<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IPO, Multi Medika Internasional Bidik Dana Rp126 Miliar</title><description>PT Multi Medika Internasional Tbk bakal melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal Desember 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/16/278/2708479/ipo-multi-medika-internasional-bidik-dana-rp126-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/16/278/2708479/ipo-multi-medika-internasional-bidik-dana-rp126-miliar"/><item><title>IPO, Multi Medika Internasional Bidik Dana Rp126 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/16/278/2708479/ipo-multi-medika-internasional-bidik-dana-rp126-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/16/278/2708479/ipo-multi-medika-internasional-bidik-dana-rp126-miliar</guid><pubDate>Rabu 16 November 2022 10:27 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/16/278/2708479/ipo-multi-medika-internasional-bidik-dana-rp126-miliar-kyOHJHGHwO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IPO multi medika (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/16/278/2708479/ipo-multi-medika-internasional-bidik-dana-rp126-miliar-kyOHJHGHwO.jpg</image><title>IPO multi medika (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Multi Medika Internasional Tbk bakal melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal Desember 2022. Perseroan menawarkan 600 juta saham atau 25% dari modal disetor dan ditempatkan.
Melansir prospektus, Rabu (16/11/2022), dalam penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO), perseroan menawarkan harga sebesar Rp160 hingga Rp210 per saham. Dengan harga penawaran awal tersebut, perseroan menargetkan dana IPO sebesar Rp126 miliar.
BACA JUGA:IPO Waskita Karya Realty Ditunda, Alasannya?

Bersamaan dengan IPO, perusahaan yang akan melantai dengan kode MMIX ini juga akan menerbitkan sebanyak 300 juta Waran Seri I atau sebesar 16,67% dari modal disetor dan ditempatkan. Waran Seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham baru yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal penjatahan.
Setiap pemegang dua saham baru perseroan berhak memperoleh satu Waran Seri I, di mana setiap satu Waran Seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru perseroan yang dikeluarkan dalam portepel. Perseroan menetapkan harga pelaksanaan Waran Seri I sebesar Rp300 per saham, yang dapat dilakukan setelah enam bulan sejak Waran Seri I diterbitkan sampai tanggal berakhirnya Waran Seri I, yaitu sejak tanggal 6 Juni 2023 hingga 6 Desember 2024.
BACA JUGA:IPO Blibli Jadi Terbesar Kedua di 2022, Raup Dana di Pasar Rp8 Triliun

&amp;ldquo;Perseroan juga mengadakan program alokasi saham kepada karyawan sebanyak-banyaknya 10% saham dari saham yang ditawarkan dalam penawaran umum perdana saham atau sebanyak-banyaknya 60 juta saham,&amp;rdquo; demikian tertulis dalam prospektus.
Sekitar 65% dari dana hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja dalam rangka mendukung kegiatan operasional dan pengembangan bisnis perseroan. Secara rinci, sebesar 30% akan digunakan untuk biaya operasional, biaya pengiriman, biaya kantor, biaya penjualan, penambahan karyawan dan lainnya.Kemudian, sekitar 70% akan digunakan untuk pembelian barang dagangan,  antara lain berupa masker, patch aromaterapi, dan tissue dari PT Multi  One Plus dan PT Tirta Dewi Jaya.
Selanjutnya, sekitar 35% akan digunakan perluasan distribution center  dan sarana logistik. Lokasi distribution center baru untuk  produk-produk IP Lisensi Perseroan diperkirakan akan berada di daerah  Bumi Serpong Damai (BSD) tahun 2023 dan PIK 2 tahun 2024.
Multi Medika Internasional dijadwalkan melantai di bursa pada 6  Desember 2022. Sementara itu, perseroan telah memulai periode penawaran  awalnya pada 15 November hingga 22 November 2022.
Tanggal efektif diperkirakan akan didapat pada 28 November 2022.  Kemudian, masa penawaran umum akan digelar pada 30 November hingga 2  Desember 2022. Lalu, tanggal penjatahan dan distribusi secara elektronik  akan berlangsung pada 2 dan 5 Desember 2022.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Multi Medika Internasional Tbk bakal melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal Desember 2022. Perseroan menawarkan 600 juta saham atau 25% dari modal disetor dan ditempatkan.
Melansir prospektus, Rabu (16/11/2022), dalam penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO), perseroan menawarkan harga sebesar Rp160 hingga Rp210 per saham. Dengan harga penawaran awal tersebut, perseroan menargetkan dana IPO sebesar Rp126 miliar.
BACA JUGA:IPO Waskita Karya Realty Ditunda, Alasannya?

Bersamaan dengan IPO, perusahaan yang akan melantai dengan kode MMIX ini juga akan menerbitkan sebanyak 300 juta Waran Seri I atau sebesar 16,67% dari modal disetor dan ditempatkan. Waran Seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham baru yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal penjatahan.
Setiap pemegang dua saham baru perseroan berhak memperoleh satu Waran Seri I, di mana setiap satu Waran Seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru perseroan yang dikeluarkan dalam portepel. Perseroan menetapkan harga pelaksanaan Waran Seri I sebesar Rp300 per saham, yang dapat dilakukan setelah enam bulan sejak Waran Seri I diterbitkan sampai tanggal berakhirnya Waran Seri I, yaitu sejak tanggal 6 Juni 2023 hingga 6 Desember 2024.
BACA JUGA:IPO Blibli Jadi Terbesar Kedua di 2022, Raup Dana di Pasar Rp8 Triliun

&amp;ldquo;Perseroan juga mengadakan program alokasi saham kepada karyawan sebanyak-banyaknya 10% saham dari saham yang ditawarkan dalam penawaran umum perdana saham atau sebanyak-banyaknya 60 juta saham,&amp;rdquo; demikian tertulis dalam prospektus.
Sekitar 65% dari dana hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja dalam rangka mendukung kegiatan operasional dan pengembangan bisnis perseroan. Secara rinci, sebesar 30% akan digunakan untuk biaya operasional, biaya pengiriman, biaya kantor, biaya penjualan, penambahan karyawan dan lainnya.Kemudian, sekitar 70% akan digunakan untuk pembelian barang dagangan,  antara lain berupa masker, patch aromaterapi, dan tissue dari PT Multi  One Plus dan PT Tirta Dewi Jaya.
Selanjutnya, sekitar 35% akan digunakan perluasan distribution center  dan sarana logistik. Lokasi distribution center baru untuk  produk-produk IP Lisensi Perseroan diperkirakan akan berada di daerah  Bumi Serpong Damai (BSD) tahun 2023 dan PIK 2 tahun 2024.
Multi Medika Internasional dijadwalkan melantai di bursa pada 6  Desember 2022. Sementara itu, perseroan telah memulai periode penawaran  awalnya pada 15 November hingga 22 November 2022.
Tanggal efektif diperkirakan akan didapat pada 28 November 2022.  Kemudian, masa penawaran umum akan digelar pada 30 November hingga 2  Desember 2022. Lalu, tanggal penjatahan dan distribusi secara elektronik  akan berlangsung pada 2 dan 5 Desember 2022.</content:encoded></item></channel></rss>
