<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laba MNC Kapital Indonesia (BCAP) Meroket 218,2% Jadi Rp83,22 Miliar pada Kuartal III-2022</title><description>PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) mencatatkan kinerja cemerlang hingga kuartal III 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/15/278/2707635/laba-mnc-kapital-indonesia-bcap-meroket-218-2-jadi-rp83-22-miliar-pada-kuartal-iii-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/15/278/2707635/laba-mnc-kapital-indonesia-bcap-meroket-218-2-jadi-rp83-22-miliar-pada-kuartal-iii-2022"/><item><title>Laba MNC Kapital Indonesia (BCAP) Meroket 218,2% Jadi Rp83,22 Miliar pada Kuartal III-2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/15/278/2707635/laba-mnc-kapital-indonesia-bcap-meroket-218-2-jadi-rp83-22-miliar-pada-kuartal-iii-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/15/278/2707635/laba-mnc-kapital-indonesia-bcap-meroket-218-2-jadi-rp83-22-miliar-pada-kuartal-iii-2022</guid><pubDate>Selasa 15 November 2022 09:31 WIB</pubDate><dc:creator>Fayha Afanin Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/15/278/2707635/laba-mnc-kapital-indonesia-bcap-meroket-218-2-jadi-rp83-22-miliar-pada-kuartal-iii-2022-nVq32x14jo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba MNC Kapital Indonesia naik tajam (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/15/278/2707635/laba-mnc-kapital-indonesia-bcap-meroket-218-2-jadi-rp83-22-miliar-pada-kuartal-iii-2022-nVq32x14jo.jpg</image><title>Laba MNC Kapital Indonesia naik tajam (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) mencatatkan kinerja cemerlang hingga kuartal III 2022. Pendapatan digital BCAP melambung hampir tiga kali lipat, dari Rp68,92 miliar menjadi Rp200,56 miliar, atau melonjak 191,00% year-on- year (yoy).
Sementara itu, BCAP juga mencatatkan peningkatan laba bersih secara eksponensial yaitu sebesar 218,23% yoy, dari Rp26,15 miliar hingga Rp83,22 miliar pada kuartal III 2022. Perseroan juga membukukan kenaikan pendapatan sebesar 8,20% yoy, dari Rp1.920,82 miliar menjadi Rp2.078,39 miliar pada kuartal III 2022.
BACA JUGA:Direktur BCAP: Motion Technology Jadi Solusi Keuangan Dukung Aktivitas Masyarakat

Di mana pendapatan bunga menguat 12,57% yoy menjadi Rp 1.201,14 miliar untuk tahun berjalan. Kombinasi di atas menghasilkan pertumbuhan signifikan pada margin laba bersih Perseroan yaitu sebesar 194,11%, dari 1,36% pada kuartal III 2021 menjadi 4,00% pada periode yang sama tahun ini.
Direktur Utama BCAP Yudi Hamka menegaskan komitmen BCAP tetap solid untuk mengembangkan layanan keuangan berkualitas dan menciptakan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan. Tak berhenti di sini, Perseroan bergerak secara ambisius dalam mentransformasi bisnis dan mengintegrasikan layanan-layanan digital, agar dapat menyentuh lebih banyak kehidupan pada jangkauan yang lebih luas lagi, tidak hanya di kota besar.
BACA JUGA:Motion Digital Milik MNC Kapital (BCAP) Dapat Restu Bank Indonesia dan OJK

&amp;ldquo;Pendapatan digital yang tumbuh hampir tiga kali lipat menjadi salah satu bukti bahwa kami sangat serius dalam menggarap bisnis digital Perseroan dan mengembangkan Motion Digital. Kami yakin, didukung kuatnya eksistensi media grup, BCAP akan merevolusi cara masyarakat unbanked dan underbanked dalam mengelola keuangan mereka. Menjadi solusi berbagai kebutuhan finansial secara end-to-end dengan menawarkan pengalaman pengguna secara seamless dalam ekosistem Perseroan yang komprehensif,&amp;rdquo; paparnya dalam keterangan tertulis, Selasa (15/11/2022).
