<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BRI Catat DPK Rp1.139,7 Triliun di Kuartal III-2022</title><description>BRI) berhasil mencatatkan kinerja positif dalam hal penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/16/278/2708523/bri-catat-dpk-rp1-139-7-triliun-di-kuartal-iii-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/16/278/2708523/bri-catat-dpk-rp1-139-7-triliun-di-kuartal-iii-2022"/><item><title>BRI Catat DPK Rp1.139,7 Triliun di Kuartal III-2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/16/278/2708523/bri-catat-dpk-rp1-139-7-triliun-di-kuartal-iii-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/16/278/2708523/bri-catat-dpk-rp1-139-7-triliun-di-kuartal-iii-2022</guid><pubDate>Rabu 16 November 2022 11:13 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/16/278/2708523/bri-catat-dpk-rp1-139-7-triliun-di-kuartal-iii-2022-Ox4gVPU4D2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank BRI Catat DPK (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/16/278/2708523/bri-catat-dpk-rp1-139-7-triliun-di-kuartal-iii-2022-Ox4gVPU4D2.jpg</image><title>Bank BRI Catat DPK (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) berhasil mencatatkan kinerja positif dalam hal penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK). Hingga akhir Kuartal III 2022, DPK BRI tercatat tumbuh positif menjadi Rp1.139,77 triliun.
Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, dana murah (CASA) menjadi pendorong utama pertumbuhan DPK BRI tersebut.
BACA JUGA:Kredit dan Pembiayaan BRI Tembus Rp1.111,4 Triliun hingga September 2022

&quot;Dimana secara year on year atau secara tahunan porsi dana murah atau CASA tumbuh sebesar 10,22%,&quot; ujar Sunarso dalam konferensi pers Pemaparan Kinerja Keuangan BRI Kuartal III Tahun 2022, Rabu (16/11/2022).
Apabila dirinci, Giro tercatat tumbuh 18,99% dan Tabungan tumbuh 6,37%. Secara umum saat ini proporsi CASA BRI konsolidasian tercatat 65,43%, meningkat signifikan dibandingkan dengan CASA pada periode yang sama tahun lalu yakni sebesar 59,60%.
Hal tersebut memberikan dampak positif diantaranya dari beban bunga yang tercatat menurun sebesar 9,12% secara yoy.
BACA JUGA:Laba Bersih 4 Bank BUMN Meroket di Kuartal III-2022, BRI Juaranya

Selain itu biaya dana (Cost of Fund) BRI secara konsolidasian juga terus turun menjadi sebesar 1,94%.Kemampuan BRI dalam menyalurkan kredit dan pembiayaan juga didukung dengan likuiditas yang memadai dan permodalan yang kuat.
Hal ini terlihat dari LDR bank secara konsolidasian yang terjaga di level 88,51% dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 26,14%.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) berhasil mencatatkan kinerja positif dalam hal penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK). Hingga akhir Kuartal III 2022, DPK BRI tercatat tumbuh positif menjadi Rp1.139,77 triliun.
Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, dana murah (CASA) menjadi pendorong utama pertumbuhan DPK BRI tersebut.
BACA JUGA:Kredit dan Pembiayaan BRI Tembus Rp1.111,4 Triliun hingga September 2022

&quot;Dimana secara year on year atau secara tahunan porsi dana murah atau CASA tumbuh sebesar 10,22%,&quot; ujar Sunarso dalam konferensi pers Pemaparan Kinerja Keuangan BRI Kuartal III Tahun 2022, Rabu (16/11/2022).
Apabila dirinci, Giro tercatat tumbuh 18,99% dan Tabungan tumbuh 6,37%. Secara umum saat ini proporsi CASA BRI konsolidasian tercatat 65,43%, meningkat signifikan dibandingkan dengan CASA pada periode yang sama tahun lalu yakni sebesar 59,60%.
Hal tersebut memberikan dampak positif diantaranya dari beban bunga yang tercatat menurun sebesar 9,12% secara yoy.
BACA JUGA:Laba Bersih 4 Bank BUMN Meroket di Kuartal III-2022, BRI Juaranya

Selain itu biaya dana (Cost of Fund) BRI secara konsolidasian juga terus turun menjadi sebesar 1,94%.Kemampuan BRI dalam menyalurkan kredit dan pembiayaan juga didukung dengan likuiditas yang memadai dan permodalan yang kuat.
Hal ini terlihat dari LDR bank secara konsolidasian yang terjaga di level 88,51% dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 26,14%.</content:encoded></item></channel></rss>
