<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pernak-pernik Jelang KTT G20 hingga Fakta Jokowi Telepon Putin dan Presiden Ukraina</title><description>Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali akan diselenggarakan pada 15-16 November 2022 mendatang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/13/320/2706318/pernak-pernik-jelang-ktt-g20-hingga-fakta-jokowi-telepon-putin-dan-presiden-ukraina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/13/320/2706318/pernak-pernik-jelang-ktt-g20-hingga-fakta-jokowi-telepon-putin-dan-presiden-ukraina"/><item><title>Pernak-pernik Jelang KTT G20 hingga Fakta Jokowi Telepon Putin dan Presiden Ukraina</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/13/320/2706318/pernak-pernik-jelang-ktt-g20-hingga-fakta-jokowi-telepon-putin-dan-presiden-ukraina</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/13/320/2706318/pernak-pernik-jelang-ktt-g20-hingga-fakta-jokowi-telepon-putin-dan-presiden-ukraina</guid><pubDate>Minggu 13 November 2022 03:58 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/12/320/2706318/pernak-pernik-jelang-ktt-g20-hingga-fakta-jokowi-telepon-putin-dan-presiden-ukraina-fjWAw3OED6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jelang KTT G20 (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/12/320/2706318/pernak-pernik-jelang-ktt-g20-hingga-fakta-jokowi-telepon-putin-dan-presiden-ukraina-fjWAw3OED6.jpg</image><title>Jelang KTT G20 (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali akan diselenggarakan pada 15-16 November 2022 mendatang.
Diketahui, negara yang menjadi anggota G20 terdiri dari Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Republik Korea, Rusia, Perancis, Tiongkok, Turki dan Uni Eropa.
Berikut fakta pernak-pernik jelang KTT G20 yang dirangkum Okezone di Jakarta, Minggu (13/11/2022).
BACA JUGA:Sederet Keuntungan RI dari KTT G20 di Bali

1. TNI-Polri Diminta Tidak Arogan
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memberi pengarahan ke TNI dan Polri tekait penyelenggaraan Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali. Dirinya meminta untuk saling berkoordinasi dalam mengamankan penyelenggaraan KTT G20.
Luhut juga tidak mengingkan adanya arogansi dari pihak TNI dan Polri. Menurutnya, mekanisme dan pengamanan yang sudah dijelaskan oleh Panglima TNI dan Kapolri sudah cukup baik dan solid.
Hal itu diungkapkan Luhut saat meninjau Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Pengamanan VVIP KTT G20 2022 dikutip melalui instagram pribadinya, Selasa (8/11/2022).
&quot;Saya tetap mengimbau kepada semua prajurit gabungan TNI dan Polri bahwa kalian punya posisi yang sama, untuk itu harus saling koordinasi. Jangan ada arogansi, semua harus saling sharing dan back up satu sama lain untuk keselamatan semua terlebih lagi untuk keberhasilan jalannya acara,&quot; tulisnya.
BACA JUGA:Luhut Minta Pekerja Bali WFH Selama KTT G20

2. Jokowi Telepon Putin dan Presiden Ukraina
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku belum bisa memastikan kehadiran Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT G20) di Bali.
Hal itu karena kedua pemimpin negara tersebut masih mempertimbangkan situasi dan kondisi di negara masing-masing.
&quot;Beberapa hari yang lalu saya juga sudah bertelepon, berbicara lewat telepon dengan Presiden Putin dan Presiden Zelensky, beliau menyampaikan akan hadir kalau kondisinya memungkinkan,&quot; kata Presiden dalam keterangannya, di Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Kota Denpasar, Selasa (8/11/2022).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8xMi80LzE1Njc4MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;3. Jokowi Resmikan Infrastruktur di Bali
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan sejumlah infrastuktur yang ada di Bali, hari ini, Rabu (9/11/2022).
Hal tersebut dilakukannya sebelum bertolak ke Kamboja untuk menghadiri KTT ASEAN.
Sejumlah infrastruktur yang diresmikan terdiri atas Gedung VVIP  Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dan tiga pelabuhan yang  tersebar di Provinsi Bali.
&quot;Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim pada sore hari ini saya  resmikan Gedung VVIP Banda Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, yang  kedua Pelabuhan Sanur, yang ketiga Pelabuhan Sampalan, dan yang keempat  Pelabuhan Bias Munjul di Nusa Ceningan, Provinsi Bali,&quot; ujar Jokowi  dalam dalam keterangannya, Rabu (9/11/2022).
4. Persiapan Sudah Lebih dari 90%
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian  Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Usman Kansong mengatakan bahwa  persiapan tersebut sudah mencapai lebih dari 90%.
&quot;Persiapannya sudah lebih dari 90% atau hampir rampung ya, hampir  sempurna,&quot; ujarnya dalam Special Dialogue Okezone pada Kamis  (10/11/2022).
Dia menyebut kalau saat ini hanya tinggal perapihan hingga simulasi saja.
&quot;Tinggal perapihan-perapihan ya, set up-set up begitu ya,  pengaturan-pengaturan. Yang lain-lainnya sudah relatif siap ya, kita  tinggal melakukan simulasi-simulasi, rehearsal-rehearsal. Seperti itu  kira-kira,&quot; jelasnya.5. Keamanan Siber Turut Diperhatikan
Keamanan siber turut diperhatikan menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada 15-16 November 2022 mendatang.
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian   Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Usman Kansong mengatakan Badan   Siber dan Sandi Negara (BSSN) sudah mempersiapkan segala sesuatunya   dengan maksimal.
&quot;BSSN sudah mengidentifikasi kemungkinan-kemungkinan serangan yang   akan terjadi, ya apakah itu malware, apakah itu affect wifi, kemudian   juga hacker atau hacking, ini sudah diidentifikasi dan BSSN sudah   melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi,&quot; ujarnya   dalam Special Dialogue Okezone, Kamis (10/11/2022).
Dia juga memastikan kalau BSSN akan melindungi sistem keamanan siber dalam penyelanggaraan KTT G20.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali akan diselenggarakan pada 15-16 November 2022 mendatang.
Diketahui, negara yang menjadi anggota G20 terdiri dari Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Republik Korea, Rusia, Perancis, Tiongkok, Turki dan Uni Eropa.
Berikut fakta pernak-pernik jelang KTT G20 yang dirangkum Okezone di Jakarta, Minggu (13/11/2022).
BACA JUGA:Sederet Keuntungan RI dari KTT G20 di Bali

