<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kredit dan Pembiayaan BRI Tembus Rp1.111,4 Triliun hingga September 2022</title><description>BRI mencatatkan total kredit dan pembiayaan BRI Group sebesar Rp1.111,48 triliun atau tumbuh 7,92% yoy hingga akhir September 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/16/320/2708516/kredit-dan-pembiayaan-bri-tembus-rp1-111-4-triliun-hingga-september-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/16/320/2708516/kredit-dan-pembiayaan-bri-tembus-rp1-111-4-triliun-hingga-september-2022"/><item><title>Kredit dan Pembiayaan BRI Tembus Rp1.111,4 Triliun hingga September 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/16/320/2708516/kredit-dan-pembiayaan-bri-tembus-rp1-111-4-triliun-hingga-september-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/16/320/2708516/kredit-dan-pembiayaan-bri-tembus-rp1-111-4-triliun-hingga-september-2022</guid><pubDate>Rabu 16 November 2022 11:06 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/16/320/2708516/kredit-dan-pembiayaan-bri-tembus-rp1-111-4-triliun-hingga-september-2022-49HFQQWL2O.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kredit dan Pembiayaan BRI (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/16/320/2708516/kredit-dan-pembiayaan-bri-tembus-rp1-111-4-triliun-hingga-september-2022-49HFQQWL2O.jpg</image><title>Kredit dan Pembiayaan BRI (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mencatatkan total kredit dan pembiayaan BRI Group sebesar Rp1.111,48 triliun atau tumbuh 7,92% yoy hingga akhir September 2022.
Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, komitmen BRI untuk terus memperbesar porsi pembiayaan kepada segmen UMKM merupakan bukti nyata BRI untuk terus mendorong pemulihan dan pertumbuhan perekonomian Indonesia.
BACA JUGA:Laba Bersih 4 Bank BUMN Meroket di Kuartal III-2022, BRI Juaranya

&quot;Peran aktif BRI dengan memberdayakan dan mendorong UMKM untuk terus tumbuh maka akan membuka dan memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat, mengingat 97% lapangan pekerjaan di Indonesia berasal dari segmen UMKM,&amp;rdquo; ujar Sunarso dalam konferensi pers Pemaparan Kinerja Keuangan BRI Kuartal III Tahun 2022, Rabu (16/11/2022).
Secara khusus, portofolio kredit UMKM BRI tercatat meningkat sebesar 9,83% yoy dari Rp852,12 triliun di akhir September 2021 menjadi Rp935,86 triliun di akhir September 2022. Hal ini menjadikan proporsi kredit UMKM dibandingkan total kredit BRI terus meningkat, menjadi sebesar 84,20%.
BACA JUGA:Laba BRI (BBRI) Rp39,3 Triliun pada Kuartal III-2022, Meroket 106,1%

Apabila dirinci lebih detail, portofolio kredit segmen mikro BRI tercatat tumbuh 14,12% yoy, segmen konsumer tumbuh 7,55% yoy, segmen kecil &amp;amp; menengah tumbuh 2,89% yoy, dan segmen korporasi terkontraksi 1,24% yoy, dimana hal tersebut selaras dengan upaya BRI untuk terus meningkatkan porsi kredit UMKM hingga mencapai 85%.Keberhasilan BRI dalam menjalankan fungsi intermediasi mampu diimbangi dengan manajemen risiko yang baik. Hal tersebut tercermin dari rasio NPL BRI secara konsolidasian yang manageable di level 3,09%.
Di sisi lain, BRI menyiapkan pencadangan yang cukup sebagai langkah antisipatif. NPL Coverage BRI tercatat sebesar 278,79%, dimana angka ini meningkat dibandingkan dengan NPL Coverage di akhir Kuartal III tahun lalu yang sebesar 252,86%.
Kemampuan BRI dalam menjaga kualitas aset juga tercermin dari terus menurunnya tren Loan at Risk (LAR). Hingga akhir Kuartal III 2022 tercatat LAR BRI sebesar 19,28%, turun dibandingkan dengan LAR pada Kuartal III 2021 sebesar 25,62%.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mencatatkan total kredit dan pembiayaan BRI Group sebesar Rp1.111,48 triliun atau tumbuh 7,92% yoy hingga akhir September 2022.
Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, komitmen BRI untuk terus memperbesar porsi pembiayaan kepada segmen UMKM merupakan bukti nyata BRI untuk terus mendorong pemulihan dan pertumbuhan perekonomian Indonesia.
BACA JUGA:Laba Bersih 4 Bank BUMN Meroket di Kuartal III-2022, BRI Juaranya

&quot;Peran aktif BRI dengan memberdayakan dan mendorong UMKM untuk terus tumbuh maka akan membuka dan memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat, mengingat 97% lapangan pekerjaan di Indonesia berasal dari segmen UMKM,&amp;rdquo; ujar Sunarso dalam konferensi pers Pemaparan Kinerja Keuangan BRI Kuartal III Tahun 2022, Rabu (16/11/2022).
Secara khusus, portofolio kredit UMKM BRI tercatat meningkat sebesar 9,83% yoy dari Rp852,12 triliun di akhir September 2021 menjadi Rp935,86 triliun di akhir September 2022. Hal ini menjadikan proporsi kredit UMKM dibandingkan total kredit BRI terus meningkat, menjadi sebesar 84,20%.
BACA JUGA:Laba BRI (BBRI) Rp39,3 Triliun pada Kuartal III-2022, Meroket 106,1%

Apabila dirinci lebih detail, portofolio kredit segmen mikro BRI tercatat tumbuh 14,12% yoy, segmen konsumer tumbuh 7,55% yoy, segmen kecil &amp;amp; menengah tumbuh 2,89% yoy, dan segmen korporasi terkontraksi 1,24% yoy, dimana hal tersebut selaras dengan upaya BRI untuk terus meningkatkan porsi kredit UMKM hingga mencapai 85%.Keberhasilan BRI dalam menjalankan fungsi intermediasi mampu diimbangi dengan manajemen risiko yang baik. Hal tersebut tercermin dari rasio NPL BRI secara konsolidasian yang manageable di level 3,09%.
Di sisi lain, BRI menyiapkan pencadangan yang cukup sebagai langkah antisipatif. NPL Coverage BRI tercatat sebesar 278,79%, dimana angka ini meningkat dibandingkan dengan NPL Coverage di akhir Kuartal III tahun lalu yang sebesar 252,86%.
Kemampuan BRI dalam menjaga kualitas aset juga tercermin dari terus menurunnya tren Loan at Risk (LAR). Hingga akhir Kuartal III 2022 tercatat LAR BRI sebesar 19,28%, turun dibandingkan dengan LAR pada Kuartal III 2021 sebesar 25,62%.</content:encoded></item></channel></rss>
