<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Melantai di Bursa, Bersama Zatta (ZATA) Raup Rp170 Miliar</title><description>PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) meraup dana IPO Rp170 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/10/278/2704577/melantai-di-bursa-bersama-zatta-zata-raup-rp170-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/10/278/2704577/melantai-di-bursa-bersama-zatta-zata-raup-rp170-miliar"/><item><title>Melantai di Bursa, Bersama Zatta (ZATA) Raup Rp170 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/10/278/2704577/melantai-di-bursa-bersama-zatta-zata-raup-rp170-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/10/278/2704577/melantai-di-bursa-bersama-zatta-zata-raup-rp170-miliar</guid><pubDate>Kamis 10 November 2022 10:14 WIB</pubDate><dc:creator>Viola Triamanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/10/278/2704577/melantai-di-bursa-bersama-zatta-zata-raup-rp170-miliar-RC7CvYsZjX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ZATA raup dana IPO Rp170 miliar (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/10/278/2704577/melantai-di-bursa-bersama-zatta-zata-raup-rp170-miliar-RC7CvYsZjX.jpg</image><title>ZATA raup dana IPO Rp170 miliar (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) meraup dana IPO Rp170 miliar. Perseroan yang bergerak dalam bidang perdagangan pakaian dan berfokus pada bidang fesyen muslim/modest fashion resmi tercatat dan melantai di Bursa Efek Indonesia sebagai perusahaan ke-53 di tahun 2022 dengan kode saham &amp;ldquo;ZATA&amp;rdquo;.
Perseroan melakukan IPO dengan melepas 1.700.000.000 (satu miliar tujuh ratus juta) saham setara dengan 20,01% (dua puluh koma nol satu persen) dari modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan harga saham perdana Rp100. ZATA menunjuk PT UOB Kay Hian Sekuritas selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek dalam IPO ini.
BACA JUGA:Resmi IPO, Saham Bersama Zatta Jaya Langsung Naik 35% 

&amp;ldquo;Langkah Perseroan untuk masuk Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui IPO adalah bagian dari strategi Perseroan untuk meningkatkan ekspansi usaha, kapasitas pendanaan, tata kelola, dan prinsip keterbukaan yang lebih baik sebagai perusahaan publik, yang diharapkan dapat menjadi nilai tambah bagi stakeholder kedepannya,&quot; ujar Direktur Utama Perseroan Elidawati melalui pernyataan resmi yang dikutip oleh MPI, Kamis (10/11/2022).
BACA JUGA:Pasca-IPO, Ini Target Wulandari Bangun Laksana (BSBK)

Dia melanjutkan bahwa menurut data dari Fitch Solutions, pertumbuhan pengeluaran rumah tangga untuk pakaian dan alas kaki hingga tahun 2026 diprediksi akan terus bertumbuh dengan rata &amp;ndash; rata pertumbuhan 7,5% setiap tahunnya menjadi Rp469,3 Triliun (USD34.7 miliar) pada tahun 2026. Selain itu, pemerintah juga terus mendukung Indonesia untuk menjadi kiblat fesyen muslim dunia, hal inilah yang mendorong Perseroan menangkap peluang menghadirkan brand fesyen muslim, membangun pusat distribusi untuk meningkatkan kapasitas dalam rangka memenuhi kebutuhan market muslim di Indonesia.
&quot;Dengan menghadirkan produk-produk yang berkualitas dan harga yang kompetitif diharapkan perseroan dapat memenuhi kebutuhan segmen market muslim yang luas, meningkatkan lapangan pekerjaan, dan pada akhirnya berkontribusi lebih bagi negara lewat pajak yang dibayarkan&amp;rdquo;, ucap Elidawati.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Elidawati menjelaskan, rencana penggunaan dana yang diperoleh dari  IPO tersebut, sekitar 13,4% akan digunakan Perseroan untuk melakukan  pembayaran seluruh kewajiban keuangan Perseroan terkait dengan fasilitas  Kredit Modal Kerja di PT Bank Raya Indonesia Tbk kemudian sekitar  47,79% untuk belanja modal ekspansi pembukaan toko baru dan sisanya  38,81% untuk modal kerja termasuk namun tidak terbatas untuk pembelian  bahan baku dan bahan pendukung serta untuk membiayai kegiatan  operasional Perseroan.
&amp;ldquo;Kami mengucapkan terima kasih kepada Bursa Efek Indonesia, OJK dan  seluruh profesi penunjang atas segala dukungannya dalam proses IPO ini.  Dengan hadirnya Perseroan sebagai pionir industri fesyen muslim/modest  fashion di lantai Bursa, diharapkan dapat membangkitkan semangat  industri fesyen tanah air untuk semakin maju, berkembang dan menjadi  tuan rumah di negeri sendiri,&quot; ucapnya.
Perseroan didirikan pada tanggal 16 April 2012 di Kota Bandung.  Kegiatan Usaha yang dijalankan oleh Perseroan saat ini adalah aktivitas  perusahaan holding dan aktivitas usaha perdagangan besar tekstil pakaian  dan alas kaki, industri pakaian jadi, serta perdagangan eceran pakaian  melalui Perusahaan Anak.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) meraup dana IPO Rp170 miliar. Perseroan yang bergerak dalam bidang perdagangan pakaian dan berfokus pada bidang fesyen muslim/modest fashion resmi tercatat dan melantai di Bursa Efek Indonesia sebagai perusahaan ke-53 di tahun 2022 dengan kode saham &amp;ldquo;ZATA&amp;rdquo;.
Perseroan melakukan IPO dengan melepas 1.700.000.000 (satu miliar tujuh ratus juta) saham setara dengan 20,01% (dua puluh koma nol satu persen) dari modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan harga saham perdana Rp100. ZATA menunjuk PT UOB Kay Hian Sekuritas selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek dalam IPO ini.
BACA JUGA:Resmi IPO, Saham Bersama Zatta Jaya Langsung Naik 35% 

