<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tinggal Scan, Belanja di Malaysia hingga Thailand Bisa Bayar Pakai QRIS</title><description>Kini transaksi atau belanja di lima negara ASEAN bisa scan pakai QRIS.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/14/320/2707000/tinggal-scan-belanja-di-malaysia-hingga-thailand-bisa-bayar-pakai-qris</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/14/320/2707000/tinggal-scan-belanja-di-malaysia-hingga-thailand-bisa-bayar-pakai-qris"/><item><title>Tinggal Scan, Belanja di Malaysia hingga Thailand Bisa Bayar Pakai QRIS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/14/320/2707000/tinggal-scan-belanja-di-malaysia-hingga-thailand-bisa-bayar-pakai-qris</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/14/320/2707000/tinggal-scan-belanja-di-malaysia-hingga-thailand-bisa-bayar-pakai-qris</guid><pubDate>Senin 14 November 2022 11:56 WIB</pubDate><dc:creator>Yulistyo Pratomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/14/320/2707000/tinggal-scan-belanja-di-malaysia-hingga-thailand-bisa-bayar-pakai-qris-k879yoQvKo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Belanja tinggal scan QRIS (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/14/320/2707000/tinggal-scan-belanja-di-malaysia-hingga-thailand-bisa-bayar-pakai-qris-k879yoQvKo.jpg</image><title>Belanja tinggal scan QRIS (Foto: Freepik)</title></images><description>BALI &amp;ndash; Kini transaksi atau belanja di lima negara ASEAN bisa scan pakai QRIS. Hal ini seiring dengan terkoneksinya sistem pembayaran di lima negara ASEAN.
Bank Indonesia (BI) secara resmi meluncurkan sistem pembayaran QRIS yang dapat diterima di lima negara ASEAN. Masyarakat yang berkunjung ke lima negara tersebut bisa langsung membelanjakan uangnya secara otomatis dengan mata uang lokal.
BACA JUGA:5 Manfaat QRIS untuk Para Pemilik Bisnis, Nomor 4 Tanpa Ribet

Gubernur BI Perry Warjiyo membeberkan, hal ini merupakan langkah lebih lanjut dari kerja sama serupa yang sebelumnya hanya bersifat bilateral, namun kini meningkat menjadi multilateral.
&quot;Ini adalah untuk koneksikan sistem pembayaran di lima negara. Selama ini kami sudah konek antar negara, misal Thailand dengan Indonesia bisa menggunakan QR Code langsung dengan local currency. Hari ini, bersama kita koneksikan ke dalam sistem pembayaran antar ASEAN Five,&quot; terang Perry di Nusa Dua, Bali, Senin (14/11/2022).
BACA JUGA:Simak Daftar Negara yang Dapat Belanja Pakai QRIS, Tinggal Scan Doang

Perry mengatakan, adanya sistem ini memungkinkan pengguna bisa langsung berbelanja tanpa perlu khawatir bila tidak membawa uang cash. Cukup dengan menggunakan akun perbankan atau e-wallet yang terpasang dalam ponsel.
&quot;Ke mana mita pergi antar negara ASEAN Five, kita masing-masing bisa menggunakan QR masing-masing untuk transaksi real time 24 jam, bisa cepat, in second dengan biaya murah. QR dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina dan Thailand bisa digunakan di mana pun juga,&quot; papar Perry.Tak hanya itu, penyelesaian transaksi juga bisa menggunakan BI Fast,  Propay dengan fast payment yang tersambung dengan sistem pembayaran di  empat negara ASEAN lainnya. Sekaligus bisa mengangkat UMKM, wanita dan  keluarganya untuk lebih sejahtera.
&quot;Ini akan semakin mendorong UMKM, pariwisata dan berhubungan dari  lima negara. Bayangkan bahwa lima negara ini ke manapun bisa membeli  (barang dari) UMKM, bisa beli barang apapun bisa menggunakan QR,&quot; tambah  dia.
Selanjutnya, BI akan berupaya untuk bisa mengkoneksikannya secara  digitalisasi sekaligus mendorong inklusi keuangan di lima negara ASEAN.  Dengan demikian, ASEAN bisa menjadi pemimpin dari sejumlah negara di  dunia.
&quot;Jadi tidak sembarangan, kita komitmen konekkan sistem, buat legacy,  buat sejarah digital transformation, kompatibel dengan kita dan ASEAN  economic, tourism dan integration,&quot; imbuhnya.</description><content:encoded>BALI &amp;ndash; Kini transaksi atau belanja di lima negara ASEAN bisa scan pakai QRIS. Hal ini seiring dengan terkoneksinya sistem pembayaran di lima negara ASEAN.
Bank Indonesia (BI) secara resmi meluncurkan sistem pembayaran QRIS yang dapat diterima di lima negara ASEAN. Masyarakat yang berkunjung ke lima negara tersebut bisa langsung membelanjakan uangnya secara otomatis dengan mata uang lokal.
BACA JUGA:5 Manfaat QRIS untuk Para Pemilik Bisnis, Nomor 4 Tanpa Ribet

Gubernur BI Perry Warjiyo membeberkan, hal ini merupakan langkah lebih lanjut dari kerja sama serupa yang sebelumnya hanya bersifat bilateral, namun kini meningkat menjadi multilateral.
&quot;Ini adalah untuk koneksikan sistem pembayaran di lima negara. Selama ini kami sudah konek antar negara, misal Thailand dengan Indonesia bisa menggunakan QR Code langsung dengan local currency. Hari ini, bersama kita koneksikan ke dalam sistem pembayaran antar ASEAN Five,&quot; terang Perry di Nusa Dua, Bali, Senin (14/11/2022).
BACA JUGA:Simak Daftar Negara yang Dapat Belanja Pakai QRIS, Tinggal Scan Doang

Perry mengatakan, adanya sistem ini memungkinkan pengguna bisa langsung berbelanja tanpa perlu khawatir bila tidak membawa uang cash. Cukup dengan menggunakan akun perbankan atau e-wallet yang terpasang dalam ponsel.
&quot;Ke mana mita pergi antar negara ASEAN Five, kita masing-masing bisa menggunakan QR masing-masing untuk transaksi real time 24 jam, bisa cepat, in second dengan biaya murah. QR dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina dan Thailand bisa digunakan di mana pun juga,&quot; papar Perry.Tak hanya itu, penyelesaian transaksi juga bisa menggunakan BI Fast,  Propay dengan fast payment yang tersambung dengan sistem pembayaran di  empat negara ASEAN lainnya. Sekaligus bisa mengangkat UMKM, wanita dan  keluarganya untuk lebih sejahtera.
&quot;Ini akan semakin mendorong UMKM, pariwisata dan berhubungan dari  lima negara. Bayangkan bahwa lima negara ini ke manapun bisa membeli  (barang dari) UMKM, bisa beli barang apapun bisa menggunakan QR,&quot; tambah  dia.
Selanjutnya, BI akan berupaya untuk bisa mengkoneksikannya secara  digitalisasi sekaligus mendorong inklusi keuangan di lima negara ASEAN.  Dengan demikian, ASEAN bisa menjadi pemimpin dari sejumlah negara di  dunia.
&quot;Jadi tidak sembarangan, kita komitmen konekkan sistem, buat legacy,  buat sejarah digital transformation, kompatibel dengan kita dan ASEAN  economic, tourism dan integration,&quot; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