1. TNI-Polri Diminta Tidak Arogan
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memberi pengarahan ke TNI dan Polri tekait penyelenggaraan Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali. Dirinya meminta untuk saling berkoordinasi dalam mengamankan penyelenggaraan KTT G20.
Luhut juga tidak mengingkan adanya arogansi dari pihak TNI dan Polri. Menurutnya, mekanisme dan pengamanan yang sudah dijelaskan oleh Panglima TNI dan Kapolri sudah cukup baik dan solid.
Hal itu diungkapkan Luhut saat meninjau Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Pengamanan VVIP KTT G20 2022 dikutip melalui instagram pribadinya, Selasa (8/11/2022).
&quot;Saya tetap mengimbau kepada semua prajurit gabungan TNI dan Polri bahwa kalian punya posisi yang sama, untuk itu harus saling koordinasi. Jangan ada arogansi, semua harus saling sharing dan back up satu sama lain untuk keselamatan semua terlebih lagi untuk keberhasilan jalannya acara,&quot; tulisnya.
BACA JUGA:Luhut Minta Pekerja Bali WFH Selama KTT G20

2. Jokowi Telepon Putin dan Presiden Ukraina
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku belum bisa memastikan kehadiran Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT G20) di Bali.
Hal itu karena kedua pemimpin negara tersebut masih mempertimbangkan situasi dan kondisi di negara masing-masing.
&quot;Beberapa hari yang lalu saya juga sudah bertelepon, berbicara lewat telepon dengan Presiden Putin dan Presiden Zelensky, beliau menyampaikan akan hadir kalau kondisinya memungkinkan,&quot; kata Presiden dalam keterangannya, di Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Kota Denpasar, Selasa (8/11/2022).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8xMi80LzE1Njc4MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;3. Jokowi Resmikan Infrastruktur di Bali
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan sejumlah infrastuktur yang ada di Bali, hari ini, Rabu (9/11/2022).
Hal tersebut dilakukannya sebelum bertolak ke Kamboja untuk menghadiri KTT ASEAN.
Sejumlah infrastruktur yang diresmikan terdiri atas Gedung VVIP  Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dan tiga pelabuhan yang  tersebar di Provinsi Bali.
&quot;Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim pada sore hari ini saya  resmikan Gedung VVIP Banda Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, yang  kedua Pelabuhan Sanur, yang ketiga Pelabuhan Sampalan, dan yang keempat  Pelabuhan Bias Munjul di Nusa Ceningan, Provinsi Bali,&quot; ujar Jokowi  dalam dalam keterangannya, Rabu (9/11/2022).
4. Persiapan Sudah Lebih dari 90%
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian  Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Usman Kansong mengatakan bahwa  persiapan tersebut sudah mencapai lebih dari 90%.
&quot;Persiapannya sudah lebih dari 90% atau hampir rampung ya, hampir  sempurna,&quot; ujarnya dalam Special Dialogue Okezone pada Kamis  (10/11/2022).
Dia menyebut kalau saat ini hanya tinggal perapihan hingga simulasi saja.
&quot;Tinggal perapihan-perapihan ya, set up-set up begitu ya,  pengaturan-pengaturan. Yang lain-lainnya sudah relatif siap ya, kita  tinggal melakukan simulasi-simulasi, rehearsal-rehearsal. Seperti itu  kira-kira,&quot; jelasnya.5. Keamanan Siber Turut Diperhatikan
Keamanan siber turut diperhatikan menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada 15-16 November 2022 mendatang.
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian   Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Usman Kansong mengatakan Badan   Siber dan Sandi Negara (BSSN) sudah mempersiapkan segala sesuatunya   dengan maksimal.
&quot;BSSN sudah mengidentifikasi kemungkinan-kemungkinan serangan yang   akan terjadi, ya apakah itu malware, apakah itu affect wifi, kemudian   juga hacker atau hacking, ini sudah diidentifikasi dan BSSN sudah   melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi,&quot; ujarnya   dalam Special Dialogue Okezone, Kamis (10/11/2022).
Dia juga memastikan kalau BSSN akan melindungi sistem keamanan siber dalam penyelanggaraan KTT G20.</content:encoded></item></channel></rss>
