<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengusaha PEA-RI Teken 16 Perjanjian di Forum B20</title><description>Pengusaha Persatuan Emirat Arab (PEA) dan Indonesia teken 16 perjanjian bisnis.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/12/320/2706213/pengusaha-pea-ri-teken-16-perjanjian-di-forum-b20</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/12/320/2706213/pengusaha-pea-ri-teken-16-perjanjian-di-forum-b20"/><item><title>Pengusaha PEA-RI Teken 16 Perjanjian di Forum B20</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/12/320/2706213/pengusaha-pea-ri-teken-16-perjanjian-di-forum-b20</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/12/320/2706213/pengusaha-pea-ri-teken-16-perjanjian-di-forum-b20</guid><pubDate>Sabtu 12 November 2022 18:36 WIB</pubDate><dc:creator>Fayha Afanin Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/12/320/2706213/pengusaha-pea-ri-teken-16-perjanjian-di-forum-b20-dOrjgddp2U.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perjanjian bisnis Persatuan Emirat Arab-Indonesia (Foto: Kedubes RI untuk PEA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/12/320/2706213/pengusaha-pea-ri-teken-16-perjanjian-di-forum-b20-dOrjgddp2U.jpg</image><title>Perjanjian bisnis Persatuan Emirat Arab-Indonesia (Foto: Kedubes RI untuk PEA)</title></images><description>JAKARTA - Pengusaha Persatuan Emirat Arab (PEA) dan Indonesia teken 16 perjanjian bisnis. Perjanjian disepakati dalam kegiatan Indonesia-UAE Investment Forum yang diprakarsai oleh Kementerian Ekonomi PEA bekerjasama dengan B20 Kadin Indonesia.
Dubes RI untuk PEA Husin Bagis menyambut baik penandatanganan perjanjian yang dilakukan oleh pengusaha kedua negara.
BACA JUGA:Mendag Pastikan RI-Bangladesh Kebut Penyelesaian Perjanjian Dagang

&amp;ldquo;Jadi saat ini hubungan Indonesia-PEA sedang mesra-mesranya. Hari ini 16 perjanjian bisnis ditandatangani oleh perusahaan-perusahaan besar seperti ADNOC, Abu Dhabi Holding, Etihad, Borouge, Emirates Global Alumunium, G42, Barq EV, Burjeel dan Alserkal. Selain itu juga beberapa di sektor pertahanan seperti GAL, AMMROC, Lahab dan Sanad,&amp;rdquo; ujarnya, Sabtu (12/11/2022).
Kerjasama yang dilakukan oleh pengusaha kedua negara tersebut meliputi berbagai sektor di antaranya sektor petrokimia, penerbangan, polymer, produksi alumunium, produksi motor dan sepeda listrik, Kesehatan, Waste Management, pembiayaan, dan Pendidikan. Husin menambahkan bahwa perdagangan kedua negara terus menunjukkan peningkatan ditandai dengan posisi 2021, total perdagangan mencapai USD4 miliar meningkat dibandingkan 2018 yang berada di posisi USD3,3 miliar. Untuk tahun ini, posisi Januari-September 2022 meningkat 32% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
BACA JUGA:Rapat Perdana di DPR, Mendag Bahas Perjanjian Dagang hingga Minyak Goreng 

