<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Naik 76,34%, WIKA Beton Raup Laba Bersih Rp90,44 Miliar</title><description>PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) atau WIKA Beton meraup laba Rp90,44 miliar di kuartal III 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/14/278/2707041/naik-76-34-wika-beton-raup-laba-bersih-rp90-44-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/14/278/2707041/naik-76-34-wika-beton-raup-laba-bersih-rp90-44-miliar"/><item><title>Naik 76,34%, WIKA Beton Raup Laba Bersih Rp90,44 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/14/278/2707041/naik-76-34-wika-beton-raup-laba-bersih-rp90-44-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/14/278/2707041/naik-76-34-wika-beton-raup-laba-bersih-rp90-44-miliar</guid><pubDate>Senin 14 November 2022 12:53 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/14/278/2707041/naik-76-34-wika-beton-raup-laba-bersih-rp90-44-miliar-mbKUHD1G0J.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wijaya Karya Beton (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/14/278/2707041/naik-76-34-wika-beton-raup-laba-bersih-rp90-44-miliar-mbKUHD1G0J.jpg</image><title>Wijaya Karya Beton (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) atau WIKA Beton meraup laba Rp90,44 miliar di kuartal III 2022. Laba WTON naik tajam 76,34% dibandingkan priode yang sama tahun lalu sebesar Rp51,29 miliar.
Sekretaris Perusahaan Wika Beton Dedi Indra mengatakan, laba bersih WTON naik tersebut ditopang oleh pendapatan usaha yang naik signifikan sebesar 47,96% menjadi Rp3,67 triliun dibandingkan periode September 2021 sebesar Rp2,48 triliun. Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim tanpa audit per 30 September 2022, pertumbuhan pendapatan usaha anak usaha PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) dikontribusikan dari penjualan produk putar sebesar Rp2,10 triliun atau melonjak 111% dibandingkan kuartal III-2021 sebesar Rp992 miliar.
BACA JUGA:Naik 65%, Wijaya Karya Beton (WTON) Kantongi Laba Rp89,20 Miliar

Selain itu, pendapatan dari produk non putar juga mengalami peningkatan sekitar 14,4% dari semula Rp1,174 triliun menjadi Rp1,34 triliun. Dengan begitu, maka total pendapatan perseroan dari penjualan segmen produk menembus Rp3,44 trilun.
Sementara, pendapatan usaha dari sektor jasa dan konstruksi relatif naik-turun. Kontribusi di bidang jasa misalnya, pendapatan WTON tercatat tergerus 82,6% dari sebelumnya Rp154 miliar menjadi Rp26,70 miliar. Berkebalikan dari sektor jasa, untungnya pendapatan perseroan di sektor konstruksi melompat 22,9% menjadi Rp192 miliar ketimbang pendapatan pada kuartal III-2021 sebesar Rp156,6 miliar, sehingga cukup memberikan hasil yang berimbang.
BACA JUGA:WIKA Beton (WTON) Raih Kontrak Baru Rp4,95 Triliun di September 2022

Maka dari itu, kinerja WTON yang cenderung positif ini akhirnya berimplikasi pada total pendapatan perseroan yang hingga kuartal III-2022 sukses mencetak Rp3,7 triliun, naik 47,96% daripada kuartal IIII-2022 sebesar 2,48 triliun. Performa meyakinkan perseroan di sepanjang kuartal III-2022 turut terefleksi dari raihan kontrak baru sampai Oktober 2022.
Di mana, pada awal kuartal IV-2022, WTON mencatatkan nilai kontrak baru sebesar Rp5,41 triliun, loncat 28,73% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp4,20 triliun. &quot;Perolehan kontrak baru ini berasal dari swasta 53,14%, WIKA 30,44%, BUMN 14,05%, dan pemerintah sebesar 2,37%,&quot; kata Dedi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Perolehan kontrak WIKA Beton hingga Oktober 2022 tersebut didukung  sejumlah proyek di antaranya proyek Jalan Tol Ancol Timur &amp;ndash; Pluit,  Proyek Manyar Smelter, Coastal Area Kota Balikpapan, FRC IK Karawang  Pindo 4 Mill, Tol Semarang &amp;ndash; Demak, Jalan Tol Indrapura &amp;ndash; Kisaran, Lotte  Line Project Cilegon, Makassar New Port Access Toll Road, Peningkatan  Jalur KA Medan Labuhan - Rantau Parapat, Pemasangan Pipa SPAM Jatiluhur,  dan sejumlah proyek lainnya.
Adapun dilihat dari sektor usaha, komposisi perolehan proyek  mayoritas berasal dari sektor infrastruktur sebesar 61,54%, kemudian  sektor properti sebesar 19,95%, sektor energi, industri, dan tambang  yang masing-masing berkontribusi sebesar 12,84%, 2,89% dan 2,78%.
Diberitakan sebelumnya, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Wika  Beton Rija Judaswara mengatakan bahwa sejalan dengan perolehan kontrak  baru tersebut, perseroan masih memiliki banyak sasaran proyek yang akan  mampu menjamin perolehan kontak baru di tahun ini sesuai Rencana Kerja  dan Anggaran Perusahaan (RKAP) perseroan.
Untuk target kontrak baru di 2023, Rija mengincar adanya pertumbuhan  sekitar 15% sampai 20% dari prognosa kontrak baru yang diraih di tahun  2022.&amp;ldquo;Kami menargetkan pertumbuhan di kisaran 15% sampai 20%. Kami  memang tidak agresif, tapi angka kenaikan tersebut menurut kami sudah  mempertimbangkan situasi global maupun situasi isu-isu strategis dalam  negeri,&amp;rdquo;kata Rija.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) atau WIKA Beton meraup laba Rp90,44 miliar di kuartal III 2022. Laba WTON naik tajam 76,34% dibandingkan priode yang sama tahun lalu sebesar Rp51,29 miliar.
Sekretaris Perusahaan Wika Beton Dedi Indra mengatakan, laba bersih WTON naik tersebut ditopang oleh pendapatan usaha yang naik signifikan sebesar 47,96% menjadi Rp3,67 triliun dibandingkan periode September 2021 sebesar Rp2,48 triliun. Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim tanpa audit per 30 September 2022, pertumbuhan pendapatan usaha anak usaha PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) dikontribusikan dari penjualan produk putar sebesar Rp2,10 triliun atau melonjak 111% dibandingkan kuartal III-2021 sebesar Rp992 miliar.
BACA JUGA:Naik 65%, Wijaya Karya Beton (WTON) Kantongi Laba Rp89,20 Miliar

