<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Airlangga: Presidensi G20 Sumbang Rp7,4 Triliun ke Ekonomi Indonesia</title><description>Airlangga Hartarto menyebut Presidensi G20 di Indonesia menyumbang Rp7,4 triliun terhadap perekonomian domestik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/08/320/2702971/menko-airlangga-presidensi-g20-sumbang-rp7-4-triliun-ke-ekonomi-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/08/320/2702971/menko-airlangga-presidensi-g20-sumbang-rp7-4-triliun-ke-ekonomi-indonesia"/><item><title>Menko Airlangga: Presidensi G20 Sumbang Rp7,4 Triliun ke Ekonomi Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/08/320/2702971/menko-airlangga-presidensi-g20-sumbang-rp7-4-triliun-ke-ekonomi-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/08/320/2702971/menko-airlangga-presidensi-g20-sumbang-rp7-4-triliun-ke-ekonomi-indonesia</guid><pubDate>Selasa 08 November 2022 08:23 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/08/320/2702971/menko-airlangga-presidensi-g20-sumbang-rp7-4-triliun-ke-ekonomi-indonesia-YtPVcNgOq9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenko Perekonomian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/08/320/2702971/menko-airlangga-presidensi-g20-sumbang-rp7-4-triliun-ke-ekonomi-indonesia-YtPVcNgOq9.jpg</image><title>Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenko Perekonomian)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut Presidensi G20 di Indonesia menyumbang Rp7,4 triliun terhadap perekonomian domestik, yang meliputi konsumsi secara langsung sebesar Rp1,7 triliun.
Selain itu, tenaga kerja yang diserap dari kegiatan langsung perhelatan G20 Indonesia maupun dari kegiatan UMKM tercatat mencapai 33 ribu.
BACA JUGA:Menko Airlangga Optimistis Indonesia Tak Jatuh ke Jurang Resesi, Ini Buktinya

&quot;Selama Presidensi G20 ini, telah digelar kegiatan berjumlah 438 yang terdiri dari ministerial meeting, working group, engagement group, dan side event,&quot; ujar Airlangga dalam Konferensi Pers Capaian Pertumbuhan Ekonomi Triwulan ke-3 yang dipantau secara daring dikutip Antara, Selasa (8/11/2022).
Ia menuturkan realisasi kegiatan tersebut melebihi jumlah hari dalam satu tahun. Adapun seluruh kegiatan itu dilakukan di 25 kota.
Dengan seluruh kegiatan yang ada, Airlangga mengungkapkan hampir seluruh negara rekanan Indonesia mengaku G20 Indonesia menjadi perhelatan G20 yang paling meriah.
BACA JUGA:Ekonomi RI Tumbuh 5,72%, Menko Airlangga: Impresif dan Menguat

Sejauh ini untuk Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) yang akan diselenggarakan di Bali, sudah terdapat 2.500 orang yang sudah mendaftar dari 39 delegasi, yang meliputi 20 negara anggota G20, 9 negara undangan, dan 10 lembaga dunia.Maka dari itu, ia berpendapat KTT G20 tersebut pun akan membuat perekonomian secara nasional baik dan dari segi rekognisi, Indonesia akan menjadi perhatian puncak dunia dalam perhelatan G20.
&quot;Tentu dampaknya adalah dampak ke depan apalagi pada saat G20 ini, ekonomi Indonesia tumbuh baik di level 5,72% dengan inflasi yang bisa ditekan turun di level 5,7 persen,&quot; jelasnya.
Oleh karenanya, Mantan Menteri Perindustrian ini menilai Indonesia kini memiliki performa yang baik dalam memimpin G20 serta keketuaan ASEAN. Dengan demikian hal tersebut akan membuat Indonesia semakin diperhitungkan.
Apalagi, berdasarkan Purchasing Power Parity (PPP) atau paritas daya beli, ekonomi Indonesia kini menjadi nomor tujuh di dunia dan kemungkinan akan masuk ke peringkat empat besar lebih cepat, yaitu di tahun 2030.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut Presidensi G20 di Indonesia menyumbang Rp7,4 triliun terhadap perekonomian domestik, yang meliputi konsumsi secara langsung sebesar Rp1,7 triliun.
Selain itu, tenaga kerja yang diserap dari kegiatan langsung perhelatan G20 Indonesia maupun dari kegiatan UMKM tercatat mencapai 33 ribu.
BACA JUGA:Menko Airlangga Optimistis Indonesia Tak Jatuh ke Jurang Resesi, Ini Buktinya

&quot;Selama Presidensi G20 ini, telah digelar kegiatan berjumlah 438 yang terdiri dari ministerial meeting, working group, engagement group, dan side event,&quot; ujar Airlangga dalam Konferensi Pers Capaian Pertumbuhan Ekonomi Triwulan ke-3 yang dipantau secara daring dikutip Antara, Selasa (8/11/2022).
Ia menuturkan realisasi kegiatan tersebut melebihi jumlah hari dalam satu tahun. Adapun seluruh kegiatan itu dilakukan di 25 kota.
Dengan seluruh kegiatan yang ada, Airlangga mengungkapkan hampir seluruh negara rekanan Indonesia mengaku G20 Indonesia menjadi perhelatan G20 yang paling meriah.
BACA JUGA:Ekonomi RI Tumbuh 5,72%, Menko Airlangga: Impresif dan Menguat

Sejauh ini untuk Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) yang akan diselenggarakan di Bali, sudah terdapat 2.500 orang yang sudah mendaftar dari 39 delegasi, yang meliputi 20 negara anggota G20, 9 negara undangan, dan 10 lembaga dunia.Maka dari itu, ia berpendapat KTT G20 tersebut pun akan membuat perekonomian secara nasional baik dan dari segi rekognisi, Indonesia akan menjadi perhatian puncak dunia dalam perhelatan G20.
&quot;Tentu dampaknya adalah dampak ke depan apalagi pada saat G20 ini, ekonomi Indonesia tumbuh baik di level 5,72% dengan inflasi yang bisa ditekan turun di level 5,7 persen,&quot; jelasnya.
Oleh karenanya, Mantan Menteri Perindustrian ini menilai Indonesia kini memiliki performa yang baik dalam memimpin G20 serta keketuaan ASEAN. Dengan demikian hal tersebut akan membuat Indonesia semakin diperhitungkan.
Apalagi, berdasarkan Purchasing Power Parity (PPP) atau paritas daya beli, ekonomi Indonesia kini menjadi nomor tujuh di dunia dan kemungkinan akan masuk ke peringkat empat besar lebih cepat, yaitu di tahun 2030.</content:encoded></item></channel></rss>