Dari segi investasi PEA dalam lima tahun terakhir, total investasi yang masuk ke Indonesia mencapai USD 217 juta. &amp;ldquo;Angka ini hanya Foreign Direct Investment, di luar itu, yang sifatnya portfolio angkanya jauh lebih besar, ditandai dengan komitmen mereka untuk mendukung INA hingga USD 20 miliar,&amp;rdquo; papar Husin.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8xMi8xLzE1Njc0NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Perdagangan Luar Negeri PEA Dr  Thani Ahmed Al Zeyoudi, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi  Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia,  Dubes PEA untuk Indonesia Abdula Salem Obeid Aldhaheri. Selain 16  perjanjian di atas, terdapat beberapa perjanjian di sektor energi  terbarukan yang akan ditandatangani oleh Masdar, salah satu perusahaan  energi terbarukan terbesar di PEA.
Misi investasi, perdagangan, keuangan dan tenaga kerja yang digagas  oleh KBRI Abu Dhabi dalam rangka mendukung kegiatan B20 dan G20 dikemas  dalam tema Indonesia-UAE Fascinating Week 2022. Dimana selain  penandatanganan perjanjian yang dilakukan, perusahaan-perusahaan PEA  lainnya juga dipertemukan dengan calon mitra potensial mereka di  Indonesia. Kegiatan ini merupakan side event dari kunjungan Presiden PEA  Yang Mulia Mohamed bin Zayed Al Nahyan ke Indonesia dalam rangka  menghadiri undangan Presiden Joko Widodo dalam KTT G20 sekaligus  meresmikan Masjid Raya Syekh Zayed di Solo.</description><content:encoded>JAKARTA - Pengusaha Persatuan Emirat Arab (PEA) dan Indonesia teken 16 perjanjian bisnis. Perjanjian disepakati dalam kegiatan Indonesia-UAE Investment Forum yang diprakarsai oleh Kementerian Ekonomi PEA bekerjasama dengan B20 Kadin Indonesia.
Dubes RI untuk PEA Husin Bagis menyambut baik penandatanganan perjanjian yang dilakukan oleh pengusaha kedua negara.
BACA JUGA:Mendag Pastikan RI-Bangladesh Kebut Penyelesaian Perjanjian Dagang

&amp;ldquo;Jadi saat ini hubungan Indonesia-PEA sedang mesra-mesranya. Hari ini 16 perjanjian bisnis ditandatangani oleh perusahaan-perusahaan besar seperti ADNOC, Abu Dhabi Holding, Etihad, Borouge, Emirates Global Alumunium, G42, Barq EV, Burjeel dan Alserkal. Selain itu juga beberapa di sektor pertahanan seperti GAL, AMMROC, Lahab dan Sanad,&amp;rdquo; ujarnya, Sabtu (12/11/2022).
Kerjasama yang dilakukan oleh pengusaha kedua negara tersebut meliputi berbagai sektor di antaranya sektor petrokimia, penerbangan, polymer, produksi alumunium, produksi motor dan sepeda listrik, Kesehatan, Waste Management, pembiayaan, dan Pendidikan. Husin menambahkan bahwa perdagangan kedua negara terus menunjukkan peningkatan ditandai dengan posisi 2021, total perdagangan mencapai USD4 miliar meningkat dibandingkan 2018 yang berada di posisi USD3,3 miliar. Untuk tahun ini, posisi Januari-September 2022 meningkat 32% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
BACA JUGA:Rapat Perdana di DPR, Mendag Bahas Perjanjian Dagang hingga Minyak Goreng 

Dari segi investasi PEA dalam lima tahun terakhir, total investasi yang masuk ke Indonesia mencapai USD 217 juta. &amp;ldquo;Angka ini hanya Foreign Direct Investment, di luar itu, yang sifatnya portfolio angkanya jauh lebih besar, ditandai dengan komitmen mereka untuk mendukung INA hingga USD 20 miliar,&amp;rdquo; papar Husin.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8xMi8xLzE1Njc0NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Perdagangan Luar Negeri PEA Dr  Thani Ahmed Al Zeyoudi, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi  Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia,  Dubes PEA untuk Indonesia Abdula Salem Obeid Aldhaheri. Selain 16  perjanjian di atas, terdapat beberapa perjanjian di sektor energi  terbarukan yang akan ditandatangani oleh Masdar, salah satu perusahaan  energi terbarukan terbesar di PEA.
Misi investasi, perdagangan, keuangan dan tenaga kerja yang digagas  oleh KBRI Abu Dhabi dalam rangka mendukung kegiatan B20 dan G20 dikemas  dalam tema Indonesia-UAE Fascinating Week 2022. Dimana selain  penandatanganan perjanjian yang dilakukan, perusahaan-perusahaan PEA  lainnya juga dipertemukan dengan calon mitra potensial mereka di  Indonesia. Kegiatan ini merupakan side event dari kunjungan Presiden PEA  Yang Mulia Mohamed bin Zayed Al Nahyan ke Indonesia dalam rangka  menghadiri undangan Presiden Joko Widodo dalam KTT G20 sekaligus  meresmikan Masjid Raya Syekh Zayed di Solo.</content:encoded></item></channel></rss>
