<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani: Dana Pandemi agar Dunia Lebih Siap di Masa Depan</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menekankan pentingnya dana pandemi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/12/320/2706239/sri-mulyani-dana-pandemi-agar-dunia-lebih-siap-di-masa-depan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/12/320/2706239/sri-mulyani-dana-pandemi-agar-dunia-lebih-siap-di-masa-depan"/><item><title>Sri Mulyani: Dana Pandemi agar Dunia Lebih Siap di Masa Depan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/12/320/2706239/sri-mulyani-dana-pandemi-agar-dunia-lebih-siap-di-masa-depan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/12/320/2706239/sri-mulyani-dana-pandemi-agar-dunia-lebih-siap-di-masa-depan</guid><pubDate>Sabtu 12 November 2022 20:06 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/12/320/2706239/sri-mulyani-dana-pandemi-agar-dunia-lebih-siap-di-masa-depan-lhTyvp0mqt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani pentingnya dana pandemi (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/12/320/2706239/sri-mulyani-dana-pandemi-agar-dunia-lebih-siap-di-masa-depan-lhTyvp0mqt.jpg</image><title>Sri Mulyani pentingnya dana pandemi (Foto: Antara)</title></images><description>BALI - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menekankan pentingnya dana pandemi. Menurutnya, dana pandemi diperlukan agar dunia lebi siap dalam menghadapi pandemi di masa depan.
Dia menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 sudah mendominasi diskusi politik domestik maupun internasional selama beberapa tahun terakhir. Selain itu, sejak Presidensi tahun ini, Indonesia merekam sepak terjang perjuangannya dalam buku &quot;Keeping Indonesia Safe from the COVID-19&quot; Pandemic&quot;.
BACA JUGA:Bangkitkan Ekonomi Pasca-Pandemi, Ini Saran Sri Mulyani untuk Negara G20 

&quot;Kami memahami bahwa ini bukan hanya sekadar tantangan yang biasa bagi Indonesia, tetapi extraordinary. Maka dari itu kami ingin menangkap nilai-nilai dan pengalamannya melalui buku ini,&quot; ujar Sri dalam 2nd Joint Finance and Health Minister Meeting secara virtual di Nusa Dua, Bali, Sabtu(12/11/2022).
Sri mengatakan, selain menjadi 'oleh-oleh' dalam bingkisan G20, buku ini juga sering kali dikembalikan oleh para pembuat kebijakan yang terlibat dalam memformulasikan respon-respon kebijakannya dan juga para ekonom serta para akademisi terkemuka yang mengadakan asesmen atas imbasnya. Salinan buku ini juga tersedia di luar, yaitu di Books Corner.
BACA JUGA:Sri Mulyani Akui Belanja Orang Kaya Jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

&quot;Banyak negara yang sudah menuju kehidupan new normal dengan COVID-19, tapi jutaan kasus baru dan ribuan kasus kematian masih dilaporkan tiap minggunya. Terlebih lagi, penyebaran lintas batas akan wabah cacar monyet juga menjadi pengingat bagi kita, bahwa ini adalah masalah 'kapan', bukan 'jika', kita menghadapi pandemi selanjutnya,&quot; ungkap Sri.
Kepentingan dan urgensi untuk menjadi lebih siap akan pandemi yang akan datang tetap relevan.
&quot;Satu tahun kedepan, dari mandat yang ditetapkan para pemimpin kita dari Deklarasi Roma 2021, hari ini kita memiliki peluang untuk mendiskusikan pencapaian-pencapaian yang berhasil kita buat secara kolektif tahun ini untuk mereformasi arsitektur kesehatan global, serta bagaimana kita harus memfokuskan upaya kita di masa depan. Kita akan mendengar update dari perkembangan terbaru dalam operasionalisasi dana pandemi sejak pembentukannya secara inaugural pada 8 dan 9 September lalu,&quot; paparnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8xMC8xLzE1NjYyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dia menambahkan, hal ini adalah sebuah milestone penting bahwa dunia  ini lebih siap untuk pandemi selanjutnya. Bahkan, Sri yakin bahwa para  peserta G20 akan bergabung dengannya dalam menyambut persetujuan dan  juga adopsi dari 4 dokumen dari Governing Board of The Pandemic Fund  yang menjadi kunci dari operasinya, yaitu yang pertama, Governance  Framework, kedua, The Operation Manual, ketiga The Contribution  Agreement Template, dan keempat, Financial Procedure Agreement Template.
&quot;Kita akan mendengar lebih jauh soal perkembangan terbarunya dari  co-chairs dari dana pandemi yang juga hadir pada hari ini, dan kami akan  menantikan bimbingan tingkat tinggi dari Anda terkait dana pandemi  seiring hal itu menjadi operasional, termasuk bagaimana prioritas yang  seharusnya dari dana pandemi itu sendiri untuk panggilan pertamanya akan  proposal pendanaan,&quot; tambah Sri.
Dia yakin bahwa semua pihak akan setuju bahwa hal ini harus dilakukan  dengan tepat untuk memastikan bahwa penanganan Pandemic PPR benar-benar  dilakukan dengan baik, terutama karena financing gap yang ditemukan di  awal tahun. Pihaknya juga akan mendiskusikan bagaimana cara terbaik  untuk memajukan pengaturan kinerja koordinasi keuangan dan kesehatan,  termasuk apakah memperluas jangkauan dari Finance and Health Task Force,  ke sebuah horizon perencanaan multi-year, dan juga apa  objektif-objektif inti yang harus diambil untuk 2023.
&quot;Ini adalah pertanyaan-pertanyaan krusial untuk memastikan kita  memiliki strategi jangka menengah dan panjang untuk respon global apapun  akan pandemi yang akan datang, Kita akan menyimpulkan dengan diskusi  terkait dokumen hasil dari pertemuan kami,&quot; pungkas Sri.</description><content:encoded>BALI - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menekankan pentingnya dana pandemi. Menurutnya, dana pandemi diperlukan agar dunia lebi siap dalam menghadapi pandemi di masa depan.
Dia menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 sudah mendominasi diskusi politik domestik maupun internasional selama beberapa tahun terakhir. Selain itu, sejak Presidensi tahun ini, Indonesia merekam sepak terjang perjuangannya dalam buku &quot;Keeping Indonesia Safe from the COVID-19&quot; Pandemic&quot;.
BACA JUGA:Bangkitkan Ekonomi Pasca-Pandemi, Ini Saran Sri Mulyani untuk Negara G20 

