<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Satu Atap dengan 20 Kepala Negara, Ini Harapan Indonesia dari KTT G20</title><description>Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan KTT G20 pada 15-16 November 2022 di Bali.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/11/320/2705233/satu-atap-dengan-20-kepala-negara-ini-harapan-indonesia-dari-ktt-g20</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/11/320/2705233/satu-atap-dengan-20-kepala-negara-ini-harapan-indonesia-dari-ktt-g20"/><item><title>Satu Atap dengan 20 Kepala Negara, Ini Harapan Indonesia dari KTT G20</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/11/320/2705233/satu-atap-dengan-20-kepala-negara-ini-harapan-indonesia-dari-ktt-g20</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/11/320/2705233/satu-atap-dengan-20-kepala-negara-ini-harapan-indonesia-dari-ktt-g20</guid><pubDate>Jum'at 11 November 2022 07:43 WIB</pubDate><dc:creator>Zuhirna Wulan Dilla</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/11/320/2705233/satu-atap-dengan-20-kepala-negara-ini-harapan-indonesia-dari-ktt-g20-KEKopvi6cW.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Usman Kansong. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/11/320/2705233/satu-atap-dengan-20-kepala-negara-ini-harapan-indonesia-dari-ktt-g20-KEKopvi6cW.JPG</image><title>Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Usman Kansong. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan KTT G20 pada 15-16 November 2022 di Bali.

Adapun dalam penyelenggaraan ini, Indonesia akan duduk satu atap dengan para delegasi dari 20 negara untuk membahas permasalahan global.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Usman Kansong menjelaskan kalau banyak hal yang diharapkan Indonesia dalam penyelenggaraan ini. Khususnya, pemulihan ekonomi dan kesehatan usai pandemi Covid-19.
&amp;nbsp;BACA JUGA:KTT G20 di Bali, Garuda Indonesia Pastikan Kelancaran Operasional Penerbangan
&quot;Kalau lihat dari temanya ini kan Recover Together, Recover Stronger artinya pulih bersama, dan bangkit lebih kuat, lebih baik, nah karena itu kita berharap ada pemulihan ekonomi, pemulihan kesehatan pasca pandemi,&quot; ujarnya dalam Special Dialogue Kamis (10/11/2022).

Tak hanya itu, dia juga berharap kalau dari diskusi 20 negara ini bisa mencari jalan keluar dari berbagai macam krisis yang tengah melanda.

&quot;Tetapi ini konteksnya lebih luas lagi, pandemi Covid-19 dan juga tadi boleh dari ancaman, berbagai krisis, karena situasi geopolitik yang tidak menguntungkan pada saat ini. Itu yang kita harapkan secara umum,&quot; katanya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8xMC8xLzE1NjYxOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Bahkan, dia menyebut kalau saat KTT G20 ini digelar akan langsung berdampak pada ekonomi masyarakat Bali.

&quot;Kalau kita lihat hasil kongkritnya dengan penyelenggaraan KTT di Bali maka hunian hotel misalnya okupansi hotel akan meningkat, perjalanan atau pergerakan dengan pesawat ini juga akan meningkat kemudian juga belanja souvernir barang kali kemudian kuliner, persewaan mobil nah ini akan menghidupkan kembali ekonomi Bali,&quot; jelasnya.

Terakhir dia menambahkan, kalau penyelenggaraan ini tak hanya berdampak ke pariwisata Bali tapi ke seluruh negara.

&quot;Jadi perhelatan G20 ini bisa menggeliatkan pariwisata Bali maupun dunia,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan KTT G20 pada 15-16 November 2022 di Bali.

Adapun dalam penyelenggaraan ini, Indonesia akan duduk satu atap dengan para delegasi dari 20 negara untuk membahas permasalahan global.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Usman Kansong menjelaskan kalau banyak hal yang diharapkan Indonesia dalam penyelenggaraan ini. Khususnya, pemulihan ekonomi dan kesehatan usai pandemi Covid-19.
&amp;nbsp;BACA JUGA:KTT G20 di Bali, Garuda Indonesia Pastikan Kelancaran Operasional Penerbangan
&quot;Kalau lihat dari temanya ini kan Recover Together, Recover Stronger artinya pulih bersama, dan bangkit lebih kuat, lebih baik, nah karena itu kita berharap ada pemulihan ekonomi, pemulihan kesehatan pasca pandemi,&quot; ujarnya dalam Special Dialogue Kamis (10/11/2022).

Tak hanya itu, dia juga berharap kalau dari diskusi 20 negara ini bisa mencari jalan keluar dari berbagai macam krisis yang tengah melanda.

&quot;Tetapi ini konteksnya lebih luas lagi, pandemi Covid-19 dan juga tadi boleh dari ancaman, berbagai krisis, karena situasi geopolitik yang tidak menguntungkan pada saat ini. Itu yang kita harapkan secara umum,&quot; katanya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8xMC8xLzE1NjYxOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Bahkan, dia menyebut kalau saat KTT G20 ini digelar akan langsung berdampak pada ekonomi masyarakat Bali.

&quot;Kalau kita lihat hasil kongkritnya dengan penyelenggaraan KTT di Bali maka hunian hotel misalnya okupansi hotel akan meningkat, perjalanan atau pergerakan dengan pesawat ini juga akan meningkat kemudian juga belanja souvernir barang kali kemudian kuliner, persewaan mobil nah ini akan menghidupkan kembali ekonomi Bali,&quot; jelasnya.

Terakhir dia menambahkan, kalau penyelenggaraan ini tak hanya berdampak ke pariwisata Bali tapi ke seluruh negara.

&quot;Jadi perhelatan G20 ini bisa menggeliatkan pariwisata Bali maupun dunia,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
