<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KTT G20, Jokowi Minta Negara Berkembang Diberi Akses Produksi Vaksin</title><description>Jokowi menyatakan pentingnya negara-negara maju untuk memberikan kesempatan pada negara berkembang untuk berkontribusi mengatasi pandemi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/15/320/2707953/ktt-g20-jokowi-minta-negara-berkembang-diberi-akses-produksi-vaksin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/15/320/2707953/ktt-g20-jokowi-minta-negara-berkembang-diberi-akses-produksi-vaksin"/><item><title>KTT G20, Jokowi Minta Negara Berkembang Diberi Akses Produksi Vaksin</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/15/320/2707953/ktt-g20-jokowi-minta-negara-berkembang-diberi-akses-produksi-vaksin</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/15/320/2707953/ktt-g20-jokowi-minta-negara-berkembang-diberi-akses-produksi-vaksin</guid><pubDate>Selasa 15 November 2022 14:54 WIB</pubDate><dc:creator>Yulistyo Pratomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/15/320/2707953/ktt-g20-jokowi-minta-negara-berkembang-diberi-akses-produksi-vaksin-jzz0RSxQbi.png" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: Biro Pers Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/15/320/2707953/ktt-g20-jokowi-minta-negara-berkembang-diberi-akses-produksi-vaksin-jzz0RSxQbi.png</image><title>Presiden Jokowi (Foto: Biro Pers Setpres)</title></images><description>BALI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan pentingnya negara-negara maju untuk memberikan kesempatan pada negara berkembang untuk berkontribusi dalam mengatasi pandemi. Salah satunya adalah pemerataan dan akses yang luas untuk mendapatkan vaksin.
&quot;Negara berkembang harus diberdayakan sebagai bagian dari solusi. Kesenjangan kapasitas kesehatan tidak dapat dibiarkan, negara berkembang perlu kemitraan yang memberdayakan, negara berkembang harus menjadi rantai pasok kesehatan global,&quot; tegas Jokowi saat membuka Working Session II yang membahas mengenai kesehatan di Candi Ballroom, The Apurva Kempinski, Badung, Bali, Selasa (15/11/2022).
BACA JUGA:Jokowi Ajak Biden hingga Pemimpin G20 Patungan Pandemic Fund

Menurutnya, tidak ada jalan lain untuk mencegah agar pandemi tidak terjadi lagi. Maka, perlu ada peningkatan investasi pada kesehatan, kerja sama riset hingga transfer teknologi serta perluasan akses produksi.
BACA JUGA:Naik Mobil Golf, Intip Aksi Jokowi Sopiri Bos IMF di KTT G20

&quot;Yang mulia, dunia tidak boleh mengulang kesalahan saat covid-19. Ini adalah cara menyelamatkan dunia dari dari darurat kesehatan, never again,&quot; tuturnya.Karena itu, Jokowi berharap agar para pemimpin dapat menunjukkan komitmen kesehatannya dengan bersama-sama membuat arsitektur kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat dunia.
&quot;Saya ingin kontribusi dari anda untuk membuat arsitektur kesehatan bersama-sama,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>BALI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan pentingnya negara-negara maju untuk memberikan kesempatan pada negara berkembang untuk berkontribusi dalam mengatasi pandemi. Salah satunya adalah pemerataan dan akses yang luas untuk mendapatkan vaksin.
&quot;Negara berkembang harus diberdayakan sebagai bagian dari solusi. Kesenjangan kapasitas kesehatan tidak dapat dibiarkan, negara berkembang perlu kemitraan yang memberdayakan, negara berkembang harus menjadi rantai pasok kesehatan global,&quot; tegas Jokowi saat membuka Working Session II yang membahas mengenai kesehatan di Candi Ballroom, The Apurva Kempinski, Badung, Bali, Selasa (15/11/2022).
BACA JUGA:Jokowi Ajak Biden hingga Pemimpin G20 Patungan Pandemic Fund

Menurutnya, tidak ada jalan lain untuk mencegah agar pandemi tidak terjadi lagi. Maka, perlu ada peningkatan investasi pada kesehatan, kerja sama riset hingga transfer teknologi serta perluasan akses produksi.
BACA JUGA:Naik Mobil Golf, Intip Aksi Jokowi Sopiri Bos IMF di KTT G20

&quot;Yang mulia, dunia tidak boleh mengulang kesalahan saat covid-19. Ini adalah cara menyelamatkan dunia dari dari darurat kesehatan, never again,&quot; tuturnya.Karena itu, Jokowi berharap agar para pemimpin dapat menunjukkan komitmen kesehatannya dengan bersama-sama membuat arsitektur kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat dunia.
&quot;Saya ingin kontribusi dari anda untuk membuat arsitektur kesehatan bersama-sama,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
