<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menhub: Korsel Ikut Bangun Proyek MRT Jakarta Fase 4</title><description>Korea Selatan ikut dalam proyek pengembangan MRT Jakarta fase 4 lintas Fatmawati-Kampung Rambutan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/15/320/2707600/menhub-korsel-ikut-bangun-proyek-mrt-jakarta-fase-4</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/15/320/2707600/menhub-korsel-ikut-bangun-proyek-mrt-jakarta-fase-4"/><item><title>Menhub: Korsel Ikut Bangun Proyek MRT Jakarta Fase 4</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/15/320/2707600/menhub-korsel-ikut-bangun-proyek-mrt-jakarta-fase-4</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/15/320/2707600/menhub-korsel-ikut-bangun-proyek-mrt-jakarta-fase-4</guid><pubDate>Selasa 15 November 2022 08:32 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/15/320/2707600/menhub-korsel-ikut-bangun-proyek-mrt-jakarta-fase-4-EtRckvWjNw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">RI-Korsel jalin kerjasama (Foto: Kemenhub)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/15/320/2707600/menhub-korsel-ikut-bangun-proyek-mrt-jakarta-fase-4-EtRckvWjNw.jpg</image><title>RI-Korsel jalin kerjasama (Foto: Kemenhub)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Korea Selatan ikut dalam proyek pengembangan MRT Jakarta fase 4 lintas Fatmawati-Kampung Rambutan. Hal ini ditandai dengan penandatanganan MoU antara pemerintah Indonesia dan Pemerintah Korea Selatan.
Penandatanganan ini dihadiri oleh Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, Menteri Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Korsel Won Hee-Ryong, Dubes RI untuk Korsel Gandi Sulistiyanto, serta Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.
BACA JUGA:Besok MRT Beroperasi hingga Pukul 24.00 WIB, Pengguna Diminta Patuhi Prokes 
Menhub mengatakan, MoU yang ditandatangani dengan Korea Selatan merupakan tindak lanjut dari pembicaraan pada kegiatan 28th ASEAN Transport Minister Meeting yang diselenggarakan pada 16-17 Oktober 2022 lalu di Bali.
&quot;Dalam pertemuan bilateral, Korea Selatan menyampaikan minatnya untuk turut berpartisipasi membangun MRT Jakarta Fase 4 dengan lintas Fatmawati-Kampung Rambutan,&quot; katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (15/11/2022).
BACA JUGA:Hore! Mulai Besok, MRT Jakarta Beroperasi hingga Pukul 24.00 WIB
Menhub mengatakan, Indonesia dan Korsel memiliki hubungan yang dekat. Kedua negara secara intensif membuka berbagai peluang kerja sama, termasuk di sektor transportasi.
&amp;ldquo;Saya melakukan kunjungan kerja ke Korea Selatan pada bulan Juni 2022 lalu, untuk membuka peluang kerja sama dengan pemerintah Korsel. Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Korsel, akhirnya pada hari ini kedua negara telah mencapai kesepahaman bersama dengan ditandatanganinya MoU,&amp;rdquo; ujar Menhub.


Menhub berharap MoU dengan Korsel menjadi langkah awal percepatan  pengembangan MRT di Jakarta, yang dapat menjadi solusi mengurangi  kemacetan dan juga sebagai moda transportasi publik yang ramah  lingkungan, sehingga mampu mengurangi polusi dan meningkatkan kualitas  udara bersih.
&amp;ldquo;Kedua negara akan terus meningkatkan kerja sama tidak hanya di  sektor perkeretaapian, tetapi juga di sektor darat, laut, dan udara,&amp;rdquo;  tutur Menhub.
Sebelumnya, Menhub mengungkapkan bahwa saat ini banyak negara yang  berkeinginan untuk melakukan investasi membangun infrastruktur  transportasi di Indonesia, khususnya MRT.
