<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri PUPR Bicara Perubahan Iklim di Forum G20</title><description>Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono bicara soal perubahan iklim dalam forum G20.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/11/320/2705469/menteri-pupr-bicara-perubahan-iklim-di-forum-g20</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/11/320/2705469/menteri-pupr-bicara-perubahan-iklim-di-forum-g20"/><item><title>Menteri PUPR Bicara Perubahan Iklim di Forum G20</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/11/320/2705469/menteri-pupr-bicara-perubahan-iklim-di-forum-g20</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/11/320/2705469/menteri-pupr-bicara-perubahan-iklim-di-forum-g20</guid><pubDate>Jum'at 11 November 2022 13:30 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/11/320/2705469/menteri-pupr-bicara-perubahan-iklim-di-forum-g20-QEcY3Jxu1y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono bicara soal perubahan iklim (Foto: PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/11/320/2705469/menteri-pupr-bicara-perubahan-iklim-di-forum-g20-QEcY3Jxu1y.jpg</image><title>Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono bicara soal perubahan iklim (Foto: PUPR)</title></images><description>JAKARTA - Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono bicara soal perubahan iklim dalam forum G20. Dia mengatakan salah dampak dari pemanasan global adalah perubahan iklim.
Menurutnya, pemanasan global membuat siklus iklim disetiap negara tidak menentu.
BACA JUGA:Tak Mau Didikte Negara Lain, Luhut: Perubahan Iklim Tak Boleh Ganggu Pertumbuhan Ekonomi

&quot;Kata kunci di sini yang harus dibahas dalam diskusi adalah pemulihan dari adaptasi perubahan iklim pasca pandemi covid-19 dan mengelola bencana terkait air yang berulang,&quot; ujar Meteri dalam pidatonya pada KTT G20: High-Level Expert and Leaders Panel on Water and Disasters, melalui kanal YouTube Kementerian PUPR, Jumat (11/10/2022).
Di Indonesia sendiri misalnya, perubahan iklim telah menciptakan kemarau basah hingga musim hujan yang berkepanjangan. Hal tersebut tentunya membuat bencana hidrologi di Indonesia ketika kapasitas air yang turun tidak sepadan dengan kemampuan untuk menerima air.
BACA JUGA:Pertemuan LPS Dunia Serukan Tindakan Nyata Lawan Perubahan Iklim

Lebih lanjut, Menteri Basuki memaparkan tentang strategi Indonesia dalam memitigasi curah hujan yang berlebih untuk dimanfaatkan lebih lanjut ke sektor pertanian.
&quot;Dengan kerjasama bersama BMKG, dan juga Menteri pertanian kami menerapkan teknologi untuk memprediksi curah hujan dan memprediksi tingkat air serta kapasitas serapan,&quot; sambung Menteri Basuki.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8xMS80LzE1NjY4NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selanjutnya Kemeterian PUPR juga bakal mengoptimalkan dam atau  bendungan tambahan untuk menampung air. Indikator air yang tertampung  dalam bendungan tersebut nantinya akan diberitakan lebih lanjut kepada  masyarakat, termasuk para petani.
&quot;Prediksi bencana sangat, sangat penting untuk meningkatkan  pertumbuhan ekonomi dan keseimbangan pembangunan yang kaya antar  wilayah,&quot; kata Menteri.
&quot;Jadi kita harus memodifikasi desain bendungan itu sendiri, apakah  sudah terpasang dan ada yang sedang dibangun sekarang,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono bicara soal perubahan iklim dalam forum G20. Dia mengatakan salah dampak dari pemanasan global adalah perubahan iklim.
Menurutnya, pemanasan global membuat siklus iklim disetiap negara tidak menentu.
BACA JUGA:Tak Mau Didikte Negara Lain, Luhut: Perubahan Iklim Tak Boleh Ganggu Pertumbuhan Ekonomi

&quot;Kata kunci di sini yang harus dibahas dalam diskusi adalah pemulihan dari adaptasi perubahan iklim pasca pandemi covid-19 dan mengelola bencana terkait air yang berulang,&quot; ujar Meteri dalam pidatonya pada KTT G20: High-Level Expert and Leaders Panel on Water and Disasters, melalui kanal YouTube Kementerian PUPR, Jumat (11/10/2022).
Di Indonesia sendiri misalnya, perubahan iklim telah menciptakan kemarau basah hingga musim hujan yang berkepanjangan. Hal tersebut tentunya membuat bencana hidrologi di Indonesia ketika kapasitas air yang turun tidak sepadan dengan kemampuan untuk menerima air.
BACA JUGA:Pertemuan LPS Dunia Serukan Tindakan Nyata Lawan Perubahan Iklim

Lebih lanjut, Menteri Basuki memaparkan tentang strategi Indonesia dalam memitigasi curah hujan yang berlebih untuk dimanfaatkan lebih lanjut ke sektor pertanian.
&quot;Dengan kerjasama bersama BMKG, dan juga Menteri pertanian kami menerapkan teknologi untuk memprediksi curah hujan dan memprediksi tingkat air serta kapasitas serapan,&quot; sambung Menteri Basuki.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8xMS80LzE1NjY4NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selanjutnya Kemeterian PUPR juga bakal mengoptimalkan dam atau  bendungan tambahan untuk menampung air. Indikator air yang tertampung  dalam bendungan tersebut nantinya akan diberitakan lebih lanjut kepada  masyarakat, termasuk para petani.
&quot;Prediksi bencana sangat, sangat penting untuk meningkatkan  pertumbuhan ekonomi dan keseimbangan pembangunan yang kaya antar  wilayah,&quot; kata Menteri.
&quot;Jadi kita harus memodifikasi desain bendungan itu sendiri, apakah  sudah terpasang dan ada yang sedang dibangun sekarang,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
