<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bye Saham Batu Bara! BEI Terbitkan Indeks IDX LQ45 Low Carbon Leaders</title><description>Bursa Efek Indonesia (BEI) mengeluarkan saham perusahan batu bara dalam Indeks IDX LQ45 Low Carbon Leaders.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/11/278/2705619/bye-saham-batu-bara-bei-terbitkan-indeks-idx-lq45-low-carbon-leaders</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/11/278/2705619/bye-saham-batu-bara-bei-terbitkan-indeks-idx-lq45-low-carbon-leaders"/><item><title>Bye Saham Batu Bara! BEI Terbitkan Indeks IDX LQ45 Low Carbon Leaders</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/11/278/2705619/bye-saham-batu-bara-bei-terbitkan-indeks-idx-lq45-low-carbon-leaders</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/11/278/2705619/bye-saham-batu-bara-bei-terbitkan-indeks-idx-lq45-low-carbon-leaders</guid><pubDate>Jum'at 11 November 2022 15:30 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/11/278/2705619/bye-saham-batu-bara-bei-terbitkan-indeks-idx-lq45-low-carbon-leaders-NHnTkgJp93.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BEI luncurkan indeks low carbon leaders (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/11/278/2705619/bye-saham-batu-bara-bei-terbitkan-indeks-idx-lq45-low-carbon-leaders-NHnTkgJp93.jpg</image><title>BEI luncurkan indeks low carbon leaders (Foto: Okezone)</title></images><description>BALI - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengeluarkan saham perusahan batu bara dalam Indeks IDX LQ45 Low Carbon Leaders. BEI meluncurkan Indeks IDX LQ45 Low Carbon Leaders sebagai bentuk kepedulian bursa terhadap perubahan iklim.
Sekretaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono mengatakan, peluncuran indeks ini bertujuan untuk mengurangi eksposur intensitas emisi karbon atas portfolio sebesar minimal 50% dibandingkan dengan Indeks LQ45 sebagai parent index.
BACA JUGA:Anugerah CSR IDX Channel 2022, BEI Harap Perusahaan di Pasar Modal Penuhi 3P

&quot;Peluncuran Indeks IDX LQ45 Low Carbon Leaders merupakan upaya BEI berpartisipasi dalam agenda Keuangan Berkelanjutan dalam Presidensi G20 Indonesia 2022,&quot; kata Yulianto dalam keterangan resminya, Jumat (11/11/2022).
Dia memaparkan konstituen IDX LQ45 Low Carbon Leaders akan ditentukan melalui pengurangan konstituen dan menyesuaikan bobot saham konstituen indeks LQ45 dengan memperhitungkan intensitas emisi karbon.
BACA JUGA:BEI Suspensi Perdagangan Efek Siwani Makmur (SIMA)

Sebelum melakukan pemilihan konstituen IDX LQ45 Low Carbon Leaders, BEI akan menghitung intensitas emisi karbon dari konstituen indeks LQ45 dengan mengambil data dari Laporan Berkelanjutan Perusahaan Tercatat. Intensitas emisi karbon didefinisikan sebagai nilai total emisi GRK Scope 1 dan Scope 2 (dalam ton CO2e) relatif terhadap pendapatan (dalam miliar Rupiah).
Selanjutnya, dilakukan penghitungan intensitas emisi karbon atas portofolio yang diperoleh dari penjumlahan intensitas emisi karbon dari masing-masing konstituen LQ45 yang telah dikalikan dengan bobotnya.
&quot;Intensitas emisi karbon atas portofolio indeks LQ45 ini yang menjadi acuan untuk dilakukan penurunan hingga paling tidak 50%,&quot; terangnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Adapun proses pemilihan konstituen dilakukan bursa dengan  mengeluarkan barisan saham perusahaan yang berasal dari industri batu  bara, yang tertuang dalam indeks IDX Industrial Classification (IDX-IC).
