<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bayar Utang Rp960 Miliar, MDIA Gelar Private Placement</title><description>MDIA) berencana melakukan Rencana Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/09/278/2704039/bayar-utang-rp960-miliar-mdia-gelar-private-placement</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/09/278/2704039/bayar-utang-rp960-miliar-mdia-gelar-private-placement"/><item><title>Bayar Utang Rp960 Miliar, MDIA Gelar Private Placement</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/09/278/2704039/bayar-utang-rp960-miliar-mdia-gelar-private-placement</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/09/278/2704039/bayar-utang-rp960-miliar-mdia-gelar-private-placement</guid><pubDate>Rabu 09 November 2022 14:07 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/09/278/2704039/bayar-utang-rp960-miliar-mdia-gelar-private-placement-B70ZVRwzrr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">MDIA Bayar Utang (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/09/278/2704039/bayar-utang-rp960-miliar-mdia-gelar-private-placement-B70ZVRwzrr.jpg</image><title>MDIA Bayar Utang (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) berencana melakukan Rencana Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement dengan menerbitkan sebanyak 3.921.553.840 saham baru bernominal Rp10 per lembar.
Hal ini untuk perkuat struktur modal dan juga melunasi utang anak usahanya yakni PT Cakrawala Andalas Televisi (CAT) senilai Rp960 miliar.
BACA JUGA:Melantai di Bursa, Saham OMED Dilirik Investor hingga Oversubscribed

Disebutkan, jumlah saham yang ditawarkan itu setara dengan 10% dari modal ditempatkan dan disetor. Dijelaskan,&amp;nbsp;CAT memiliki kewajiban untuk menyelesaikan utang Senior Facility yaitu sebesar Rp.960&amp;nbsp;miliar.
Pembayaran tersebut akan dilakukan melalui Fasilitas Refinancing yang akan diperoleh CAT dari lembaga keuangan maupun Lembaga non-keuangan serta sumber pendanaan lainnya (Cash Settlement).
BACA JUGA:Saham Puri Sentul Permai (KDTN) Meroket 31% pada Hari Pertama di Bursa

Dengan demikian, CAT memerlukan sumber pendanaan alternatif untuk memenuhi kewajiban pembayaran utang tersebut. Aksi korporasi ini akan dilakukan dalam rentang waktu 2 tahun sejak persetujuan pemodal dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 14 Desember 2022.Bagi pemodal yang berminat mengikuti RUPSLB tersebut wajib tercantum dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada penutupan perdagangan bursa tanggal 21 November 2022.
Jika rencana ini terlaksana, maka porsi kepemilikan PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) akan turun menjadi 81,81% dari posisi saat ini 89,99%. Sedangkan pemodal baru akan memegang 9,09% dan total porsi investor publik akan turun menjadi 9,091% dari 10,0003%.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) berencana melakukan Rencana Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement dengan menerbitkan sebanyak 3.921.553.840 saham baru bernominal Rp10 per lembar.
Hal ini untuk perkuat struktur modal dan juga melunasi utang anak usahanya yakni PT Cakrawala Andalas Televisi (CAT) senilai Rp960 miliar.
BACA JUGA:Melantai di Bursa, Saham OMED Dilirik Investor hingga Oversubscribed

Disebutkan, jumlah saham yang ditawarkan itu setara dengan 10% dari modal ditempatkan dan disetor. Dijelaskan,&amp;nbsp;CAT memiliki kewajiban untuk menyelesaikan utang Senior Facility yaitu sebesar Rp.960&amp;nbsp;miliar.
Pembayaran tersebut akan dilakukan melalui Fasilitas Refinancing yang akan diperoleh CAT dari lembaga keuangan maupun Lembaga non-keuangan serta sumber pendanaan lainnya (Cash Settlement).
BACA JUGA:Saham Puri Sentul Permai (KDTN) Meroket 31% pada Hari Pertama di Bursa

Dengan demikian, CAT memerlukan sumber pendanaan alternatif untuk memenuhi kewajiban pembayaran utang tersebut. Aksi korporasi ini akan dilakukan dalam rentang waktu 2 tahun sejak persetujuan pemodal dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 14 Desember 2022.Bagi pemodal yang berminat mengikuti RUPSLB tersebut wajib tercantum dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada penutupan perdagangan bursa tanggal 21 November 2022.
Jika rencana ini terlaksana, maka porsi kepemilikan PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) akan turun menjadi 81,81% dari posisi saat ini 89,99%. Sedangkan pemodal baru akan memegang 9,09% dan total porsi investor publik akan turun menjadi 9,091% dari 10,0003%.</content:encoded></item></channel></rss>
