<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laba Jasa Marga Naik 34% Jadi Rp1 Triliun di Kuartal III-2022</title><description>Laba PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mengalami kenaikan 34,4% pada kuartal III 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/15/278/2707700/laba-jasa-marga-naik-34-jadi-rp1-triliun-di-kuartal-iii-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/15/278/2707700/laba-jasa-marga-naik-34-jadi-rp1-triliun-di-kuartal-iii-2022"/><item><title>Laba Jasa Marga Naik 34% Jadi Rp1 Triliun di Kuartal III-2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/15/278/2707700/laba-jasa-marga-naik-34-jadi-rp1-triliun-di-kuartal-iii-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/15/278/2707700/laba-jasa-marga-naik-34-jadi-rp1-triliun-di-kuartal-iii-2022</guid><pubDate>Selasa 15 November 2022 10:49 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/15/278/2707700/laba-jasa-marga-naik-34-jadi-rp1-triliun-di-kuartal-iii-2022-IsW6E79pIu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba JSMR alami kenaikan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/15/278/2707700/laba-jasa-marga-naik-34-jadi-rp1-triliun-di-kuartal-iii-2022-IsW6E79pIu.jpg</image><title>Laba JSMR alami kenaikan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Laba PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mengalami kenaikan 34,4% pada kuartal III 2022. Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1 triliun tumbuh 34,4% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp749,4 miliar.
Berdasarkan keterangan tertulis JSMR, Selasa (15/11/2022), kenaikan laba tersebut dihasilkan dari pencapaian pendapatan usaha hingga Rp10,2 triliun. Angka tersebut disumbangkan dari kontribusi pendapatan tol sebesar Rp9,3 triliun atau naik 22,6% dan kinerja Pendapatan Usaha Lain sebesar Rp892,1 miliar atau naik 36,3% dari periode yang sama di tahun sebelumnya.
BACA JUGA:Jasa Marga Bidik Investor di Trade Expo Indonesia 2022

Beroperasinya ruas-ruas jalan tol baru dan adanya peningkatan mobilisasi masyarakat menjadi katalis positif terhadap kenaikan volume lalu lintas Perseroan. Tidak hanya itu, EBITDA Perseroan mengalami pertumbuhan sebesar 20,3% seiring dengan peningkatan kinerja Pendapatan Tol di Triwulan III 2022.
Begitu pun dengan realisasi EBITDA Margin mencapai 63,3% dengan beroperasinya sejumlah ruas tol baru dan upaya efisiensi yang dilakukan Perseroan.

BACA JUGA: Pendapatan Tol Bikin Cuan, Jasa Marga (JSMR) Cetak Laba Rp734,8 Miliar di Semester I-2022


Mengoptimalkan portofolio bisnis perusahaan, perseoran pada tahun ini melanjutkan program asset recycling sebagai bagian dari strategi korporasi untuk menyeimbangkan pertumbuhan dan kesinambungan bisnis Perseroan. Saat ini Perseroan tengah menyiapkan program equity fundraising melalui PT JTT sebagai tindak lanjut rencana Perseroan untuk mendapatkan pendanaan baru berbasis ekuitas.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Adapun saat ini, perseroan mengelola total 50% jalan tol operasi di  seluruh Indonesia atau sepanjang 1.260 Km dari total konsesi jalan tol  yang dimiliki Perseroan sepanjang 1.809 Km.
Keenam proyek jalan tol tersebut adalah Jalan Tol Jakarta-Cikampek II  Selatan untuk Paket III Sukabungah-Sadang dan Paket II Setu-Sukabungah,  Jalan Tol Ngawi-Kertosono-Kediri untuk Seksi Kediri-Kertosono.
Selanjutnya Jalan Tol Bogor Ring Road untuk Seksi Simpang  Semplak-Junction Salabenda, Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi untuk Seksi  Probolinggo-Besuki, Jalan Tol Yogyakarta-Bawen dan Jalan Tol  Gedebage-Cilacap untuk Seksi Gedebage-Garut Utara.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Laba PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mengalami kenaikan 34,4% pada kuartal III 2022. Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1 triliun tumbuh 34,4% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp749,4 miliar.
Berdasarkan keterangan tertulis JSMR, Selasa (15/11/2022), kenaikan laba tersebut dihasilkan dari pencapaian pendapatan usaha hingga Rp10,2 triliun. Angka tersebut disumbangkan dari kontribusi pendapatan tol sebesar Rp9,3 triliun atau naik 22,6% dan kinerja Pendapatan Usaha Lain sebesar Rp892,1 miliar atau naik 36,3% dari periode yang sama di tahun sebelumnya.
BACA JUGA:Jasa Marga Bidik Investor di Trade Expo Indonesia 2022

Beroperasinya ruas-ruas jalan tol baru dan adanya peningkatan mobilisasi masyarakat menjadi katalis positif terhadap kenaikan volume lalu lintas Perseroan. Tidak hanya itu, EBITDA Perseroan mengalami pertumbuhan sebesar 20,3% seiring dengan peningkatan kinerja Pendapatan Tol di Triwulan III 2022.
Begitu pun dengan realisasi EBITDA Margin mencapai 63,3% dengan beroperasinya sejumlah ruas tol baru dan upaya efisiensi yang dilakukan Perseroan.

BACA JUGA: Pendapatan Tol Bikin Cuan, Jasa Marga (JSMR) Cetak Laba Rp734,8 Miliar di Semester I-2022


Mengoptimalkan portofolio bisnis perusahaan, perseoran pada tahun ini melanjutkan program asset recycling sebagai bagian dari strategi korporasi untuk menyeimbangkan pertumbuhan dan kesinambungan bisnis Perseroan. Saat ini Perseroan tengah menyiapkan program equity fundraising melalui PT JTT sebagai tindak lanjut rencana Perseroan untuk mendapatkan pendanaan baru berbasis ekuitas.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Adapun saat ini, perseroan mengelola total 50% jalan tol operasi di  seluruh Indonesia atau sepanjang 1.260 Km dari total konsesi jalan tol  yang dimiliki Perseroan sepanjang 1.809 Km.
Keenam proyek jalan tol tersebut adalah Jalan Tol Jakarta-Cikampek II  Selatan untuk Paket III Sukabungah-Sadang dan Paket II Setu-Sukabungah,  Jalan Tol Ngawi-Kertosono-Kediri untuk Seksi Kediri-Kertosono.
Selanjutnya Jalan Tol Bogor Ring Road untuk Seksi Simpang  Semplak-Junction Salabenda, Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi untuk Seksi  Probolinggo-Besuki, Jalan Tol Yogyakarta-Bawen dan Jalan Tol  Gedebage-Cilacap untuk Seksi Gedebage-Garut Utara.</content:encoded></item></channel></rss>
