<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Emas Berjangka Naik Lagi berkat Pernyataan The Fed</title><description>Harga emas berjangka naik lagi pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/15/320/2707558/harga-emas-berjangka-naik-lagi-berkat-pernyataan-the-fed</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/15/320/2707558/harga-emas-berjangka-naik-lagi-berkat-pernyataan-the-fed"/><item><title>Harga Emas Berjangka Naik Lagi berkat Pernyataan The Fed</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/15/320/2707558/harga-emas-berjangka-naik-lagi-berkat-pernyataan-the-fed</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/15/320/2707558/harga-emas-berjangka-naik-lagi-berkat-pernyataan-the-fed</guid><pubDate>Selasa 15 November 2022 06:48 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/15/320/2707558/harga-emas-berjangka-naik-lagi-berkat-pernyataan-the-fed-PE8v9JxVG0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga emas berjangka naik (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/15/320/2707558/harga-emas-berjangka-naik-lagi-berkat-pernyataan-the-fed-PE8v9JxVG0.jpg</image><title>Harga emas berjangka naik (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Harga emas berjangka naik lagi pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), memperpanjang kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut. Harga emas bertahan di level tinggi dalam dua setengah bulan terakhir, karena investor bereaksi terhadap komentar dari Wakil Ketua Federal Reserve (Fed) Lael Brainard.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Turun, Segram Jadi Rp970.000 

Melansir Antara, Selasa (15/11/2022), kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, terdongkrak USD7,50 atau 0,42% menjadi USD1.776,90 per ounce, setelah diperdagangkan di kisaran teratas sesi di USD1.778,40 dan terendah di USD1.755,80.
Brainard mengatakan kepada Bloomberg News dalam sebuah wawancara pada Senin (14/11/2022) bahwa bank sentral dapat segera memperlambat laju kenaikan suku bunganya. &quot;Saya pikir mungkin akan tepat segera untuk bergerak ke laju kenaikan suku bunga yang lebih lambat,&quot; katanya.
BACA JUGA:Harga Emas Berjangka Naik, Catat Kenaikan Terbesar dalam 30 Bulan

Pasar memperkirakan The Fed  akan mundur dari kenaikan suku bunga tinggi pada Desember. Pernyataan Brainard mengkonfirmasi perlambatan, tetapi itu tidak berarti The Fed akan berhenti menaikkan suku bunga.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xOC80LzE1NTEyNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Ekspektasi bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 50 basis  poin lebih kecil pada Desember meningkat secara substansial setelah data  inflasi AS untuk Oktober lebih rendah dari perkiraan, dengan pasar  memperkirakan peluang hampir 81% untuk kenaikan suku bunga yang lebih  kecil.
Namun demikian, kenaikan indeks dolar AS dan imbal hasil obligasi  pemerintah AS membatasi pertumbuhan emas. Indeks dolar, yang mengukur  greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,34% menjadi  106,6590.
Harga logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 44,6  sen atau 2,06%, menjadi ditutup pada USD22,113 per ounce. Platinum untuk  pengiriman Januari jatuh USD5,10 atau 0,49%, menjadi ditutup pada  USD1.033 per ounce.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga emas berjangka naik lagi pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), memperpanjang kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut. Harga emas bertahan di level tinggi dalam dua setengah bulan terakhir, karena investor bereaksi terhadap komentar dari Wakil Ketua Federal Reserve (Fed) Lael Brainard.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Turun, Segram Jadi Rp970.000 

Melansir Antara, Selasa (15/11/2022), kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, terdongkrak USD7,50 atau 0,42% menjadi USD1.776,90 per ounce, setelah diperdagangkan di kisaran teratas sesi di USD1.778,40 dan terendah di USD1.755,80.
Brainard mengatakan kepada Bloomberg News dalam sebuah wawancara pada Senin (14/11/2022) bahwa bank sentral dapat segera memperlambat laju kenaikan suku bunganya. &quot;Saya pikir mungkin akan tepat segera untuk bergerak ke laju kenaikan suku bunga yang lebih lambat,&quot; katanya.
BACA JUGA:Harga Emas Berjangka Naik, Catat Kenaikan Terbesar dalam 30 Bulan

Pasar memperkirakan The Fed  akan mundur dari kenaikan suku bunga tinggi pada Desember. Pernyataan Brainard mengkonfirmasi perlambatan, tetapi itu tidak berarti The Fed akan berhenti menaikkan suku bunga.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xOC80LzE1NTEyNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Ekspektasi bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 50 basis  poin lebih kecil pada Desember meningkat secara substansial setelah data  inflasi AS untuk Oktober lebih rendah dari perkiraan, dengan pasar  memperkirakan peluang hampir 81% untuk kenaikan suku bunga yang lebih  kecil.
Namun demikian, kenaikan indeks dolar AS dan imbal hasil obligasi  pemerintah AS membatasi pertumbuhan emas. Indeks dolar, yang mengukur  greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,34% menjadi  106,6590.
Harga logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 44,6  sen atau 2,06%, menjadi ditutup pada USD22,113 per ounce. Platinum untuk  pengiriman Januari jatuh USD5,10 atau 0,49%, menjadi ditutup pada  USD1.033 per ounce.</content:encoded></item></channel></rss>