Secara triwulanan, total pendapatan BCAP tumbuh dari Rp664,94 miliar pada kuartal II 2022 menjadi Rp691,87 miliar pada kuartal III 2022. Dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun lalu, pendapatan Perseroan naik 8,23% dari Rp639,25 miliar. Hal tersebut dipicu dari pendapatan digital yang melambung 139,74% dari Rp23,15 miliar pada kuartal III 2021 menjadi Rp 55,50 miliar pada kuartal III 2022.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Kontributor pendapatan BCAP yang tertinggi berasal dari MNC Bank  sebesar 49,7% dari total pendapatan konsolidasi, diikuti oleh MNC Life  12,2%, MNC Insurance 10,8%, MNC Finance 9,5%, MNC Sekuritas 8,8%, MNC  Leasing 5,7%, MNC Asset Management 1,5%, Flash Mobile 0,9%, dan MNC  Teknologi Nusantara 0,8%.
Dilihat dari laporan posisi keuangan konsolidasian, pertumbuhan aset  terutama dipengaruhi oleh peningkatan modal yang dilakukan terhadap anak  usaha Perseroan yaitu MNC Bank (PT Bank MNC Internasional Tbk atau  BABP) tahun lalu, di mana dana hasil aksi korporasi tersebut mampu  meningkatkan kapasitas BABP untuk menyalurkan kredit kepada pihak ketiga  sebanyak Rp1.521,77 miliar menjadi Rp9.944,25 miliar pada September  2022 atau meningkat 18,07% dari Rp8.422,49 miliar pada 2021.
BCAP baru-baru ini menerima persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan  (OJK) dan Bank Indonesia (BI) untuk mengkonsolidasikan layanan-layanan  berbasis transaksinya di bawah Motion Digital. Nasabah akan dimudahkan  dalam mengelola dan memantau transaksi mereka di berbagai layanan,  seperti transfer, pembayaran dengan QRIS, pembayaran berbagai tagihan,  layanan kartu kredit, pembiayaan digital, hingga investasi saham dan  reksa dana.
Aplikasi-aplikasi di bawah Motion Digital akan diintegrasikan dengan  cross-wallet, e-KYC yang saling terhubung, dan fitur single sign-on  untuk meningkatkan kenyamanan pengguna. Untuk menjamin eksekusi  real-time, Flash Mobile akan menangani semua transaksi yang terjadi  dalam ekosistem Motion Digital.
BABP telah memperoleh persetujuan dari pemegang saham untuk melakukan  Penambahan Modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD)  alias Rights Issue, sebanyak-banyaknya 10.482.985.606 saham seri B, atau  sebesar 25% dari modal disetor setelah PMHMETD. Rights issue yang  ditargetkan akan efektif pada 24 November 2022 ini menunjukkan komitmen  Perseroan untuk memenuhi modal inti minimum Rp 3 triliun MNC Bank sesuai  dengan POJK 12/2020.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) mencatatkan kinerja cemerlang hingga kuartal III 2022. Pendapatan digital BCAP melambung hampir tiga kali lipat, dari Rp68,92 miliar menjadi Rp200,56 miliar, atau melonjak 191,00% year-on- year (yoy).
Sementara itu, BCAP juga mencatatkan peningkatan laba bersih secara eksponensial yaitu sebesar 218,23% yoy, dari Rp26,15 miliar hingga Rp83,22 miliar pada kuartal III 2022. Perseroan juga membukukan kenaikan pendapatan sebesar 8,20% yoy, dari Rp1.920,82 miliar menjadi Rp2.078,39 miliar pada kuartal III 2022.
BACA JUGA:Direktur BCAP: Motion Technology Jadi Solusi Keuangan Dukung Aktivitas Masyarakat

Di mana pendapatan bunga menguat 12,57% yoy menjadi Rp 1.201,14 miliar untuk tahun berjalan. Kombinasi di atas menghasilkan pertumbuhan signifikan pada margin laba bersih Perseroan yaitu sebesar 194,11%, dari 1,36% pada kuartal III 2021 menjadi 4,00% pada periode yang sama tahun ini.
