<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani: Australia Terbukti Jadi Sahabat RI di Berbagai Situasi</title><description>Sri Mulyani mengatakan bahwa Australia terbukti sebagai sahabat Indonesia dalam berbagai situasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/14/320/2707445/sri-mulyani-australia-terbukti-jadi-sahabat-ri-di-berbagai-situasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/14/320/2707445/sri-mulyani-australia-terbukti-jadi-sahabat-ri-di-berbagai-situasi"/><item><title>Sri Mulyani: Australia Terbukti Jadi Sahabat RI di Berbagai Situasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/14/320/2707445/sri-mulyani-australia-terbukti-jadi-sahabat-ri-di-berbagai-situasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/14/320/2707445/sri-mulyani-australia-terbukti-jadi-sahabat-ri-di-berbagai-situasi</guid><pubDate>Senin 14 November 2022 20:37 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/14/320/2707445/sri-mulyani-australia-terbukti-jadi-sahabat-ri-di-berbagai-situasi-jxQeUnl9h0.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/14/320/2707445/sri-mulyani-australia-terbukti-jadi-sahabat-ri-di-berbagai-situasi-jxQeUnl9h0.jpeg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan bahwa Australia terbukti sebagai sahabat Indonesia dalam berbagai situasi. Hal ini disampaikan Sri Mulyani pada unggahan di media sosial pribadinya.
&amp;ldquo;Australia terbuki sebagai sahabat Indonesia dalam berbagai situasi. Banyak yang diperoleh dari hubungan kerja sama yang kita dapatkan, salah satunya melalui Program Kemitraan Indonesia Australia untuk Perekonomian (Prospera). Program ini turut mendukung agenda reformasi Indonesia seperti dalam program penanganan kemiskinan dan stunting,&amp;rdquo; tulis Sri Mulyani dikutip dari akun Instagramnya @smindrawati, Senin (14/11/2022).
BACA JUGA:Jokowi Mendadak Cek Media Center KTT G20 Bali

Pada unggahan tersebut, diketahui Menteri Keuangan  RI itu bertemu dengan Menteri Keuangan Australia, Jim Chalmers. Dalam kesempatan itu, Sri Mulyani berterima kasih atas dukungan yang diberikan Australia kepada Indonesia.
&amp;ldquo;Kemarin (13/11/2022) saat bertemu dengan Treasurer Australia, @jim_chalmers_mp, saya pun mengucapkan terima kasih atas seluruh dukungan Australia kepada Indonesia, khususnya kepada Kementerian Keuangan,&amp;rdquo; katanya.
BACA JUGA:Ini Cara Kirim Surat ke Presiden Jokowi

Selain itu, Sri Mulyani dan Jim Chalmers sepakat bahwa kemitraan Prospera ini dapat ditingkatkan lebih lanjut, misalnya ke arah penguatan kerja sama bisnis dan investasi.&amp;ldquo;Saya dan Mr. Chalmers sepakat bahwa kemitraan Prospera ini dapat ditingkatkan lebih lanjut, misalnya ke arah penguatan kerja sama bisnis dan investasi mengingat Indonesia masih membutuhkan investasi di bidang infrastuktur hijau dan energi hijau yang cukup besar, sementara Australia sendiri juga berkeinginan untuk meningkatkan investasi dari supperanuation fund yang dimilikinya,&amp;rdquo; lanjutnya.
Sri Mulyani menyebut bahwa memperkuat kerja sama dan kolaborasi menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan saat ini. Oleh sebab itu, dia sepakat untuk mempererat kerja sama bilateral.
&amp;ldquo;Kami menyadari bahwa dengan peliknya tantangan global saat ini, memperkuat kerja sama dan kolaborasi menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan. Untuk itu, kami pun sepakat untuk mempererat kerja sama bilateral, termasuk dalam inisiatif Energy Transition Mechanism dan The Coalition of Finance Ministers for Climate Change,&amp;rdquo; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan bahwa Australia terbukti sebagai sahabat Indonesia dalam berbagai situasi. Hal ini disampaikan Sri Mulyani pada unggahan di media sosial pribadinya.
&amp;ldquo;Australia terbuki sebagai sahabat Indonesia dalam berbagai situasi. Banyak yang diperoleh dari hubungan kerja sama yang kita dapatkan, salah satunya melalui Program Kemitraan Indonesia Australia untuk Perekonomian (Prospera). Program ini turut mendukung agenda reformasi Indonesia seperti dalam program penanganan kemiskinan dan stunting,&amp;rdquo; tulis Sri Mulyani dikutip dari akun Instagramnya @smindrawati, Senin (14/11/2022).
BACA JUGA:Jokowi Mendadak Cek Media Center KTT G20 Bali

Pada unggahan tersebut, diketahui Menteri Keuangan  RI itu bertemu dengan Menteri Keuangan Australia, Jim Chalmers. Dalam kesempatan itu, Sri Mulyani berterima kasih atas dukungan yang diberikan Australia kepada Indonesia.
&amp;ldquo;Kemarin (13/11/2022) saat bertemu dengan Treasurer Australia, @jim_chalmers_mp, saya pun mengucapkan terima kasih atas seluruh dukungan Australia kepada Indonesia, khususnya kepada Kementerian Keuangan,&amp;rdquo; katanya.
BACA JUGA:Ini Cara Kirim Surat ke Presiden Jokowi

Selain itu, Sri Mulyani dan Jim Chalmers sepakat bahwa kemitraan Prospera ini dapat ditingkatkan lebih lanjut, misalnya ke arah penguatan kerja sama bisnis dan investasi.&amp;ldquo;Saya dan Mr. Chalmers sepakat bahwa kemitraan Prospera ini dapat ditingkatkan lebih lanjut, misalnya ke arah penguatan kerja sama bisnis dan investasi mengingat Indonesia masih membutuhkan investasi di bidang infrastuktur hijau dan energi hijau yang cukup besar, sementara Australia sendiri juga berkeinginan untuk meningkatkan investasi dari supperanuation fund yang dimilikinya,&amp;rdquo; lanjutnya.
Sri Mulyani menyebut bahwa memperkuat kerja sama dan kolaborasi menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan saat ini. Oleh sebab itu, dia sepakat untuk mempererat kerja sama bilateral.
&amp;ldquo;Kami menyadari bahwa dengan peliknya tantangan global saat ini, memperkuat kerja sama dan kolaborasi menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan. Untuk itu, kami pun sepakat untuk mempererat kerja sama bilateral, termasuk dalam inisiatif Energy Transition Mechanism dan The Coalition of Finance Ministers for Climate Change,&amp;rdquo; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
