapi Pengangguran di Indonesia Naik Jadi 8,42 Juta Orang

Dia menyebutkan angka pengangguran di Indonesia per Agustus 2022 pun menurun menjadi 8,42 juta orang dari Agustus 2021 yang sebesar 9,1 juta orang serta Februari 2022 yang mencapai 8,4 juta orang.
TPT merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur tenaga kerja yang tidak terserap oleh pasar kerja dan menggambarkan kurang termanfaatkannya pasokan tenaga kerja. Dengan TPT 5,86%, berarti dari 100 orang angkatan kerja, terdapat sekitar enam orang penganggur.
BACA JUGA:Jumlah Pekerja Terdampak Covid-19 Menurun, Pengangguran Berkurang 

Adapun penurunan TPT konsisten terjadi menurut jenis kelamin maupun wilayah. TPT laki-laki tercatat menurun dari Agustus 2021 yakni 6,74% menjadi 5,93% dan TPT perempuan dari 6,11% menjadi 5,75%.
Kemudian menurut wilayah, terdapat penurunan TPT baik di perkotaan maupun pedesaan yakni masing-masing dari 8,32% menjadi 7,74% serta dari 4,17% menjadi 3,43%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM5Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Secara spasial, Margo menuturkan TPT sebagian besar provinsi di bawah  nasional, dengan terendah di Sulawesi Barat sebesar 2,34% dan tertinggi  di Jawa Barat.
&quot;TPT 9 provinsi berada di atas TPT nasional, sedangkan TPT 25 provinsi berada di bawah TPT nasional,&quot; jelasnya.
Sementara pada Agustus 2022, TPT penduduk kelompok umur muda (15-24  tahun) merupakan TPT tertinggi, yaitu mencapai 20,63%. Sedangkan TPT  penduduk kelompok umur tua (60 tahun ke atas) merupakan yang paling  rendah, yaitu sebesar 2,85%.
Apabila dilihat berdasarkan pendidikan tertinggi yang ditamatkan oleh  angkatan kerja, TPT tamatan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih  merupakan yang paling tinggi dibandingkan tamatan jenjang pendidikan  lainnya, yaitu sebesar 9,42%. Sementara TPT yang paling rendah adalah  pendidikan Sekolah Dasar (SD) ke bawah, yaitu 3,59%.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap data pengangguran di Indonesia. BPS melaporkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) Indonesia turun menjadi 5,86% di Agustus 2022 dari Agustus 2021 yang sebesar 6,49%.
&quot;Keadaan ketenagakerjaan semakin baik seiring dengan penguatan ekonomi,&quot; tutur Kepala BPS Margo Yuwono dilansir dari Antara, Senin (7/11/2022).
BACA JUGA:Ekonomi Melesat tapi Pengangguran di Indonesia Naik Jadi 8,42 Juta Orang

Dia menyebutkan angka pengangguran di Indonesia per Agustus 2022 pun menurun menjadi 8,42 juta orang dari Agustus 2021 yang sebesar 9,1 juta orang serta Februari 2022 yang mencapai 8,4 juta orang.
TPT merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur tenaga kerja yang tidak terserap oleh pasar kerja dan menggambarkan kurang termanfaatkannya pasokan tenaga kerja. Dengan TPT 5,86%, berarti dari 100 orang angkatan kerja, terdapat sekitar enam orang penganggur.
BACA JUGA:Jumlah Pekerja Terdampak Covid-19 Menurun, Pengangguran Berkurang 

Adapun penurunan TPT konsisten terjadi menurut jenis kelamin maupun wilayah. TPT laki-laki tercatat menurun dari Agustus 2021 yakni 6,74% menjadi 5,93% dan TPT perempuan dari 6,11% menjadi 5,75%.
Kemudian menurut wilayah, terdapat penurunan TPT baik di perkotaan maupun pedesaan yakni masing-masing dari 8,32% menjadi 7,74% serta dari 4,17% menjadi 3,43%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM5Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Secara spasial, Margo menuturkan TPT sebagian besar provinsi di bawah  nasional, dengan terendah di Sulawesi Barat sebesar 2,34% dan tertinggi  di Jawa Barat.
&quot;TPT 9 provinsi berada di atas TPT nasional, sedangkan TPT 25 provinsi berada di bawah TPT nasional,&quot; jelasnya.
Sementara pada Agustus 2022, TPT penduduk kelompok umur muda (15-24  tahun) merupakan TPT tertinggi, yaitu mencapai 20,63%. Sedangkan TPT  penduduk kelompok umur tua (60 tahun ke atas) merupakan yang paling  rendah, yaitu sebesar 2,85%.
Apabila dilihat berdasarkan pendidikan tertinggi yang ditamatkan oleh  angkatan kerja, TPT tamatan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih  merupakan yang paling tinggi dibandingkan tamatan jenjang pendidikan  lainnya, yaitu sebesar 9,42%. Sementara TPT yang paling rendah adalah  pendidikan Sekolah Dasar (SD) ke bawah, yaitu 3,59%.</content:encoded></item></channel></rss>
