<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta BSU Rp600.000 Cair, Pak Pos Bisa Antar ke Rumah Pekerja</title><description>Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau BLT subsidi gaji sebesar Rp600.000 tahap  7 yang cair minggu ini dapat diambil melalui kantor pos.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/13/320/2706307/5-fakta-bsu-rp600-000-cair-pak-pos-bisa-antar-ke-rumah-pekerja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/13/320/2706307/5-fakta-bsu-rp600-000-cair-pak-pos-bisa-antar-ke-rumah-pekerja"/><item><title>5 Fakta BSU Rp600.000 Cair, Pak Pos Bisa Antar ke Rumah Pekerja</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/13/320/2706307/5-fakta-bsu-rp600-000-cair-pak-pos-bisa-antar-ke-rumah-pekerja</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/13/320/2706307/5-fakta-bsu-rp600-000-cair-pak-pos-bisa-antar-ke-rumah-pekerja</guid><pubDate>Minggu 13 November 2022 08:01 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/12/320/2706307/5-fakta-bsu-rp600-000-cair-pak-pos-bisa-antar-ke-rumah-pekerja-zwEgmpJGGT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BSU diambil di kantor pos (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/12/320/2706307/5-fakta-bsu-rp600-000-cair-pak-pos-bisa-antar-ke-rumah-pekerja-zwEgmpJGGT.jpg</image><title>BSU diambil di kantor pos (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau BLT subsidi gaji sebesar Rp600.000 tahap 7 yang cair minggu ini dapat diambil melalui kantor pos.
&quot;Data calon penerima BSU yang disalurkan oleh Pos Indonesia akan disalurkan pada tahap 7 yakni setelah penyaluran BSU melalui Bank Himbara terselesaikan semuanya,&quot; kata Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, dikutip Jumat (4/11/2022).
Berikut fakta BSU Rp600.000 cair yang dirangkum Okezone di Jakarta, Minggu (13/11/2022).
BACA JUGA:4 Juta Pekerja Belum Terima BSU Rp600.000, Begini Cara Cek Nama Penerima
&amp;nbsp;
 
1. 3 Metode Cairkan BSU Rp600.000
PT Pos Indonesia (Persero) menyiapkan tiga metode untuk mencapai target penyaluran bantuan subsidi upah (BSU). Ditargetkan BSU tersalurkan dalam waktu 14 hari.
&quot;Kami menargetkan 100% BSU terbayarkan dalam dua minggu. Untuk itu kami menerapkan tiga metode penyaluran,&amp;rdquo; kata Kepala Kantorpos Mataram Sigit Sugiharto, dikutip dari Antara, Senin (7/11/2022).
Ketiga metode penyaluran, yaitu melakukan banyak promosi sehingga penerima bisa langsung datang ke Kantorpos, kemudian perusahaan yang penerimanya lebih dari 20 orang akan dihubungi PIC untuk koordinasi tempat dan waktu pembayaran.
Selain itu, jika menjelang batas akhir penyaluran BSU masih ada karyawan yang belum mengambil pihaknya akan mengirim pemberitahuan khusus kepada perusahaan yang terdaftar.
BACA JUGA:Ambil BSU Rp600.000 di Kantor Pos, Dokumen Ini Harus Dibawa
&amp;nbsp;
 
2. Cek Nama Penerima di bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id dan bsu.kemnaker.go.id
PT Pos Indonesia gencar melakukan sosialisasi kepada penerima BSU. Tujuannya supaya mengecek apakah pekerja masuk dalam daftar penerima BSU atau tidak.
Jadi, pekerja bisa mengecek informasi melalui situs bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id, bsu.kemnaker.go.id.
Jika sudah dinyatakan sebagai penerima subsidi upah, penerima BSU dapat memastikan apakah yang bersangkutan terdaftar sebagai penerima BSU di Pos Indonesia dengan melakukan pengecekan NIK e-KTP melalui aplikasi andalan PT Pos yaitu Pospay.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wNS8xLzE1NDMyNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;3. Telah Cair ke 10,3 Juta Pekerja di Indonesia
Pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau BLT subsidi gaji 2022 telah  disalurkan sebanyak 10,3 juta pekerja atau 80,30% dari target 14,6 juta  orang.
&quot;Sampai tahap ketujuh ini kita sudah menyalurkan kepada 10.321.436  orang. Kalau persentasenya 80,30%,&quot; kata Menteri Ketenagakerjaan  (Menaker) Ida Fauziyah usai memantau penyaluran BSU di Kantor Pos  Rawamangun, Jakarta, Rabu (9/11/2022).
Pemerintah sendiri menargetkan penyaluran subsidi gaji dilakukan  kepada 14,6 juta pekerja yang memenuhi syarat untuk mendapatkan subsidi  gaji sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor  10 Tahun 2022.
4. 1,2 Juta Pekerja Cairkan Lewat Kantor Pos
BSU tahap 7 yang disalurkan melalui Kantor Pos telah tersalurkan ke  1,2 juta pekerja dari total 3,6 juta pekerja seluruh Indonesia.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menjelaskan,  penyaluran lewat Pos Indonesia baru dilakukan tahun ini, terutama kepada  mereka yang tidak memiliki rekening di bank-bank Himbara.
&quot;Belajar dari pengalaman penyaluran tahun 2021 yang tidak bisa  terkover 100%, karena banyak di antara penerima BSU ini tidak memiliki  bank Himbara,&quot; ujarnya, dikutip dari Antara, Rabu (9/11/2022).
5. Pak Pos Bisa Antar ke Rumah Pekerja
Pencairan BSU di PT Pos Indonesia sendiri dilakukan melalui 3 cara.  Pertama, penerima BSU datang langsung ke PT Pos Indonesia terdekat jika  sudah menerima notifikasi sebagai calon penerima. Kedua, pencairan  dilakukan secara kolektif di perusahaan atau tempat tertentu yang  ditunjuk oleh PT Pos Indonesia.
Ketiga, jika penerima BSU berhalangan hadir seperti sakit, maka  petugas PT Pos Indonesia akan menghampiri langsung penerima BSU ke rumah  atau rumah sakit yang bersangkutan.
&quot;Mudah-mudahan dengan penyaluran melalui 2 model ini, melalui Bank  Himbara dan Kantor Pos ini mudah-mudahan bisa tersalur 100% hingga akhir  tahun 2022 ini,&quot; lanjut Menaker.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau BLT subsidi gaji sebesar Rp600.000 tahap 7 yang cair minggu ini dapat diambil melalui kantor pos.
&quot;Data calon penerima BSU yang disalurkan oleh Pos Indonesia akan disalurkan pada tahap 7 yakni setelah penyaluran BSU melalui Bank Himbara terselesaikan semuanya,&quot; kata Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, dikutip Jumat (4/11/2022).
Berikut fakta BSU Rp600.000 cair yang dirangkum Okezone di Jakarta, Minggu (13/11/2022).
BACA JUGA:4 Juta Pekerja Belum Terima BSU Rp600.000, Begini Cara Cek Nama Penerima
&amp;nbsp;
 