Langkah kedua adalah melakukan penyesuaian bobot konstituen indeks  LQ45 yang tersisa relatif terhadap konstituen lain di sektor serupa.  Penyesuaian ini dilakukan dengan menambahkan bobot atas saham yang  memiliki intensitas emisi karbon di bawah rata-rata, serta mengurangi  bobot atas saham yang memiliki intensitas emisi karbon di atas  rata-rata.
Ketiga, bursa akan menghitung kembali intensitas emisi karbon atas  portofolio. Apabila intensitas emisi karbon atas portofolio setelah  penyesuaian turun setidaknya 50% dari intensitas emisi karbon atas  portofolio indeks LQ45, maka saham-saham dan bobot tersebut akan  digunakan sebagai penghitungan indeks IDX LQ45 Low Carbon Leaders.
Apabila intensitas emisi karbon atas portofolio setelah penyesuaian  masih di atas 50% dari intensitas emisi karbon atas portofolio indeks  LQ45, maka saham-saham dengan intensitas emisi karbon terbesar akan  dikeluarkan hingga tercapai target penurunan intensitas emisi karbon  atas portofolio setidaknya 50%. Sementara itu, untuk menjaga  keterwakilan sektor dari indeks LQ45, maka perusahaan yang menjadi  satu-satunya perwakilan sektor tidak akan dikeluarkan.
Penghitungan indeks ini menggunakan metode Adjusted Market  Capitalization Weighted yang disesuaikan berdasarkan rasio free float  dan intensitas emisi karbon. Adapun bursa juga menerapkan pembatasan  bobot saham (cap) paling tinggi sebesar 15% yang disesuaikan pada saat  evaluasi. Indeks ini juga telah dihitung sejak hari dasarnya pada 2  November 2020 dengan nilai awal 100.
Bursa akan melakukan evaluasi berkala atas indeks ini, terdiri dari  evaluasi mayor dan minor. Evaluasi Mayor bertujuan untuk melakukan  pemilihan serta pembobotan ulang atas konstituen indeks yang akan  dilakukan pada akhir Januari dan Juli.
Sedangkan, Evaluasi Minor bertujuan untuk memperbarui faktor free  float dan intensitas karbon serta melakukan pembatasan ulang atas bobot  saham yang akan dilakukan pada akhir Mei dan November. Hasil evaluasi  indeks akan berlaku efektif di Hari Bursa ketiga pada bulan berikutnya.
Nantinya, Indeks IDX LQ45 Low Carbon Leaders dapat dijadikan acuan  bagi penciptaan produk investasi berbasis indeks, seperti reksa dana  indeks maupun Exchange Traded Fund (ETF) atas indeks atau panduan bagi  investor untuk dapat mengurangi eksposur intensitas emisi karbon di  portofolio investasinya.</description><content:encoded>BALI - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengeluarkan saham perusahan batu bara dalam Indeks IDX LQ45 Low Carbon Leaders. BEI meluncurkan Indeks IDX LQ45 Low Carbon Leaders sebagai bentuk kepedulian bursa terhadap perubahan iklim.
Sekretaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono mengatakan, peluncuran indeks ini bertujuan untuk mengurangi eksposur intensitas emisi karbon atas portfolio sebesar minimal 50% dibandingkan dengan Indeks LQ45 sebagai parent index.
BACA JUGA:Anugerah CSR IDX Channel 2022, BEI Harap Perusahaan di Pasar Modal Penuhi 3P

&quot;Peluncuran Indeks IDX LQ45 Low Carbon Leaders merupakan upaya BEI berpartisipasi dalam agenda Keuangan Berkelanjutan dalam Presidensi G20 Indonesia 2022,&quot; kata Yulianto dalam keterangan resminya, Jumat (11/11/2022).
Dia memaparkan konstituen IDX LQ45 Low Carbon Leaders akan ditentukan melalui pengurangan konstituen dan menyesuaikan bobot saham konstituen indeks LQ45 dengan memperhitungkan intensitas emisi karbon.