&quot;Kami memahami bahwa ini bukan hanya sekadar tantangan yang biasa bagi Indonesia, tetapi extraordinary. Maka dari itu kami ingin menangkap nilai-nilai dan pengalamannya melalui buku ini,&quot; ujar Sri dalam 2nd Joint Finance and Health Minister Meeting secara virtual di Nusa Dua, Bali, Sabtu(12/11/2022).
Sri mengatakan, selain menjadi 'oleh-oleh' dalam bingkisan G20, buku ini juga sering kali dikembalikan oleh para pembuat kebijakan yang terlibat dalam memformulasikan respon-respon kebijakannya dan juga para ekonom serta para akademisi terkemuka yang mengadakan asesmen atas imbasnya. Salinan buku ini juga tersedia di luar, yaitu di Books Corner.
BACA JUGA:Sri Mulyani Akui Belanja Orang Kaya Jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

&quot;Banyak negara yang sudah menuju kehidupan new normal dengan COVID-19, tapi jutaan kasus baru dan ribuan kasus kematian masih dilaporkan tiap minggunya. Terlebih lagi, penyebaran lintas batas akan wabah cacar monyet juga menjadi pengingat bagi kita, bahwa ini adalah masalah 'kapan', bukan 'jika', kita menghadapi pandemi selanjutnya,&quot; ungkap Sri.
Kepentingan dan urgensi untuk menjadi lebih siap akan pandemi yang akan datang tetap relevan.
&quot;Satu tahun kedepan, dari mandat yang ditetapkan para pemimpin kita dari Deklarasi Roma 2021, hari ini kita memiliki peluang untuk mendiskusikan pencapaian-pencapaian yang berhasil kita buat secara kolektif tahun ini untuk mereformasi arsitektur kesehatan global, serta bagaimana kita harus memfokuskan upaya kita di masa depan. Kita akan mendengar update dari perkembangan terbaru dalam operasionalisasi dana pandemi sejak pembentukannya secara inaugural pada 8 dan 9 September lalu,&quot; paparnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8xMC8xLzE1NjYyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dia menambahkan, hal ini adalah sebuah milestone penting bahwa dunia  ini lebih siap untuk pandemi selanjutnya. Bahkan, Sri yakin bahwa para  peserta G20 akan bergabung dengannya dalam menyambut persetujuan dan  juga adopsi dari 4 dokumen dari Governing Board of The Pandemic Fund  yang menjadi kunci dari operasinya, yaitu yang pertama, Governance  Framework, kedua, The Operation Manual, ketiga The Contribution  Agreement Template, dan keempat, Financial Procedure Agreement Template.
&quot;Kita akan mendengar lebih jauh soal perkembangan terbarunya dari  co-chairs dari dana pandemi yang juga hadir pada hari ini, dan kami akan  menantikan bimbingan tingkat tinggi dari Anda terkait dana pandemi  seiring hal itu menjadi operasional, termasuk bagaimana prioritas yang  seharusnya dari dana pandemi itu sendiri untuk panggilan pertamanya akan  proposal pendanaan,&quot; tambah Sri.
Dia yakin bahwa semua pihak akan setuju bahwa hal ini harus dilakukan  dengan tepat untuk memastikan bahwa penanganan Pandemic PPR benar-benar  dilakukan dengan baik, terutama karena financing gap yang ditemukan di  awal tahun. Pihaknya juga akan mendiskusikan bagaimana cara terbaik  untuk memajukan pengaturan kinerja koordinasi keuangan dan kesehatan,  termasuk apakah memperluas jangkauan dari Finance and Health Task Force,  ke sebuah horizon perencanaan multi-year, dan juga apa  objektif-objektif inti yang harus diambil untuk 2023.
&quot;Ini adalah pertanyaan-pertanyaan krusial untuk memastikan kita  memiliki strategi jangka menengah dan panjang untuk respon global apapun  akan pandemi yang akan datang, Kita akan menyimpulkan dengan diskusi  terkait dokumen hasil dari pertemuan kami,&quot; pungkas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
