<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perbankan di RI Sehat, LPS Sebut Belum Ada Penutupan Bank Sepanjang 2022   </title><description>Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sama sekali belum melikuidasi atau menutup perbankan sepanjang 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/09/320/2704270/perbankan-di-ri-sehat-lps-sebut-belum-ada-penutupan-bank-sepanjang-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/09/320/2704270/perbankan-di-ri-sehat-lps-sebut-belum-ada-penutupan-bank-sepanjang-2022"/><item><title>Perbankan di RI Sehat, LPS Sebut Belum Ada Penutupan Bank Sepanjang 2022   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/09/320/2704270/perbankan-di-ri-sehat-lps-sebut-belum-ada-penutupan-bank-sepanjang-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/09/320/2704270/perbankan-di-ri-sehat-lps-sebut-belum-ada-penutupan-bank-sepanjang-2022</guid><pubDate>Rabu 09 November 2022 17:52 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/09/320/2704270/perbankan-di-ri-sehat-lps-sebut-belum-ada-penutupan-bank-sepanjang-2022-ERJ74FV5wr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">LPS Sebut Belum Ada Penutupan Bank Sepanjang 2022</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/09/320/2704270/perbankan-di-ri-sehat-lps-sebut-belum-ada-penutupan-bank-sepanjang-2022-ERJ74FV5wr.jpg</image><title>LPS Sebut Belum Ada Penutupan Bank Sepanjang 2022</title></images><description>JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sama sekali belum melikuidasi atau menutup perbankan sepanjang 2022. Hal ini mengindikasikan bahwa perbankan masih sehat.

&quot;Setiap tahunnya, 6 sampai 7 BPR (Bank Perkreditan Rakyat) tutup (likuidasi), tapi tahun ini 0, artinya keadaannya membaik, itu BPR. Apalagi BPD (Bank Perkreditan Daerah), apalagi bank umum, keadaannya benar-benar membaik,&quot; kata Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa usai Konferensi Pers terkait Seminar Internasional LPS di Nusa Dua, Bali, Rabu (9/11/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Fenomena Digitalisasi Bikin 2.593 Kantor Bank Tutup
Sebelumnya BPR memperkirakan setidaknya terdapat 8 BPR yang akan ditutup tahun ini, tapi ternyata perbankan semakin sehat seiring dengan pemulihan ekonomi dari dampak pandemi COVID-19.


&quot;Kebijakannya sudah pas yang dibuat oleh KSSK (Komite Stabilitas Sistem Keuangan), kebijakan cukup di sistem, dan ekonominya tetap didorong untuk tumbuh di atas 5,7%,&quot; katanya.


Adapun terkait Loan At Risk (LAR) perbankan di suatu daerah yang cukup tinggi, misalnya di Bali yang mencapai 71% dari total kredit senilai Rp8 triliun, ia berharap kondisi perbankan akan semakin membaik seiring dengan perekonomian yang kembali bergerak.


&quot;Bali kan daerah yang terpukul amat dalam karena ekonominya terutama dari pariwisata, tapi kan pariwisata mulai dibuka 2 bulan terakhir,&quot; katanya.

&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNC80LzE1NjI3My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dengan pemulihan sektor pariwisata di Bali terutama karena berbagai agenda Internasional seperti Presidensi G20 Indonesia, perekonomian di Bali digarap bertumbuh sehingga LAR perbankan di Bali juga menurun secara bertahap.


&quot;Kalau sekarang, LPS belum ada tutup bank Bali. Ada bank yang sakit, tapi perbankan yang lampau, sementara bank yang baru, belum ada,&quot; katanya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sama sekali belum melikuidasi atau menutup perbankan sepanjang 2022. Hal ini mengindikasikan bahwa perbankan masih sehat.

&quot;Setiap tahunnya, 6 sampai 7 BPR (Bank Perkreditan Rakyat) tutup (likuidasi), tapi tahun ini 0, artinya keadaannya membaik, itu BPR. Apalagi BPD (Bank Perkreditan Daerah), apalagi bank umum, keadaannya benar-benar membaik,&quot; kata Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa usai Konferensi Pers terkait Seminar Internasional LPS di Nusa Dua, Bali, Rabu (9/11/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Fenomena Digitalisasi Bikin 2.593 Kantor Bank Tutup
Sebelumnya BPR memperkirakan setidaknya terdapat 8 BPR yang akan ditutup tahun ini, tapi ternyata perbankan semakin sehat seiring dengan pemulihan ekonomi dari dampak pandemi COVID-19.


&quot;Kebijakannya sudah pas yang dibuat oleh KSSK (Komite Stabilitas Sistem Keuangan), kebijakan cukup di sistem, dan ekonominya tetap didorong untuk tumbuh di atas 5,7%,&quot; katanya.


Adapun terkait Loan At Risk (LAR) perbankan di suatu daerah yang cukup tinggi, misalnya di Bali yang mencapai 71% dari total kredit senilai Rp8 triliun, ia berharap kondisi perbankan akan semakin membaik seiring dengan perekonomian yang kembali bergerak.


&quot;Bali kan daerah yang terpukul amat dalam karena ekonominya terutama dari pariwisata, tapi kan pariwisata mulai dibuka 2 bulan terakhir,&quot; katanya.

&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNC80LzE1NjI3My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dengan pemulihan sektor pariwisata di Bali terutama karena berbagai agenda Internasional seperti Presidensi G20 Indonesia, perekonomian di Bali digarap bertumbuh sehingga LAR perbankan di Bali juga menurun secara bertahap.


&quot;Kalau sekarang, LPS belum ada tutup bank Bali. Ada bank yang sakit, tapi perbankan yang lampau, sementara bank yang baru, belum ada,&quot; katanya.

</content:encoded></item></channel></rss>