1. 3 Metode Cairkan BSU Rp600.000
PT Pos Indonesia (Persero) menyiapkan tiga metode untuk mencapai target penyaluran bantuan subsidi upah (BSU). Ditargetkan BSU tersalurkan dalam waktu 14 hari.
&quot;Kami menargetkan 100% BSU terbayarkan dalam dua minggu. Untuk itu kami menerapkan tiga metode penyaluran,&amp;rdquo; kata Kepala Kantorpos Mataram Sigit Sugiharto, dikutip dari Antara, Senin (7/11/2022).
Ketiga metode penyaluran, yaitu melakukan banyak promosi sehingga penerima bisa langsung datang ke Kantorpos, kemudian perusahaan yang penerimanya lebih dari 20 orang akan dihubungi PIC untuk koordinasi tempat dan waktu pembayaran.
Selain itu, jika menjelang batas akhir penyaluran BSU masih ada karyawan yang belum mengambil pihaknya akan mengirim pemberitahuan khusus kepada perusahaan yang terdaftar.
BACA JUGA:Ambil BSU Rp600.000 di Kantor Pos, Dokumen Ini Harus Dibawa
&amp;nbsp;
 
2. Cek Nama Penerima di bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id dan bsu.kemnaker.go.id
PT Pos Indonesia gencar melakukan sosialisasi kepada penerima BSU. Tujuannya supaya mengecek apakah pekerja masuk dalam daftar penerima BSU atau tidak.
Jadi, pekerja bisa mengecek informasi melalui situs bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id, bsu.kemnaker.go.id.
Jika sudah dinyatakan sebagai penerima subsidi upah, penerima BSU dapat memastikan apakah yang bersangkutan terdaftar sebagai penerima BSU di Pos Indonesia dengan melakukan pengecekan NIK e-KTP melalui aplikasi andalan PT Pos yaitu Pospay.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wNS8xLzE1NDMyNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;3. Telah Cair ke 10,3 Juta Pekerja di Indonesia
Pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau BLT subsidi gaji 2022 telah  disalurkan sebanyak 10,3 juta pekerja atau 80,30% dari target 14,6 juta  orang.
&quot;Sampai tahap ketujuh ini kita sudah menyalurkan kepada 10.321.436  orang. Kalau persentasenya 80,30%,&quot; kata Menteri Ketenagakerjaan  (Menaker) Ida Fauziyah usai memantau penyaluran BSU di Kantor Pos  Rawamangun, Jakarta, Rabu (9/11/2022).
Pemerintah sendiri menargetkan penyaluran subsidi gaji dilakukan  kepada 14,6 juta pekerja yang memenuhi syarat untuk mendapatkan subsidi  gaji sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor  10 Tahun 2022.
4. 1,2 Juta Pekerja Cairkan Lewat Kantor Pos
BSU tahap 7 yang disalurkan melalui Kantor Pos telah tersalurkan ke  1,2 juta pekerja dari total 3,6 juta pekerja seluruh Indonesia.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menjelaskan,  penyaluran lewat Pos Indonesia baru dilakukan tahun ini, terutama kepada  mereka yang tidak memiliki rekening di bank-bank Himbara.
&quot;Belajar dari pengalaman penyaluran tahun 2021 yang tidak bisa  terkover 100%, karena banyak di antara penerima BSU ini tidak memiliki  bank Himbara,&quot; ujarnya, dikutip dari Antara, Rabu (9/11/2022).
5. Pak Pos Bisa Antar ke Rumah Pekerja
Pencairan BSU di PT Pos Indonesia sendiri dilakukan melalui 3 cara.  Pertama, penerima BSU datang langsung ke PT Pos Indonesia terdekat jika  sudah menerima notifikasi sebagai calon penerima. Kedua, pencairan  dilakukan secara kolektif di perusahaan atau tempat tertentu yang  ditunjuk oleh PT Pos Indonesia.
Ketiga, jika penerima BSU berhalangan hadir seperti sakit, maka  petugas PT Pos Indonesia akan menghampiri langsung penerima BSU ke rumah  atau rumah sakit yang bersangkutan.
&quot;Mudah-mudahan dengan penyaluran melalui 2 model ini, melalui Bank  Himbara dan Kantor Pos ini mudah-mudahan bisa tersalur 100% hingga akhir  tahun 2022 ini,&quot; lanjut Menaker.</content:encoded></item></channel></rss>
