<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Asal-usul Sandal Jepit Swallow dan Siapa Sosok di Baliknya</title><description>Asal-usul sandal jepit swallow dan siapa sosok di baliknya. Sandal jepit adalah alas kaki yang khas di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/12/455/2706070/asal-usul-sandal-jepit-swallow-dan-siapa-sosok-di-baliknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/12/455/2706070/asal-usul-sandal-jepit-swallow-dan-siapa-sosok-di-baliknya"/><item><title>Asal-usul Sandal Jepit Swallow dan Siapa Sosok di Baliknya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/12/455/2706070/asal-usul-sandal-jepit-swallow-dan-siapa-sosok-di-baliknya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/12/455/2706070/asal-usul-sandal-jepit-swallow-dan-siapa-sosok-di-baliknya</guid><pubDate>Sabtu 12 November 2022 19:01 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/12/455/2706070/asal-usul-sandal-jepit-swallow-dan-siapa-sosok-di-baliknya-1BvxHoPY25.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Asal usul sandal jepit swallow (Foto: Shopee)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/12/455/2706070/asal-usul-sandal-jepit-swallow-dan-siapa-sosok-di-baliknya-1BvxHoPY25.jpg</image><title>Asal usul sandal jepit swallow (Foto: Shopee)</title></images><description>JAKARTA - Asal-usul sandal jepit swallow dan siapa sosok di baliknya. Sandal jepit adalah alas kaki yang khas di Indonesia.
Tapi tahukah Anda bahwa asal usul sandal jepit ini dulunya dari perusahaan kecil. Didirikan pada tahun 1973, PT. Sinar Jatya Perkasa telah berkembang menjadi perusahaan swasta yang dikenal luas yang mendedikasikan misi dan visinya untuk menyediakan alas kaki bagi seluruh warga negara Indonesia dengan merek swallow.
BACA JUGA:Kisah Sukses Boy Thohir, dari Bisnis Properti-Batu Bara hingga Jadi Orang Terkaya RI

Sinar Jaya Prakarsa menjelaskan bahwa sebelum sandal karet diperkenalkan dan diproduksi massal di dunia, zori Jepang atau sandal gaya Jepang adalah jenis sandal yang paling populer. Hal ini terutama diperkenalkan oleh tentara Amerika yang pulang dengan sandal dari Jepang selama Perang Dunia II (1940).
Zori Jepang adalah alas kaki tradisional Jepang yang terbuat dari jerami padi dan kayu berpernis dan sering digunakan bersama dengan pakaian tradisional Jepang, kimono. Setelah munculnya zori Jepang, konsumen produk menyadari bahwa karena bahan yang digunakan dalam zori Jepang, sandal menjadi licin dan kaku.
BACA JUGA:Berawal Beli Saham Rp4 Ribu, Ini Kisah Sukses Tony Fernandes Bangun Bisnis AirAsia

Dengan demikian, seiring dengan munculnya industri industri, karet ditemukan sebagai bahan yang sempurna untuk digunakan dalam pembuatan sandal. Sandal karet lebih lentur, tahan lama, dan tidak licin.
Alasan menggunakan merek swallow ini berasal dari salah satu jenis burung. Oleh karena itu Logo Walet melambangkan cinta abadi dan kesetiaan kepada keluarga.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wOC80LzE1NjQ2OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sebab,sepasang burung walet melakukan perjalanan jarak jauh, hanya  untuk menemukan jalan kembali satu sama lain di rumah. Itu sebabnya  sandal jepit tidak dapat dipisahkan dari kedua sisi Kiri maupun sisi  Kanan.
Sandal jepit Swallow ini memiliki kantor pusatnya beralamat di Jalan  Kamal Raya No 1, RT 7/ RW 9, Tegal Alur, Kalideres, DKI Jakarta. Sinar  Jaya Prakarsa memulai pabriknya dengan sekitar 500 karyawan dan selama  bertahun-tahun telah berkembang menjadi hampir 2.000 karyawan.
Selain itu, perusahaan juga telah berkembang dalam inovasi dengan mengadopsi mesin dan teknologi terbaru.
Lantas siapakah sosok di baliknya sandal jepit swallow adalah Amir  Djohan. Amir Djohan lah yang kini menjabat sebagai pemilik perusahaan  sandal Swallow sekaligus komisaris perseroan.</description><content:encoded>JAKARTA - Asal-usul sandal jepit swallow dan siapa sosok di baliknya. Sandal jepit adalah alas kaki yang khas di Indonesia.
Tapi tahukah Anda bahwa asal usul sandal jepit ini dulunya dari perusahaan kecil. Didirikan pada tahun 1973, PT. Sinar Jatya Perkasa telah berkembang menjadi perusahaan swasta yang dikenal luas yang mendedikasikan misi dan visinya untuk menyediakan alas kaki bagi seluruh warga negara Indonesia dengan merek swallow.
BACA JUGA:Kisah Sukses Boy Thohir, dari Bisnis Properti-Batu Bara hingga Jadi Orang Terkaya RI

Sinar Jaya Prakarsa menjelaskan bahwa sebelum sandal karet diperkenalkan dan diproduksi massal di dunia, zori Jepang atau sandal gaya Jepang adalah jenis sandal yang paling populer. Hal ini terutama diperkenalkan oleh tentara Amerika yang pulang dengan sandal dari Jepang selama Perang Dunia II (1940).
Zori Jepang adalah alas kaki tradisional Jepang yang terbuat dari jerami padi dan kayu berpernis dan sering digunakan bersama dengan pakaian tradisional Jepang, kimono. Setelah munculnya zori Jepang, konsumen produk menyadari bahwa karena bahan yang digunakan dalam zori Jepang, sandal menjadi licin dan kaku.
BACA JUGA:Berawal Beli Saham Rp4 Ribu, Ini Kisah Sukses Tony Fernandes Bangun Bisnis AirAsia

Dengan demikian, seiring dengan munculnya industri industri, karet ditemukan sebagai bahan yang sempurna untuk digunakan dalam pembuatan sandal. Sandal karet lebih lentur, tahan lama, dan tidak licin.
Alasan menggunakan merek swallow ini berasal dari salah satu jenis burung. Oleh karena itu Logo Walet melambangkan cinta abadi dan kesetiaan kepada keluarga.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wOC80LzE1NjQ2OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sebab,sepasang burung walet melakukan perjalanan jarak jauh, hanya  untuk menemukan jalan kembali satu sama lain di rumah. Itu sebabnya  sandal jepit tidak dapat dipisahkan dari kedua sisi Kiri maupun sisi  Kanan.
Sandal jepit Swallow ini memiliki kantor pusatnya beralamat di Jalan  Kamal Raya No 1, RT 7/ RW 9, Tegal Alur, Kalideres, DKI Jakarta. Sinar  Jaya Prakarsa memulai pabriknya dengan sekitar 500 karyawan dan selama  bertahun-tahun telah berkembang menjadi hampir 2.000 karyawan.
Selain itu, perusahaan juga telah berkembang dalam inovasi dengan mengadopsi mesin dan teknologi terbaru.
Lantas siapakah sosok di baliknya sandal jepit swallow adalah Amir  Djohan. Amir Djohan lah yang kini menjabat sebagai pemilik perusahaan  sandal Swallow sekaligus komisaris perseroan.</content:encoded></item></channel></rss>