Direktur Utama BCAP Yudi Hamka menegaskan komitmen BCAP tetap solid untuk mengembangkan layanan keuangan berkualitas dan menciptakan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan. Tak berhenti di sini, Perseroan bergerak secara ambisius dalam mentransformasi bisnis dan mengintegrasikan layanan-layanan digital, agar dapat menyentuh lebih banyak kehidupan pada jangkauan yang lebih luas lagi, tidak hanya di kota besar.
BACA JUGA:Motion Digital Milik MNC Kapital (BCAP) Dapat Restu Bank Indonesia dan OJK

&amp;ldquo;Pendapatan digital yang tumbuh hampir tiga kali lipat menjadi salah satu bukti bahwa kami sangat serius dalam menggarap bisnis digital Perseroan dan mengembangkan Motion Digital. Kami yakin, didukung kuatnya eksistensi media grup, BCAP akan merevolusi cara masyarakat unbanked dan underbanked dalam mengelola keuangan mereka. Menjadi solusi berbagai kebutuhan finansial secara end-to-end dengan menawarkan pengalaman pengguna secara seamless dalam ekosistem Perseroan yang komprehensif,&amp;rdquo; paparnya dalam keterangan tertulis, Selasa (15/11/2022).
Secara triwulanan, total pendapatan BCAP tumbuh dari Rp664,94 miliar pada kuartal II 2022 menjadi Rp691,87 miliar pada kuartal III 2022. Dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun lalu, pendapatan Perseroan naik 8,23% dari Rp639,25 miliar. Hal tersebut dipicu dari pendapatan digital yang melambung 139,74% dari Rp23,15 miliar pada kuartal III 2021 menjadi Rp 55,50 miliar pada kuartal III 2022.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Kontributor pendapatan BCAP yang tertinggi berasal dari MNC Bank  sebesar 49,7% dari total pendapatan konsolidasi, diikuti oleh MNC Life  12,2%, MNC Insurance 10,8%, MNC Finance 9,5%, MNC Sekuritas 8,8%, MNC  Leasing 5,7%, MNC Asset Management 1,5%, Flash Mobile 0,9%, dan MNC  Teknologi Nusantara 0,8%.
Dilihat dari laporan posisi keuangan konsolidasian, pertumbuhan aset  terutama dipengaruhi oleh peningkatan modal yang dilakukan terhadap anak  usaha Perseroan yaitu MNC Bank (PT Bank MNC Internasional Tbk atau  BABP) tahun lalu, di mana dana hasil aksi korporasi tersebut mampu  meningkatkan kapasitas BABP untuk menyalurkan kredit kepada pihak ketiga  sebanyak Rp1.521,77 miliar menjadi Rp9.944,25 miliar pada September  2022 atau meningkat 18,07% dari Rp8.422,49 miliar pada 2021.
BCAP baru-baru ini menerima persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan  (OJK) dan Bank Indonesia (BI) untuk mengkonsolidasikan layanan-layanan  berbasis transaksinya di bawah Motion Digital. Nasabah akan dimudahkan  dalam mengelola dan memantau transaksi mereka di berbagai layanan,  seperti transfer, pembayaran dengan QRIS, pembayaran berbagai tagihan,  layanan kartu kredit, pembiayaan digital, hingga investasi saham dan  reksa dana.
Aplikasi-aplikasi di bawah Motion Digital akan diintegrasikan dengan  cross-wallet, e-KYC yang saling terhubung, dan fitur single sign-on  untuk meningkatkan kenyamanan pengguna. Untuk menjamin eksekusi  real-time, Flash Mobile akan menangani semua transaksi yang terjadi  dalam ekosistem Motion Digital.
BABP telah memperoleh persetujuan dari pemegang saham untuk melakukan  Penambahan Modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD)  alias Rights Issue, sebanyak-banyaknya 10.482.985.606 saham seri B, atau  sebesar 25% dari modal disetor setelah PMHMETD. Rights issue yang  ditargetkan akan efektif pada 24 November 2022 ini menunjukkan komitmen  Perseroan untuk memenuhi modal inti minimum Rp 3 triliun MNC Bank sesuai  dengan POJK 12/2020.</content:encoded></item></channel></rss>
