<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI Resmikan Energy Transition Mechanism, Sri Mulyani: Ini Luar Biasa</title><description>Indonesia resmi meluncurkan Indonesia Energy Transition Mechanism (ETM) Country Platform pada hari ini(14/11/2022).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/14/320/2706948/ri-resmikan-energy-transition-mechanism-sri-mulyani-ini-luar-biasa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/14/320/2706948/ri-resmikan-energy-transition-mechanism-sri-mulyani-ini-luar-biasa"/><item><title>RI Resmikan Energy Transition Mechanism, Sri Mulyani: Ini Luar Biasa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/14/320/2706948/ri-resmikan-energy-transition-mechanism-sri-mulyani-ini-luar-biasa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/14/320/2706948/ri-resmikan-energy-transition-mechanism-sri-mulyani-ini-luar-biasa</guid><pubDate>Senin 14 November 2022 11:11 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/14/320/2706948/ri-resmikan-energy-transition-mechanism-sri-mulyani-ini-luar-biasa-Z4XCsacZVt.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/14/320/2706948/ri-resmikan-energy-transition-mechanism-sri-mulyani-ini-luar-biasa-Z4XCsacZVt.JPG</image><title>Sri Mulyani. (Foto: Okezone)</title></images><description>BALI - Indonesia resmi meluncurkan Indonesia Energy Transition Mechanism (ETM) Country Platform pada hari ini(14/11/2022).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa ini adalah sebuah milestone yang luar biasa bagi Indonesia, karena ini adalah upaya dan ambisi untuk transisi energi yang adil dan terjangkau.

&quot;Ini untuk menyoroti masalah trade-off antara kebutuhan untuk terus tumbuh dan juga berkomitmen terhadap pengurangan emisi karbon di saat yang sama berdasarkan pada Paris Agreement, jadi ini benar-benar penting bagi kami untuk bisa menangani trade-off ini,&quot; ujar Sri dalam Grand Launching Indonesia ETM Country Platform.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Tiba di Bali, Iriana Jokowi Terpeleset di Tangga Pesawat Indonesia One
Dia menyebutkan, platform ini mendemonstrasikan kesiapan Indonesia untuk mengkatalisasi sumber daya keuangan yang signifikan dan sektor energi yang bisa menyediakan energi yang handal dan terjangkau untuk menjaga pertumbuhan yang kuat dan juga tetap berkomitmen terhadap isu perubahan iklim, terutama national determined contribution (NDC) yang diumumkan di Paris Agreement.

&quot;Kenapa ETM ini sangat penting? Indonesia adalah rumah bagi hampir 300 juta orang. Dengan jutaan orang rentan terekspos ke bencana alam yang dipicu oleh perubahan iklim, terutama mereka yang berada di dataran rendah kepulauan kami,&quot; bebernya.
Sambung dia mengatakan, perubahan iklim adalah ancaman global yang nyata, yang bisa berdampak secara sosio ekonomis, bahkan bisa berdampak dalam jangka waktu lama dibandingkan dengan pandemi Covid-19.

Ancaman ini bisa menjadi semakin menguat jika tidak ada tindakan tegas untuk menanganinya.

&quot;Ini mempercepat transisi ke ekonomi hijau dan resilien yang bisa memberikan perlindungan secara global dan terutama bagi masyarakat Indonesia agar terjaga dari dampak katastropik dari perubahan iklim,&quot; tegas Sri.

Dia mengatakan bahwa pandemi telah mengajarkan sebuah pelajaran bernilai bahwa agenda iklim harus direspon dengan serius pula.

Setelah meluncurkan pandemic fund kemarin, ini menunjukkan bahwa G20 bisa bertindak bersama untuk merespon masalah global seperti pandemi.

&quot;Kami belajar dari pengalaman ini bahwa ekonomi global akan menjadi lebih baik jika kita semua bekerja bersama dalam sebuah kolaborasi. Tekanan ekonomi yang berasal dari bencana alam yang dipicu oleh perubahan iklim telah menjadi semakin sering dan tak terprediksi, itu tentunya tidak hanya mengancam mata pencaharian, tetapi juga dari sisi ekonomi,&quot; pungkas Sri.</description><content:encoded>BALI - Indonesia resmi meluncurkan Indonesia Energy Transition Mechanism (ETM) Country Platform pada hari ini(14/11/2022).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa ini adalah sebuah milestone yang luar biasa bagi Indonesia, karena ini adalah upaya dan ambisi untuk transisi energi yang adil dan terjangkau.

&quot;Ini untuk menyoroti masalah trade-off antara kebutuhan untuk terus tumbuh dan juga berkomitmen terhadap pengurangan emisi karbon di saat yang sama berdasarkan pada Paris Agreement, jadi ini benar-benar penting bagi kami untuk bisa menangani trade-off ini,&quot; ujar Sri dalam Grand Launching Indonesia ETM Country Platform.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Tiba di Bali, Iriana Jokowi Terpeleset di Tangga Pesawat Indonesia One
Dia menyebutkan, platform ini mendemonstrasikan kesiapan Indonesia untuk mengkatalisasi sumber daya keuangan yang signifikan dan sektor energi yang bisa menyediakan energi yang handal dan terjangkau untuk menjaga pertumbuhan yang kuat dan juga tetap berkomitmen terhadap isu perubahan iklim, terutama national determined contribution (NDC) yang diumumkan di Paris Agreement.

&quot;Kenapa ETM ini sangat penting? Indonesia adalah rumah bagi hampir 300 juta orang. Dengan jutaan orang rentan terekspos ke bencana alam yang dipicu oleh perubahan iklim, terutama mereka yang berada di dataran rendah kepulauan kami,&quot; bebernya.
Sambung dia mengatakan, perubahan iklim adalah ancaman global yang nyata, yang bisa berdampak secara sosio ekonomis, bahkan bisa berdampak dalam jangka waktu lama dibandingkan dengan pandemi Covid-19.

Ancaman ini bisa menjadi semakin menguat jika tidak ada tindakan tegas untuk menanganinya.

&quot;Ini mempercepat transisi ke ekonomi hijau dan resilien yang bisa memberikan perlindungan secara global dan terutama bagi masyarakat Indonesia agar terjaga dari dampak katastropik dari perubahan iklim,&quot; tegas Sri.

Dia mengatakan bahwa pandemi telah mengajarkan sebuah pelajaran bernilai bahwa agenda iklim harus direspon dengan serius pula.

Setelah meluncurkan pandemic fund kemarin, ini menunjukkan bahwa G20 bisa bertindak bersama untuk merespon masalah global seperti pandemi.

&quot;Kami belajar dari pengalaman ini bahwa ekonomi global akan menjadi lebih baik jika kita semua bekerja bersama dalam sebuah kolaborasi. Tekanan ekonomi yang berasal dari bencana alam yang dipicu oleh perubahan iklim telah menjadi semakin sering dan tak terprediksi, itu tentunya tidak hanya mengancam mata pencaharian, tetapi juga dari sisi ekonomi,&quot; pungkas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
