<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Luhut Ungkap Ada PR Besar Usai KTT G20 Bali, Apa Itu?   </title><description>Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Bali telah selesai digelar. Kini tongkat Presidensi G20 telah diserahkan ke India</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/17/320/2709762/luhut-ungkap-ada-pr-besar-usai-ktt-g20-bali-apa-itu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/11/17/320/2709762/luhut-ungkap-ada-pr-besar-usai-ktt-g20-bali-apa-itu"/><item><title>Luhut Ungkap Ada PR Besar Usai KTT G20 Bali, Apa Itu?   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/11/17/320/2709762/luhut-ungkap-ada-pr-besar-usai-ktt-g20-bali-apa-itu</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/11/17/320/2709762/luhut-ungkap-ada-pr-besar-usai-ktt-g20-bali-apa-itu</guid><pubDate>Kamis 17 November 2022 20:23 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/17/320/2709762/luhut-ungkap-ada-pr-besar-usai-ktt-g20-bali-apa-itu-GldM5sBwU6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PR Usai KTT G20 Bali. (Foto: Okezone.com/Antara) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/17/320/2709762/luhut-ungkap-ada-pr-besar-usai-ktt-g20-bali-apa-itu-GldM5sBwU6.jpg</image><title>PR Usai KTT G20 Bali. (Foto: Okezone.com/Antara) </title></images><description>JAKARTA - Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Bali telah selesai digelar. Kini tongkat Presidensi G20 telah diserahkan ke India.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan sekaligus sebagai Ketua Bidang Dukungan Penyelenggaraan Acara G20 bersyukur pelaksanaan G20 di Indonesia berjalan dengan lancar.
Baca Juga:&amp;nbsp;Luhut: Dinamika Politik Dunia Warnai Kompleksitas Penyelenggaraan KTT G20
Akan tetapi, Luhut mengingatkan kepada seluruh pihak bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan setelah penyelenggaraan KTT G20.
&quot;Indonesia masih memiliki PR besar, yaitu merealisasikan tindaklanjut dari hasil KTT G20,&quot; katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (17/11/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;Hitung Jejak Karbon Usai G20 di Bali, Sandiaga Uno: Untuk Wujudkan Pariwisata Ramah Lingkungan
Luhut menjelaskan, pekerjaan rumah tersebut diantaranya yakni berupa kesepakatan high-level, MoU atau komitmen bersama baik pada saat KTT maupun pada bilateral/multilateral meetings yang harus segera ditindaklanjuti.Dia berharap hasil kesepakatan tersebut dapat menghasilkan sesuatu yang konkret, bermanfaat bagi Indonesia dan dunia.
Selain itu, Menko Luhut juga berpesan kepada kepala daerah untuk menjaga infrastruktur yang telah dibangun.
&quot;Saya berpesan agar infrastruktur yang telah dibangun dapat dipelihara bersama dengan baik,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Bali telah selesai digelar. Kini tongkat Presidensi G20 telah diserahkan ke India.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan sekaligus sebagai Ketua Bidang Dukungan Penyelenggaraan Acara G20 bersyukur pelaksanaan G20 di Indonesia berjalan dengan lancar.
Baca Juga:&amp;nbsp;Luhut: Dinamika Politik Dunia Warnai Kompleksitas Penyelenggaraan KTT G20
Akan tetapi, Luhut mengingatkan kepada seluruh pihak bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan setelah penyelenggaraan KTT G20.
&quot;Indonesia masih memiliki PR besar, yaitu merealisasikan tindaklanjut dari hasil KTT G20,&quot; katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (17/11/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;Hitung Jejak Karbon Usai G20 di Bali, Sandiaga Uno: Untuk Wujudkan Pariwisata Ramah Lingkungan
Luhut menjelaskan, pekerjaan rumah tersebut diantaranya yakni berupa kesepakatan high-level, MoU atau komitmen bersama baik pada saat KTT maupun pada bilateral/multilateral meetings yang harus segera ditindaklanjuti.Dia berharap hasil kesepakatan tersebut dapat menghasilkan sesuatu yang konkret, bermanfaat bagi Indonesia dan dunia.
Selain itu, Menko Luhut juga berpesan kepada kepala daerah untuk menjaga infrastruktur yang telah dibangun.
&quot;Saya berpesan agar infrastruktur yang telah dibangun dapat dipelihara bersama dengan baik,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
