<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Luhut: Indonesia Sekarang Negara Berbeda, Bukan Lagi Ecek-Ecek!</title><description>Luhut Binsar Pandjaitan memastikan bahwa Indonesia bukan negara yang ecek-ecek.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/11/320/2705852/luhut-indonesia-sekarang-negara-berbeda-bukan-lagi-ecek-ecek</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/11/320/2705852/luhut-indonesia-sekarang-negara-berbeda-bukan-lagi-ecek-ecek"/><item><title>Luhut: Indonesia Sekarang Negara Berbeda, Bukan Lagi Ecek-Ecek!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/11/320/2705852/luhut-indonesia-sekarang-negara-berbeda-bukan-lagi-ecek-ecek</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/11/320/2705852/luhut-indonesia-sekarang-negara-berbeda-bukan-lagi-ecek-ecek</guid><pubDate>Jum'at 11 November 2022 19:53 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/11/320/2705852/luhut-indonesia-sekarang-negara-berbeda-bukan-lagi-ecek-ecek-5rShMyMqPP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/11/320/2705852/luhut-indonesia-sekarang-negara-berbeda-bukan-lagi-ecek-ecek-5rShMyMqPP.jpg</image><title>Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan memastikan bahwa Indonesia bukan negara yang ecek-ecek atau tidak bersungguh-sungguh dalam menyusun kebijakan dan memainkan perannya di panggung global.
Merujuk pada pertemuannya dengan Utusan Khusus Amerika Serikat untuk Perubahan Iklim John Kerry, Luhut menyatakan bahwa Indonesia bisa menjadi model untuk penanganan dampak perubahan iklim melalui sejumlah inisiatif lingkungan yang telah diterapkan di dalam negeri, antara lain restorasi hutan bakau, pengembangan kendaraan listrik, dan konservasi lahan gambut.
BACA JUGA:Luhut ke Negara Maju: Jangan Dikte Indonesia!

&amp;ldquo;Indonesia sekarang adalah negara yang berbeda, bukan lagi negara ecek-ecek. Kita memiliki sesuatu, kita memahami tanggung jawab kita terhadap lingkungan dan generasi masa depan Indonesia,&amp;rdquo; kata Luhut dalam Bloomberg CEO Forum yang digelar di sela-sela KTT G20 di Nusa Dua, Bali, Jumat (11/11/2022).
Luhut menegaskan bahwa Indonesia tidak ingin didikte atau dikontrol negara lain, karena sudah mengupayakan yang terbaik dalam mengelola negara dengan melibatkan generasi muda dalam penyusunan kebijakan.
BACA JUGA:Luhut: RI Paling Rentan Dampak Negatif Perubahan Iklim

Dia yakin Indonesia kedepannya akan menjadi negara yang lebih baik dan menjadi ekonomi terbesar keempat dunia pada 2050.&amp;ldquo;Saya yakin kita dapat mencapainya selama kita solid,&amp;rdquo; ujar dia.
Sementara itu dalam menjalankan perannya sebagai Presiden G20 tahun ini, Luhut menjelaskan bahwa Indonesia berupaya memfasilitasi kepentingan seluruh anggota kelompok tersebut.
&amp;ldquo;Itu adalah peran Presiden Joko Widodo untuk menjembatani antara Presiden Ukraina dan Presiden (Rusia) Vladimir Putin, serta memfasilitasi komunikasi antara Presiden AS Joe Biden dan Presiden (China) Xi Jinping,&amp;rdquo; kata dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan memastikan bahwa Indonesia bukan negara yang ecek-ecek atau tidak bersungguh-sungguh dalam menyusun kebijakan dan memainkan perannya di panggung global.
Merujuk pada pertemuannya dengan Utusan Khusus Amerika Serikat untuk Perubahan Iklim John Kerry, Luhut menyatakan bahwa Indonesia bisa menjadi model untuk penanganan dampak perubahan iklim melalui sejumlah inisiatif lingkungan yang telah diterapkan di dalam negeri, antara lain restorasi hutan bakau, pengembangan kendaraan listrik, dan konservasi lahan gambut.
BACA JUGA:Luhut ke Negara Maju: Jangan Dikte Indonesia!

&amp;ldquo;Indonesia sekarang adalah negara yang berbeda, bukan lagi negara ecek-ecek. Kita memiliki sesuatu, kita memahami tanggung jawab kita terhadap lingkungan dan generasi masa depan Indonesia,&amp;rdquo; kata Luhut dalam Bloomberg CEO Forum yang digelar di sela-sela KTT G20 di Nusa Dua, Bali, Jumat (11/11/2022).
Luhut menegaskan bahwa Indonesia tidak ingin didikte atau dikontrol negara lain, karena sudah mengupayakan yang terbaik dalam mengelola negara dengan melibatkan generasi muda dalam penyusunan kebijakan.
BACA JUGA:Luhut: RI Paling Rentan Dampak Negatif Perubahan Iklim

Dia yakin Indonesia kedepannya akan menjadi negara yang lebih baik dan menjadi ekonomi terbesar keempat dunia pada 2050.&amp;ldquo;Saya yakin kita dapat mencapainya selama kita solid,&amp;rdquo; ujar dia.
Sementara itu dalam menjalankan perannya sebagai Presiden G20 tahun ini, Luhut menjelaskan bahwa Indonesia berupaya memfasilitasi kepentingan seluruh anggota kelompok tersebut.
&amp;ldquo;Itu adalah peran Presiden Joko Widodo untuk menjembatani antara Presiden Ukraina dan Presiden (Rusia) Vladimir Putin, serta memfasilitasi komunikasi antara Presiden AS Joe Biden dan Presiden (China) Xi Jinping,&amp;rdquo; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