&amp;ldquo;Langkah Perseroan untuk masuk Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui IPO adalah bagian dari strategi Perseroan untuk meningkatkan ekspansi usaha, kapasitas pendanaan, tata kelola, dan prinsip keterbukaan yang lebih baik sebagai perusahaan publik, yang diharapkan dapat menjadi nilai tambah bagi stakeholder kedepannya,&quot; ujar Direktur Utama Perseroan Elidawati melalui pernyataan resmi yang dikutip oleh MPI, Kamis (10/11/2022).
BACA JUGA:Pasca-IPO, Ini Target Wulandari Bangun Laksana (BSBK)

Dia melanjutkan bahwa menurut data dari Fitch Solutions, pertumbuhan pengeluaran rumah tangga untuk pakaian dan alas kaki hingga tahun 2026 diprediksi akan terus bertumbuh dengan rata &amp;ndash; rata pertumbuhan 7,5% setiap tahunnya menjadi Rp469,3 Triliun (USD34.7 miliar) pada tahun 2026. Selain itu, pemerintah juga terus mendukung Indonesia untuk menjadi kiblat fesyen muslim dunia, hal inilah yang mendorong Perseroan menangkap peluang menghadirkan brand fesyen muslim, membangun pusat distribusi untuk meningkatkan kapasitas dalam rangka memenuhi kebutuhan market muslim di Indonesia.
&quot;Dengan menghadirkan produk-produk yang berkualitas dan harga yang kompetitif diharapkan perseroan dapat memenuhi kebutuhan segmen market muslim yang luas, meningkatkan lapangan pekerjaan, dan pada akhirnya berkontribusi lebih bagi negara lewat pajak yang dibayarkan&amp;rdquo;, ucap Elidawati.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Elidawati menjelaskan, rencana penggunaan dana yang diperoleh dari  IPO tersebut, sekitar 13,4% akan digunakan Perseroan untuk melakukan  pembayaran seluruh kewajiban keuangan Perseroan terkait dengan fasilitas  Kredit Modal Kerja di PT Bank Raya Indonesia Tbk kemudian sekitar  47,79% untuk belanja modal ekspansi pembukaan toko baru dan sisanya  38,81% untuk modal kerja termasuk namun tidak terbatas untuk pembelian  bahan baku dan bahan pendukung serta untuk membiayai kegiatan  operasional Perseroan.
&amp;ldquo;Kami mengucapkan terima kasih kepada Bursa Efek Indonesia, OJK dan  seluruh profesi penunjang atas segala dukungannya dalam proses IPO ini.  Dengan hadirnya Perseroan sebagai pionir industri fesyen muslim/modest  fashion di lantai Bursa, diharapkan dapat membangkitkan semangat  industri fesyen tanah air untuk semakin maju, berkembang dan menjadi  tuan rumah di negeri sendiri,&quot; ucapnya.
Perseroan didirikan pada tanggal 16 April 2012 di Kota Bandung.  Kegiatan Usaha yang dijalankan oleh Perseroan saat ini adalah aktivitas  perusahaan holding dan aktivitas usaha perdagangan besar tekstil pakaian  dan alas kaki, industri pakaian jadi, serta perdagangan eceran pakaian  melalui Perusahaan Anak.</content:encoded></item></channel></rss>
