<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KTT G20 Bangkitkan Ekonomi Bali yang Sempat 'Mati'</title><description>KTT G20 yang digelar di Nusa Dua, Bali diharapkan membangkitkan ekonomi Bali yang sempat mati akibat pandemi Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/15/320/2707591/ktt-g20-bangkitkan-ekonomi-bali-yang-sempat-mati</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/15/320/2707591/ktt-g20-bangkitkan-ekonomi-bali-yang-sempat-mati"/><item><title>KTT G20 Bangkitkan Ekonomi Bali yang Sempat 'Mati'</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/15/320/2707591/ktt-g20-bangkitkan-ekonomi-bali-yang-sempat-mati</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/15/320/2707591/ktt-g20-bangkitkan-ekonomi-bali-yang-sempat-mati</guid><pubDate>Selasa 15 November 2022 08:14 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/15/320/2707591/ktt-g20-bangkitkan-ekonomi-bali-yang-sempat-mati-gRGKybcUjV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KTT G20 bangkitkan ekonomi Bali (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/15/320/2707591/ktt-g20-bangkitkan-ekonomi-bali-yang-sempat-mati-gRGKybcUjV.jpg</image><title>KTT G20 bangkitkan ekonomi Bali (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - KTT G20 yang digelar di Nusa Dua, Bali diharapkan membangkitkan ekonomi Bali yang sempat mati akibat pandemi Covid-19. Masyarakat berharap perekonomian Bali bisa hidup kembali seperti sebelum pandemi Covid-19.
&quot;Dengan hadirnya pelaksanaan G20 di Bali, diharapkan membantu dari segi pariwisata yang sudah dua setengah tahun mati suri,&quot; tutur warga Bali Putu Dody Pramana di Badung, Bali, dilansir dari Antara (15/11/2022).
BACA JUGA:Hadiri KTT G20, Kanselir Jerman hingga PM Belanda Tiba di Bali
Pria yang berprofesi sebagai pemandu wisata ini mengatakan KTT G20 yang menunjuk Bali sebagai tuan rumah adalah bentuk kepercayaan dunia internasional kepada Indonesia bahwa kegiatan berskala dunia ini mampu dilaksanakan dalam kondisi aman dan kondusif.
Sebagai masyarakat Bali, kata dia, harapannya G20 dapat membangkitkan kembali tingkat kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara, sebab pendapatan asli daerah (PAD) di &quot;Pulau Dewata&quot; --sebutan untuk Bali-- ini ditopang penuh oleh pariwisata.
BACA JUGA:Jelang KTT G20, Polisi Tutup Lalu Lintas Menuju GWK Hari Ini
&quot;Kami sangat berharap bisalah delegasi-delegasi negara di dunia mempromosikan Bali apalagi sudah dianggap aman lagi. Intinya, delegasi perwakilan dunia itu percaya kita sebagai tuan rumah di Bali bisa membangkitkan kembali pariwisata yang terpuruk. Mengapa? karena Bali identik dengan budaya dan objek pariwisatanya,&quot; kata Dody.
Hal senada disampaikan warga Bali lainnya, I Gusti Agung Wikrama, bahwa pelaksanaan G20 memiliki manfaat yang besar dan berdampak pada peningkatan ekonomi, meskipun tidak secara langsung tetapi secara perlahan-lahan ekonomi akan bangkit kembali.


&quot;Hadirnya G20 ini akan merangsang geliat pariwisata. Apalagi,  pemimpin-pemimpin dunia berani datang ke Bali, karena percaya dengan  Indonesia,&quot; ungkap pria yang menjabat Kepala Bagian Persidangan DPRD  Provinsi Bali ini.
Selain itu, pertemuan G20 yang menghadirkan delegasi hingga kepala  negara dunia yang membahas tentang berbagai hal krusial di mana  motivasinya adalah ekonomi dunia serta perdamaian, kesehatan dan  beberapa agenda penting lainnya.
&quot;G20 ini manfaatnya sangat besar. Bali ini sudah mulai bergeliat.  Transportasi sudah mulai jalan, mobil listrik juga diperkenalkan,  kendaraan Jakarta dan sekitarnya sudah masuk. Artinya, multi efeknya  ada, pendapatan masyarakat meningkat, dan perlahan ekonomi tumbuh, &quot;  katanya.
Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo menekankan KTT G20 harus  menghasilkan kerja sama konkret. Hal tersebut disampaikan Jokowi saat  melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Turki Recep Tayyip  Erdogan, di The Apurva Kempinski Bali, Nusa Dua, Bali, Senin.
&quot;Terima kasih atas kehadirannya di KTT G20. Bagi Indonesia, G20 harus  dapat menghasilkan kerja sama konkret,&quot; kata Presiden Jokowi.</description><content:encoded>JAKARTA - KTT G20 yang digelar di Nusa Dua, Bali diharapkan membangkitkan ekonomi Bali yang sempat mati akibat pandemi Covid-19. Masyarakat berharap perekonomian Bali bisa hidup kembali seperti sebelum pandemi Covid-19.
&quot;Dengan hadirnya pelaksanaan G20 di Bali, diharapkan membantu dari segi pariwisata yang sudah dua setengah tahun mati suri,&quot; tutur warga Bali Putu Dody Pramana di Badung, Bali, dilansir dari Antara (15/11/2022).
BACA JUGA:Hadiri KTT G20, Kanselir Jerman hingga PM Belanda Tiba di Bali
Pria yang berprofesi sebagai pemandu wisata ini mengatakan KTT G20 yang menunjuk Bali sebagai tuan rumah adalah bentuk kepercayaan dunia internasional kepada Indonesia bahwa kegiatan berskala dunia ini mampu dilaksanakan dalam kondisi aman dan kondusif.
Sebagai masyarakat Bali, kata dia, harapannya G20 dapat membangkitkan kembali tingkat kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara, sebab pendapatan asli daerah (PAD) di &quot;Pulau Dewata&quot; --sebutan untuk Bali-- ini ditopang penuh oleh pariwisata.
BACA JUGA:Jelang KTT G20, Polisi Tutup Lalu Lintas Menuju GWK Hari Ini
&quot;Kami sangat berharap bisalah delegasi-delegasi negara di dunia mempromosikan Bali apalagi sudah dianggap aman lagi. Intinya, delegasi perwakilan dunia itu percaya kita sebagai tuan rumah di Bali bisa membangkitkan kembali pariwisata yang terpuruk. Mengapa? karena Bali identik dengan budaya dan objek pariwisatanya,&quot; kata Dody.
Hal senada disampaikan warga Bali lainnya, I Gusti Agung Wikrama, bahwa pelaksanaan G20 memiliki manfaat yang besar dan berdampak pada peningkatan ekonomi, meskipun tidak secara langsung tetapi secara perlahan-lahan ekonomi akan bangkit kembali.


&quot;Hadirnya G20 ini akan merangsang geliat pariwisata. Apalagi,  pemimpin-pemimpin dunia berani datang ke Bali, karena percaya dengan  Indonesia,&quot; ungkap pria yang menjabat Kepala Bagian Persidangan DPRD  Provinsi Bali ini.
Selain itu, pertemuan G20 yang menghadirkan delegasi hingga kepala  negara dunia yang membahas tentang berbagai hal krusial di mana  motivasinya adalah ekonomi dunia serta perdamaian, kesehatan dan  beberapa agenda penting lainnya.
&quot;G20 ini manfaatnya sangat besar. Bali ini sudah mulai bergeliat.  Transportasi sudah mulai jalan, mobil listrik juga diperkenalkan,  kendaraan Jakarta dan sekitarnya sudah masuk. Artinya, multi efeknya  ada, pendapatan masyarakat meningkat, dan perlahan ekonomi tumbuh, &quot;  katanya.
Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo menekankan KTT G20 harus  menghasilkan kerja sama konkret. Hal tersebut disampaikan Jokowi saat  melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Turki Recep Tayyip  Erdogan, di The Apurva Kempinski Bali, Nusa Dua, Bali, Senin.
&quot;Terima kasih atas kehadirannya di KTT G20. Bagi Indonesia, G20 harus  dapat menghasilkan kerja sama konkret,&quot; kata Presiden Jokowi.</content:encoded></item></channel></rss>
