<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mitra Keluarga (MIKA) Catat Laba Rp744,18 Miliar di Kuartal III-2022, Tergerus 15,69%</title><description>MIKA mencatatkan penurunan laba bersih hingga kuartal III 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/08/278/2703011/mitra-keluarga-mika-catat-laba-rp744-18-miliar-di-kuartal-iii-2022-tergerus-15-69</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/08/278/2703011/mitra-keluarga-mika-catat-laba-rp744-18-miliar-di-kuartal-iii-2022-tergerus-15-69"/><item><title>Mitra Keluarga (MIKA) Catat Laba Rp744,18 Miliar di Kuartal III-2022, Tergerus 15,69%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/08/278/2703011/mitra-keluarga-mika-catat-laba-rp744-18-miliar-di-kuartal-iii-2022-tergerus-15-69</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/08/278/2703011/mitra-keluarga-mika-catat-laba-rp744-18-miliar-di-kuartal-iii-2022-tergerus-15-69</guid><pubDate>Selasa 08 November 2022 09:24 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/08/278/2703011/mitra-keluarga-mika-catat-laba-rp744-18-miliar-di-kuartal-iii-2022-tergerus-15-69-B1oOXj3PgC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba MIKA (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/08/278/2703011/mitra-keluarga-mika-catat-laba-rp744-18-miliar-di-kuartal-iii-2022-tergerus-15-69-B1oOXj3PgC.jpg</image><title>Laba MIKA (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) mencatatkan penurunan laba bersih hingga kuartal III 2022. Pengelola Rumah Sakit Mitra Keluarga ini membukukan laba sebesar Rp744,18 miliar, turun 15,69% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp882,76 miliar.
Sejalan dengan itu, pendapatan perseroan juga susut 9,79% menjadi Rp3,07 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp3,40 triliun. Berdasarkan segmennya, pendapatan rawat inap tercatat sebesar Rp2,02 triliun, turun dari sebelumnya sebesar Rp2,23 triliun. Sementara itu, pendapatan rawat jalan tercatat sebesar Rp1,05 triliun, turun dari sebelumnya 1,16 triliun.
BACA JUGA:IHSG Berpotensi Menguat, Cek Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini

Berdasarkan wilayah geografisnya, pendapatan di wilayah Jakarta dan Jawa Barat tercatat sebesar Rp2,50 triliun. Kemudian, wilayah Tegal dan Surabaya tercatat sebesar Rp564,68 miliar, dan lainnya tercatat sebesar Rp994,30 miliar. Di samping itu, perseroan juga mencatatkan eliminasi sebesar Rp994,30.
Dari sisi pengeluaran, beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp1,45 triliun, turun dari sebelumnya Rp1,62 triliun. Sedangkan, beban usaha perseroan naik menjadi Rp647,55 miliar dari sebelumnya Rp555,22 miliar.
Secara rinci, beban penjualan MIKA naik menjadi Rp40,97 miliar, dari sebelumnya sebesar Rp36,53 miliar, serta beban umum dan administrasi tercatat sebesar Rp606,58 miliar, dari sebelumnya Rp518,69 miliar.
BACA JUGA:BEI: 61% Saham yang Tercatat Merupakan Saham Syariah

Total nilai aset MIKA per September 2022 turun 2,23% menjadi Rp6,70 triliun, dari  posisi akhir Desember 2021 sebesar Rp6,86 triliun. Liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp863,56 miliar, dan ekuitas sebesar Rp5,84 triliun.Terkait pertumbuhan kinerja hingga akhir tahun, perseroan tidak memperhitungkan atau mengasumsikan adanya pasien Covid-19, pasalnya severity dan hospitalisasi pasien Covid-19 sudah menurun jika dibandingkan dengan tahun lalu.
MIKA menargetkan pendapatan tumbuh hingga 5% dan EBITDA tumbuh sebesar 36% hingga 38%. Untuk mencapai target tersebut, perseroan menjalankan strategi dengan menambah rumah sakit baru dan layanan-layanan di rumah sakit yang sudah beroperasi, antara lain radioterapi, sport terapi, klinik fertality, serta pembukaan rumah sakit di Deltamas.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) mencatatkan penurunan laba bersih hingga kuartal III 2022. Pengelola Rumah Sakit Mitra Keluarga ini membukukan laba sebesar Rp744,18 miliar, turun 15,69% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp882,76 miliar.
Sejalan dengan itu, pendapatan perseroan juga susut 9,79% menjadi Rp3,07 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp3,40 triliun. Berdasarkan segmennya, pendapatan rawat inap tercatat sebesar Rp2,02 triliun, turun dari sebelumnya sebesar Rp2,23 triliun. Sementara itu, pendapatan rawat jalan tercatat sebesar Rp1,05 triliun, turun dari sebelumnya 1,16 triliun.
BACA JUGA:IHSG Berpotensi Menguat, Cek Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini

Berdasarkan wilayah geografisnya, pendapatan di wilayah Jakarta dan Jawa Barat tercatat sebesar Rp2,50 triliun. Kemudian, wilayah Tegal dan Surabaya tercatat sebesar Rp564,68 miliar, dan lainnya tercatat sebesar Rp994,30 miliar. Di samping itu, perseroan juga mencatatkan eliminasi sebesar Rp994,30.
Dari sisi pengeluaran, beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp1,45 triliun, turun dari sebelumnya Rp1,62 triliun. Sedangkan, beban usaha perseroan naik menjadi Rp647,55 miliar dari sebelumnya Rp555,22 miliar.
Secara rinci, beban penjualan MIKA naik menjadi Rp40,97 miliar, dari sebelumnya sebesar Rp36,53 miliar, serta beban umum dan administrasi tercatat sebesar Rp606,58 miliar, dari sebelumnya Rp518,69 miliar.
BACA JUGA:BEI: 61% Saham yang Tercatat Merupakan Saham Syariah

Total nilai aset MIKA per September 2022 turun 2,23% menjadi Rp6,70 triliun, dari  posisi akhir Desember 2021 sebesar Rp6,86 triliun. Liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp863,56 miliar, dan ekuitas sebesar Rp5,84 triliun.Terkait pertumbuhan kinerja hingga akhir tahun, perseroan tidak memperhitungkan atau mengasumsikan adanya pasien Covid-19, pasalnya severity dan hospitalisasi pasien Covid-19 sudah menurun jika dibandingkan dengan tahun lalu.
MIKA menargetkan pendapatan tumbuh hingga 5% dan EBITDA tumbuh sebesar 36% hingga 38%. Untuk mencapai target tersebut, perseroan menjalankan strategi dengan menambah rumah sakit baru dan layanan-layanan di rumah sakit yang sudah beroperasi, antara lain radioterapi, sport terapi, klinik fertality, serta pembukaan rumah sakit di Deltamas.</content:encoded></item></channel></rss>