Jepang, Inggris, dan Korea Selatan, merupakan mitra strategis  Indonesia yang telah banyak melakukan kerja sama yang saling  menguntungkan di berbagai bidang, termasuk sektor transportasi.
Momentum Presidensi Indonesia dalam KTT G20 tahun ini dimanfaatkan  untuk mencari peluang kerja sama pembangunan infrastruktur transportasi  dengan banyak negara, melalui pendanaan kreatif non-APBN. Hal ini  dilakukan agar pembangunan infrastruktur transportasi dapat terus  dilakukan dalam rangka meningkatkan konektivitas dan daya saing negara,  di tengah keterbatasan APBN.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Korea Selatan ikut dalam proyek pengembangan MRT Jakarta fase 4 lintas Fatmawati-Kampung Rambutan. Hal ini ditandai dengan penandatanganan MoU antara pemerintah Indonesia dan Pemerintah Korea Selatan.
Penandatanganan ini dihadiri oleh Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, Menteri Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Korsel Won Hee-Ryong, Dubes RI untuk Korsel Gandi Sulistiyanto, serta Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.
BACA JUGA:Besok MRT Beroperasi hingga Pukul 24.00 WIB, Pengguna Diminta Patuhi Prokes 
Menhub mengatakan, MoU yang ditandatangani dengan Korea Selatan merupakan tindak lanjut dari pembicaraan pada kegiatan 28th ASEAN Transport Minister Meeting yang diselenggarakan pada 16-17 Oktober 2022 lalu di Bali.
&quot;Dalam pertemuan bilateral, Korea Selatan menyampaikan minatnya untuk turut berpartisipasi membangun MRT Jakarta Fase 4 dengan lintas Fatmawati-Kampung Rambutan,&quot; katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (15/11/2022).
BACA JUGA:Hore! Mulai Besok, MRT Jakarta Beroperasi hingga Pukul 24.00 WIB
Menhub mengatakan, Indonesia dan Korsel memiliki hubungan yang dekat. Kedua negara secara intensif membuka berbagai peluang kerja sama, termasuk di sektor transportasi.
&amp;ldquo;Saya melakukan kunjungan kerja ke Korea Selatan pada bulan Juni 2022 lalu, untuk membuka peluang kerja sama dengan pemerintah Korsel. Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Korsel, akhirnya pada hari ini kedua negara telah mencapai kesepahaman bersama dengan ditandatanganinya MoU,&amp;rdquo; ujar Menhub.


Menhub berharap MoU dengan Korsel menjadi langkah awal percepatan  pengembangan MRT di Jakarta, yang dapat menjadi solusi mengurangi  kemacetan dan juga sebagai moda transportasi publik yang ramah  lingkungan, sehingga mampu mengurangi polusi dan meningkatkan kualitas  udara bersih.
&amp;ldquo;Kedua negara akan terus meningkatkan kerja sama tidak hanya di  sektor perkeretaapian, tetapi juga di sektor darat, laut, dan udara,&amp;rdquo;  tutur Menhub.
Sebelumnya, Menhub mengungkapkan bahwa saat ini banyak negara yang  berkeinginan untuk melakukan investasi membangun infrastruktur  transportasi di Indonesia, khususnya MRT.
Jepang, Inggris, dan Korea Selatan, merupakan mitra strategis  Indonesia yang telah banyak melakukan kerja sama yang saling  menguntungkan di berbagai bidang, termasuk sektor transportasi.
Momentum Presidensi Indonesia dalam KTT G20 tahun ini dimanfaatkan  untuk mencari peluang kerja sama pembangunan infrastruktur transportasi  dengan banyak negara, melalui pendanaan kreatif non-APBN. Hal ini  dilakukan agar pembangunan infrastruktur transportasi dapat terus  dilakukan dalam rangka meningkatkan konektivitas dan daya saing negara,  di tengah keterbatasan APBN.</content:encoded></item></channel></rss>