Selain itu, pendapatan dari produk non putar juga mengalami peningkatan sekitar 14,4% dari semula Rp1,174 triliun menjadi Rp1,34 triliun. Dengan begitu, maka total pendapatan perseroan dari penjualan segmen produk menembus Rp3,44 trilun.
Sementara, pendapatan usaha dari sektor jasa dan konstruksi relatif naik-turun. Kontribusi di bidang jasa misalnya, pendapatan WTON tercatat tergerus 82,6% dari sebelumnya Rp154 miliar menjadi Rp26,70 miliar. Berkebalikan dari sektor jasa, untungnya pendapatan perseroan di sektor konstruksi melompat 22,9% menjadi Rp192 miliar ketimbang pendapatan pada kuartal III-2021 sebesar Rp156,6 miliar, sehingga cukup memberikan hasil yang berimbang.
BACA JUGA:WIKA Beton (WTON) Raih Kontrak Baru Rp4,95 Triliun di September 2022

Maka dari itu, kinerja WTON yang cenderung positif ini akhirnya berimplikasi pada total pendapatan perseroan yang hingga kuartal III-2022 sukses mencetak Rp3,7 triliun, naik 47,96% daripada kuartal IIII-2022 sebesar 2,48 triliun. Performa meyakinkan perseroan di sepanjang kuartal III-2022 turut terefleksi dari raihan kontrak baru sampai Oktober 2022.
Di mana, pada awal kuartal IV-2022, WTON mencatatkan nilai kontrak baru sebesar Rp5,41 triliun, loncat 28,73% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp4,20 triliun. &quot;Perolehan kontrak baru ini berasal dari swasta 53,14%, WIKA 30,44%, BUMN 14,05%, dan pemerintah sebesar 2,37%,&quot; kata Dedi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Perolehan kontrak WIKA Beton hingga Oktober 2022 tersebut didukung  sejumlah proyek di antaranya proyek Jalan Tol Ancol Timur &amp;ndash; Pluit,  Proyek Manyar Smelter, Coastal Area Kota Balikpapan, FRC IK Karawang  Pindo 4 Mill, Tol Semarang &amp;ndash; Demak, Jalan Tol Indrapura &amp;ndash; Kisaran, Lotte  Line Project Cilegon, Makassar New Port Access Toll Road, Peningkatan  Jalur KA Medan Labuhan - Rantau Parapat, Pemasangan Pipa SPAM Jatiluhur,  dan sejumlah proyek lainnya.
Adapun dilihat dari sektor usaha, komposisi perolehan proyek  mayoritas berasal dari sektor infrastruktur sebesar 61,54%, kemudian  sektor properti sebesar 19,95%, sektor energi, industri, dan tambang  yang masing-masing berkontribusi sebesar 12,84%, 2,89% dan 2,78%.
Diberitakan sebelumnya, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Wika  Beton Rija Judaswara mengatakan bahwa sejalan dengan perolehan kontrak  baru tersebut, perseroan masih memiliki banyak sasaran proyek yang akan  mampu menjamin perolehan kontak baru di tahun ini sesuai Rencana Kerja  dan Anggaran Perusahaan (RKAP) perseroan.
Untuk target kontrak baru di 2023, Rija mengincar adanya pertumbuhan  sekitar 15% sampai 20% dari prognosa kontrak baru yang diraih di tahun  2022.&amp;ldquo;Kami menargetkan pertumbuhan di kisaran 15% sampai 20%. Kami  memang tidak agresif, tapi angka kenaikan tersebut menurut kami sudah  mempertimbangkan situasi global maupun situasi isu-isu strategis dalam  negeri,&amp;rdquo;kata Rija.</content:encoded></item></channel></rss>
