<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>UMKM Ekspor Benih Ikan Kerapu ke Malaysia Raup Ratusan Juta!</title><description>UMKM ekspor benih ikan kerapu ke Malaysia meraup ratusan juta rupiah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/12/455/2706078/umkm-ekspor-benih-ikan-kerapu-ke-malaysia-raup-ratusan-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/12/455/2706078/umkm-ekspor-benih-ikan-kerapu-ke-malaysia-raup-ratusan-juta"/><item><title>UMKM Ekspor Benih Ikan Kerapu ke Malaysia Raup Ratusan Juta!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/12/455/2706078/umkm-ekspor-benih-ikan-kerapu-ke-malaysia-raup-ratusan-juta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/12/455/2706078/umkm-ekspor-benih-ikan-kerapu-ke-malaysia-raup-ratusan-juta</guid><pubDate>Sabtu 12 November 2022 12:53 WIB</pubDate><dc:creator>Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/12/455/2706078/umkm-ekspor-benih-ikan-kerapu-ke-malaysia-raup-ratusan-juta-wtRRcfcGYb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">UMKM ekspor benih ikan kerapu (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/12/455/2706078/umkm-ekspor-benih-ikan-kerapu-ke-malaysia-raup-ratusan-juta-wtRRcfcGYb.jpg</image><title>UMKM ekspor benih ikan kerapu (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - UMKM ekspor benih ikan kerapu ke Malaysia meraup ratusan juta rupiah. UMKM asal Sumatera Utara, UD Rezeki mengekspor benih ikan kerapu sebanyak 11.040 ekor atau  senilai Rp110.400.000 ke Malaysia.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengungkap ekspor tersebut merupakan hasil dari kerjasama antara KKP dengan Kementerian Keuangan.
BACA JUGA:Ekspor Naik 21,64%, Mendag Zulhas: Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi RI

&quot;Alhamdulillah, kolaborasi kami dengan teman-teman Bea Cukai membuahkan hasil melalui pengiriman perdana kerapu ke Malaysia,&quot; kata Kepala Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (Balai KIPM) Medan I, Muhammad Burlian dalam keterangan tertulis, Sabtu (12/11/2022).
BACA JUGA:Mendag Yakin RI Bisa Jadi Eksportir Wig Nomor 1 di Dunia

Burlian menambahkan, total produk seberat 707 kg tersebut dikemas dalam 101 Koli dan dilepas dari terminal kargo Bandara Kualanamu, Medan. Prestasi ini pun diapresiasi pelaku usaha lantaran selama ini, mereka hanya menjual benih tersebut ke agen-agen lokal.
Namun melalui asistensi intensif, pelaku usaha tersebut akhirnya mampu melakukan ekspansi ke pasar ke Negeri Jiran.
&quot;Kurang lebih 5 bulan kami bersama teman-teman Bea Cukai mendampingi pelaku usaha tersebut, hingga akhirnya mereka bisa ekspor,&quot; ujar Burlian.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wOC80LzE1NjQ2OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dalam kesempatan itu, Burlian menceritakan awal mula jajarannya turun  melakukan pendampingan. Dimulai dari mengedukasi aspek legalitas hingga  edukasi terkait pentingnya quality assurance seperti cara karantina  ikan yang baik (CKIB) hingga health certificate (HC) atau sertifikat  kesehatan ikan.
&quot;Kami sampaikan bahwa ekspor adalah sesuatu yang mudah. Dan kami  buktikan bahwa yang bersangkutan akhirnya juga bisa melakukan ekspor  setelah tau peluangnya,&quot; sambungnya.
Dia berharap melalui kegiatan ekspor ini, pelaku usaha semakin  semangat sekaligus memberikan dampak sosial-ekonomi di sekitarnya.  Termasuk juga pelaku usaha lain, menjadi termotivasi untuk bisa  melakukan hal serupa.
&quot;Semoga ini jadi trigger dan motivasi bagi yang lain bahwa ekspor itu mudah selama ada kemauan,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - UMKM ekspor benih ikan kerapu ke Malaysia meraup ratusan juta rupiah. UMKM asal Sumatera Utara, UD Rezeki mengekspor benih ikan kerapu sebanyak 11.040 ekor atau  senilai Rp110.400.000 ke Malaysia.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengungkap ekspor tersebut merupakan hasil dari kerjasama antara KKP dengan Kementerian Keuangan.
BACA JUGA:Ekspor Naik 21,64%, Mendag Zulhas: Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi RI

&quot;Alhamdulillah, kolaborasi kami dengan teman-teman Bea Cukai membuahkan hasil melalui pengiriman perdana kerapu ke Malaysia,&quot; kata Kepala Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (Balai KIPM) Medan I, Muhammad Burlian dalam keterangan tertulis, Sabtu (12/11/2022).
BACA JUGA:Mendag Yakin RI Bisa Jadi Eksportir Wig Nomor 1 di Dunia

Burlian menambahkan, total produk seberat 707 kg tersebut dikemas dalam 101 Koli dan dilepas dari terminal kargo Bandara Kualanamu, Medan. Prestasi ini pun diapresiasi pelaku usaha lantaran selama ini, mereka hanya menjual benih tersebut ke agen-agen lokal.
Namun melalui asistensi intensif, pelaku usaha tersebut akhirnya mampu melakukan ekspansi ke pasar ke Negeri Jiran.
&quot;Kurang lebih 5 bulan kami bersama teman-teman Bea Cukai mendampingi pelaku usaha tersebut, hingga akhirnya mereka bisa ekspor,&quot; ujar Burlian.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wOC80LzE1NjQ2OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dalam kesempatan itu, Burlian menceritakan awal mula jajarannya turun  melakukan pendampingan. Dimulai dari mengedukasi aspek legalitas hingga  edukasi terkait pentingnya quality assurance seperti cara karantina  ikan yang baik (CKIB) hingga health certificate (HC) atau sertifikat  kesehatan ikan.
&quot;Kami sampaikan bahwa ekspor adalah sesuatu yang mudah. Dan kami  buktikan bahwa yang bersangkutan akhirnya juga bisa melakukan ekspor  setelah tau peluangnya,&quot; sambungnya.
Dia berharap melalui kegiatan ekspor ini, pelaku usaha semakin  semangat sekaligus memberikan dampak sosial-ekonomi di sekitarnya.  Termasuk juga pelaku usaha lain, menjadi termotivasi untuk bisa  melakukan hal serupa.
&quot;Semoga ini jadi trigger dan motivasi bagi yang lain bahwa ekspor itu mudah selama ada kemauan,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