BACA JUGA:BEI Suspensi Perdagangan Efek Siwani Makmur (SIMA)

Sebelum melakukan pemilihan konstituen IDX LQ45 Low Carbon Leaders, BEI akan menghitung intensitas emisi karbon dari konstituen indeks LQ45 dengan mengambil data dari Laporan Berkelanjutan Perusahaan Tercatat. Intensitas emisi karbon didefinisikan sebagai nilai total emisi GRK Scope 1 dan Scope 2 (dalam ton CO2e) relatif terhadap pendapatan (dalam miliar Rupiah).
Selanjutnya, dilakukan penghitungan intensitas emisi karbon atas portofolio yang diperoleh dari penjumlahan intensitas emisi karbon dari masing-masing konstituen LQ45 yang telah dikalikan dengan bobotnya.
&quot;Intensitas emisi karbon atas portofolio indeks LQ45 ini yang menjadi acuan untuk dilakukan penurunan hingga paling tidak 50%,&quot; terangnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Adapun proses pemilihan konstituen dilakukan bursa dengan  mengeluarkan barisan saham perusahaan yang berasal dari industri batu  bara, yang tertuang dalam indeks IDX Industrial Classification (IDX-IC).
Langkah kedua adalah melakukan penyesuaian bobot konstituen indeks  LQ45 yang tersisa relatif terhadap konstituen lain di sektor serupa.  Penyesuaian ini dilakukan dengan menambahkan bobot atas saham yang  memiliki intensitas emisi karbon di bawah rata-rata, serta mengurangi  bobot atas saham yang memiliki intensitas emisi karbon di atas  rata-rata.
Ketiga, bursa akan menghitung kembali intensitas emisi karbon atas  portofolio. Apabila intensitas emisi karbon atas portofolio setelah  penyesuaian turun setidaknya 50% dari intensitas emisi karbon atas  portofolio indeks LQ45, maka saham-saham dan bobot tersebut akan  digunakan sebagai penghitungan indeks IDX LQ45 Low Carbon Leaders.
Apabila intensitas emisi karbon atas portofolio setelah penyesuaian  masih di atas 50% dari intensitas emisi karbon atas portofolio indeks  LQ45, maka saham-saham dengan intensitas emisi karbon terbesar akan  dikeluarkan hingga tercapai target penurunan intensitas emisi karbon  atas portofolio setidaknya 50%. Sementara itu, untuk menjaga  keterwakilan sektor dari indeks LQ45, maka perusahaan yang menjadi  satu-satunya perwakilan sektor tidak akan dikeluarkan.
Penghitungan indeks ini menggunakan metode Adjusted Market  Capitalization Weighted yang disesuaikan berdasarkan rasio free float  dan intensitas emisi karbon. Adapun bursa juga menerapkan pembatasan  bobot saham (cap) paling tinggi sebesar 15% yang disesuaikan pada saat  evaluasi. Indeks ini juga telah dihitung sejak hari dasarnya pada 2  November 2020 dengan nilai awal 100.
Bursa akan melakukan evaluasi berkala atas indeks ini, terdiri dari  evaluasi mayor dan minor. Evaluasi Mayor bertujuan untuk melakukan  pemilihan serta pembobotan ulang atas konstituen indeks yang akan  dilakukan pada akhir Januari dan Juli.
Sedangkan, Evaluasi Minor bertujuan untuk memperbarui faktor free  float dan intensitas karbon serta melakukan pembatasan ulang atas bobot  saham yang akan dilakukan pada akhir Mei dan November. Hasil evaluasi  indeks akan berlaku efektif di Hari Bursa ketiga pada bulan berikutnya.
Nantinya, Indeks IDX LQ45 Low Carbon Leaders dapat dijadikan acuan  bagi penciptaan produk investasi berbasis indeks, seperti reksa dana  indeks maupun Exchange Traded Fund (ETF) atas indeks atau panduan bagi  investor untuk dapat mengurangi eksposur intensitas emisi karbon di  portofolio investasinya.</content:encoded></item></channel></rss>
